
Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng, mengeluarkan ultimatum bagi PSSI seputar skuad Tim Nasional Indonesia yang hanya diisi para pemain asal kompetisi Indonesian Premier League dan Divisi Utama di bawah naungan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS). Menurut mantan juru bicara Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, skuad Timnas tidak perlu dibatasi berdasarkan asal kompetisinya.
Pasalnya, pemain yang berkompetisi di bawah kendali PT Liga Indonesia (PT LI), juga memiliki kualitas yang tidak kalah baiknya.
“Sekali lagi saya tegaskan, PSSI tidak boleh diskriminatif. Jika PSSI masih teguh dan tidak mau mengubah sikapnya, maka Kemenpora bisa bersikap tegas dengan menghentikan aliran dana ke PSSI,” tegas Andi kepada Bola.net di Gedung Kemenpora, Senin (05/3).
PSSI, diharapkan Andi, mau membuka diri dan tidak membeda-bedakan pemain asal kompetisi yang berasal dari PT LPIS atau PT LI. Dalam pandangan Andi, semua anak bangsa memiliki hak untuk membela Tim Nasional.
“PSSI harus segera memperbaiki diri agar tidak terus terpuruk. Timnas harus lebih banyak meraih kemenangan. Kekalahan dari Bahrain dengan skor 10-0 di ajang Pra Piala Dunia 2014 pada 29 Februari lalu, tidak boleh terulang,” katanya.
Meski demikian, apa yang disampaikan Andi agaknya akan mendapatkan benturan. Pasalnya, PSSI memberikan alasan logis mengenai kebijakannya tersebut. PSSI hanya berpegangan pada statuta FIFA yang menyebutkan bahwa pemain dari liga ilegal (PT LI) tidak boleh membela tim nasional. Sehingga, PSSI sebagai anggota resmi FIFA, hanya mematuhi aturan saja. (esa/end)
Pasalnya, pemain yang berkompetisi di bawah kendali PT Liga Indonesia (PT LI), juga memiliki kualitas yang tidak kalah baiknya.
“Sekali lagi saya tegaskan, PSSI tidak boleh diskriminatif. Jika PSSI masih teguh dan tidak mau mengubah sikapnya, maka Kemenpora bisa bersikap tegas dengan menghentikan aliran dana ke PSSI,” tegas Andi kepada Bola.net di Gedung Kemenpora, Senin (05/3).
PSSI, diharapkan Andi, mau membuka diri dan tidak membeda-bedakan pemain asal kompetisi yang berasal dari PT LPIS atau PT LI. Dalam pandangan Andi, semua anak bangsa memiliki hak untuk membela Tim Nasional.
“PSSI harus segera memperbaiki diri agar tidak terus terpuruk. Timnas harus lebih banyak meraih kemenangan. Kekalahan dari Bahrain dengan skor 10-0 di ajang Pra Piala Dunia 2014 pada 29 Februari lalu, tidak boleh terulang,” katanya.
Meski demikian, apa yang disampaikan Andi agaknya akan mendapatkan benturan. Pasalnya, PSSI memberikan alasan logis mengenai kebijakannya tersebut. PSSI hanya berpegangan pada statuta FIFA yang menyebutkan bahwa pemain dari liga ilegal (PT LI) tidak boleh membela tim nasional. Sehingga, PSSI sebagai anggota resmi FIFA, hanya mematuhi aturan saja. (esa/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 3 Mei 2026 12:13 -
Otomotif 3 Mei 2026 12:13 -
Otomotif 3 Mei 2026 12:13 -
Bulu Tangkis 3 Mei 2026 12:12 -
Bulu Tangkis 3 Mei 2026 12:12 -
Bola Indonesia 3 Mei 2026 12:03
MOST VIEWED
- Link Live Streaming BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persib
- Panduan Lengkap Cara Beli Tiket Chelsea vs AC Milan di Stadion Gelora Bung Karno: Dijual Mulai 3 Mei 2026
- Nonton Live Streaming Bhayangkara FC vs Persib di Indosiar dan Vidio - BRI Super League 2025/2026
- Link Siaran Langsung Persib vs Bhayangkara FC Malam Ini: Live Streaming di Vidio
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572209/original/069545600_1777779933-IMG_3323.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567736/original/096805700_1777330644-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572051/original/043208600_1777735456-WhatsApp_Image_2026-05-02_at_22.12.21.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572049/original/040596100_1777735024-e2175df5-9a0e-4896-b109-11ce0e604c7c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572003/original/034487200_1777727521-WhatsApp_Image_2026-05-02_at_19.52.05.jpeg)

