
Bola.net - Max Biaggi menyatakan bahwa balapan World Superbike (WSBK) Perancis yang dramatis membuat gelar dunianya musim ini terasa lebih manis. Pebalap Aprilia Racing itu berhasil mengalahkan pebalap Kawasaki, Tom Sykes pada hari Minggu (7/10) di Sirkuit Magny-Cours.
Pada balapan pertama, Biaggi gagal finis, sementara pesaing terdekatnya, Marco Melandri dan Sykes finis di posisi kedua dan ketiga. Balapan tersebut dimenangi pebalap tuan rumah dari PATA Ducati, Sylvain Guintoli.
Sementara di balapan kedua, Biaggi hanya finis di posisi kelima dan Melandri gagal finis. Meski Sykes keluar sebagai pemenang, Biaggi tetap dapat meraih gelar musim ini berkat keunggulan 0,5 poin di klasemen pebalap.
Semasa karirnya sebagai pebalap motor, Biaggi telah meraih enam gelar dunia. Ia merupakan empat kali juara GP250 dan dua kali juara WSBK.
"Gelar musim ini adalah gelar keempat yang saya raih tepat di balapan terakhir. Sepertinya saya harus menyukai tantangan yang berat seperti ini. Persaingan musim ini begitu ketat. Kami menjalani momen indah dan juga buruk. Mungkin itulah yang membuat gelar musim ini lebih terasa manis," ungkapnya.
Meski membantu Aprilia mempertahankan gelar dunia konstruktor tahun ini, masa depan Biaggi untuk tahun 2013 belum jelas. Gosip bahwa dirinya akan pensiun pun langsung merebak.
"Saya berterima kasih kepada Aprilia dan Piaggio Group, dari Presiden Colaninno hingga para pekerjanya, karena kesuksesan saya adalah buah kerja keras mereka. Saya juga berterima kasih kepada keluarga saya, kekasih saya Eleonora dan kedua anak saya," tutup Biaggi. (cn/kny)
Pada balapan pertama, Biaggi gagal finis, sementara pesaing terdekatnya, Marco Melandri dan Sykes finis di posisi kedua dan ketiga. Balapan tersebut dimenangi pebalap tuan rumah dari PATA Ducati, Sylvain Guintoli.
Sementara di balapan kedua, Biaggi hanya finis di posisi kelima dan Melandri gagal finis. Meski Sykes keluar sebagai pemenang, Biaggi tetap dapat meraih gelar musim ini berkat keunggulan 0,5 poin di klasemen pebalap.
Semasa karirnya sebagai pebalap motor, Biaggi telah meraih enam gelar dunia. Ia merupakan empat kali juara GP250 dan dua kali juara WSBK.
"Gelar musim ini adalah gelar keempat yang saya raih tepat di balapan terakhir. Sepertinya saya harus menyukai tantangan yang berat seperti ini. Persaingan musim ini begitu ketat. Kami menjalani momen indah dan juga buruk. Mungkin itulah yang membuat gelar musim ini lebih terasa manis," ungkapnya.
Meski membantu Aprilia mempertahankan gelar dunia konstruktor tahun ini, masa depan Biaggi untuk tahun 2013 belum jelas. Gosip bahwa dirinya akan pensiun pun langsung merebak.
"Saya berterima kasih kepada Aprilia dan Piaggio Group, dari Presiden Colaninno hingga para pekerjanya, karena kesuksesan saya adalah buah kerja keras mereka. Saya juga berterima kasih kepada keluarga saya, kekasih saya Eleonora dan kedua anak saya," tutup Biaggi. (cn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 5 September 2024 12:24Usai 28 Tahun, Valentino Rossi Akhirnya Ngaku Salah Soal Rivalitasnya dengan Max Biaggi
-
Otomotif 24 Maret 2022 10:58Termasuk Jorge Lorenzo, 3 Rider Resmi Bakal Dinobatkan Jadi MotoGP Legend
-
Otomotif 10 Desember 2021 13:10Max Biaggi: Valentino Rossi Tak Punya Banyak Kelemahan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 11:30Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 13:13Pramono Dalami Penyebab Maraknya Tawuran di Koja Jakut
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:47DPR Tetap Bahas RUU Perampasan Aset Saat Reses
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:19Viral SDN di Kebayoran Lama Rusak, Pramono Janji Segera Perbaiki
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:51KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Konflik Kepentingan
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Reynaldi Junior Wakili Indonesia di Podium Hari Pertama R3 Blu Cru Asia Pasific 2026
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302950/original/051455000_1784614386-IMG_2357__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302903/original/028723800_1784611411-ab3b2fbd-8e35-4c1f-a920-756d2ae111d9.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302503/original/018285200_1784561646-IMG_20260720_215953_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626139/original/051607000_1636358248-ilustrasi_penculikan.jpg)

