
Bola.net - Andre Villas-Boas telah lama meninggalkan Chelsea namun masih ada salah satu penggawa yang terus merasa sakit hati atas perbuatan mantan pelatih The Blues tersebut.
Romelu Lukaku mengungkapkan bahwa dirinya hingga kini merasa tidak terima atas sikap Villas-Boas. Lukaku sendiri sebenarnya dibeli oleh Chelsea atas dasar pemantauan klub bukan atas minat mantan pelatih Porto itu sendiri. Lukaku sendiri merasa tak dapat berkembang selama bermain bagi Chelsea namun ia tetap merasa bangga dengan gelar Liga Champions yang baru diraih klubnya.
"Saya tidak dapat mempercayainya. Saya sempat berpikir apakah ini benar terjadi? Sebuah gelar Liga Champions. Hidup saya telah berubah dan saya baru berumur 19 tahun," ujar Lukaku.
"Tapi ada satu orang yang tidak akan pernah saya maafkan atas apa yang ia telah lakukan kepada saya yaitu pelatih sebelumnya. Bukan hanya itu tapi dari cara dia berbicara kepada saya dan memperlakukan saya. Sejak awal sungguh aneh. Saya tidak tahan dengan sikapnya tersebut. Tak ada penjelasan yang dapat saya terima."
"Di sesi latihan dia menaruh saya di sayap kiri ataupun sayap kanan. Di sesi latihan saya selalu bermain sebagai cadangan. Tak ada yang bisa saya pelajari! Saya juga telah memberitahu klub tentang itu. Saya mengerti bahwa dia berada di bawah tekanan namun saya juga memikirkan diri saya sendiri. Saya telah berkembang selama beberapa bulan terakhir." (espn/Rev)
Romelu Lukaku mengungkapkan bahwa dirinya hingga kini merasa tidak terima atas sikap Villas-Boas. Lukaku sendiri sebenarnya dibeli oleh Chelsea atas dasar pemantauan klub bukan atas minat mantan pelatih Porto itu sendiri. Lukaku sendiri merasa tak dapat berkembang selama bermain bagi Chelsea namun ia tetap merasa bangga dengan gelar Liga Champions yang baru diraih klubnya.
"Saya tidak dapat mempercayainya. Saya sempat berpikir apakah ini benar terjadi? Sebuah gelar Liga Champions. Hidup saya telah berubah dan saya baru berumur 19 tahun," ujar Lukaku.
"Tapi ada satu orang yang tidak akan pernah saya maafkan atas apa yang ia telah lakukan kepada saya yaitu pelatih sebelumnya. Bukan hanya itu tapi dari cara dia berbicara kepada saya dan memperlakukan saya. Sejak awal sungguh aneh. Saya tidak tahan dengan sikapnya tersebut. Tak ada penjelasan yang dapat saya terima."
"Di sesi latihan dia menaruh saya di sayap kiri ataupun sayap kanan. Di sesi latihan saya selalu bermain sebagai cadangan. Tak ada yang bisa saya pelajari! Saya juga telah memberitahu klub tentang itu. Saya mengerti bahwa dia berada di bawah tekanan namun saya juga memikirkan diri saya sendiri. Saya telah berkembang selama beberapa bulan terakhir." (espn/Rev)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Mei 2026 23:43Man of the Match Chelsea vs Nottingham Forest: Taiwo Awoniyi
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 Mei 2026 13:25 -
Liga Inggris 5 Mei 2026 13:21 -
Otomotif 5 Mei 2026 13:17 -
Liga Champions 5 Mei 2026 13:16 -
Liga Champions 5 Mei 2026 13:08 -
Liga Inggris 5 Mei 2026 13:07
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5288301/original/092332500_1752906224-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571806/original/094560400_1777702700-1000272066.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5375439/original/014305800_1759925591-bro_ron.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5574058/original/011194100_1777960592-penumpang_KA_Argo_Bromo_gugat_KAI.jpg)

