
Bola.net - Pebalap nasional asal Solo, Rio Haryanto gagal meraih poin pada race kedua (sprint race) seri ketujuh GP2 di Sirkuit Silverstone, Inggris akibat mobil yang dikendarainya mengalami understeer.
Juru bicara Rio, Andy Mailangkay menyebutkan, Rio tetap bisa menyelesaikan sprint race dengan menempati posisi ke-12 (38 menit 17,127 detik).
Pebalap berusia 19 tahun tersebut mengalami masalah ban bagian depan yang membuat mobilnya mengalami understeer, sehingga harus kehilangan beberapa posisi.
Dengan kondisi seperti ini Rio terpaksa membuka jalan kepada beberapa pebalap, yakni Fabio Onidi (Scuderia Coloni), Marcus Ericsson (iSport International) dan James Calado (Lotus GP) untuk menghindari potensi tabrakan atau terkena penalti.
Rio mengalami masalah understeer sejak lap keempat, ditambah dengan kerusakan pada sidepod holder akibat bersenggolan dengan mobil Fabio Leomer.
Pada lap kedelapan, Rio sempat menyalip rekan satu timnya di Marussia Carlin, Max Chilton yang harus puas finis di posisi ke-19 dengan catatan waktu 34 menit 18,532 detik.
Juara pada seri ketujuh ini direbut Luiz Razia dari tim Arden International dengan catatan waktu 37 menit 28,656 detik. Sedangkan kedua direbut pebalap Italia dari tim DAMS, Davide Valsecchi dengan catatan waktu 37 menit 34,298 detik. Sementara juara ketiga direbut rekan setim Valsecchi, Felipe Nasr dengan catatan waktu 37 menit 46,431 detik.
Juru bicara Rio, Andy Mailangkay menyebutkan, Rio tetap bisa menyelesaikan sprint race dengan menempati posisi ke-12 (38 menit 17,127 detik).
Pebalap berusia 19 tahun tersebut mengalami masalah ban bagian depan yang membuat mobilnya mengalami understeer, sehingga harus kehilangan beberapa posisi.
Dengan kondisi seperti ini Rio terpaksa membuka jalan kepada beberapa pebalap, yakni Fabio Onidi (Scuderia Coloni), Marcus Ericsson (iSport International) dan James Calado (Lotus GP) untuk menghindari potensi tabrakan atau terkena penalti.
Rio mengalami masalah understeer sejak lap keempat, ditambah dengan kerusakan pada sidepod holder akibat bersenggolan dengan mobil Fabio Leomer.
Pada lap kedelapan, Rio sempat menyalip rekan satu timnya di Marussia Carlin, Max Chilton yang harus puas finis di posisi ke-19 dengan catatan waktu 34 menit 18,532 detik.
Juara pada seri ketujuh ini direbut Luiz Razia dari tim Arden International dengan catatan waktu 37 menit 28,656 detik. Sedangkan kedua direbut pebalap Italia dari tim DAMS, Davide Valsecchi dengan catatan waktu 37 menit 34,298 detik. Sementara juara ketiga direbut rekan setim Valsecchi, Felipe Nasr dengan catatan waktu 37 menit 46,431 detik.
Usai lomba, Rio mengatakan bahwa pada awal balapan semuanya berjalan dengan baik tetapi menjelang putaran ke-10 ban depannya menjadi semakin parah dengan masalah understeer.
"Tim kami sedang melakukan investigasi dengan masalah understeer yang belum pernah saya alami pada balapan-balapan sebelumnya," kata Rio.
Manajer teknis Rio, Piers Hunnisett mengatakan, para teknisi dari Pirelli (produsen ban GP2 Series dan F1) juga mulai melakukan pemeriksaan dan investigasi pada masalah ban yang digunakan Rio.
Seri kedelapan lomba balap mobil GP2 Series akan dihelat di Sirkuit Hockenheim, Jerman 20-22 Juli mendatang. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bolatainment 22 September 2022 11:106 Potret Larissa Chou yang Dikabarkan Bakal Menikah dengan Rio Haryanto
-
Open Play 17 Agustus 2021 19:05Video: Makna Kemerdekaan Indonesia yang ke-76 Bagi Atlet Nasional
-
Otomotif 5 Oktober 2017 14:50Fans Bisa 'Bantu' Rio Haryanto Menang Andai ke Formula E
-
Otomotif 4 Oktober 2017 09:20Rio Haryanto Tuntaskan Uji Coba Formula E di Valencia
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juli 2026 09:26Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juli 2026 12:44Pria di Lampung Rekayasa Istri Jadi Korban Begal
-
Liputan6 7 Juli 2026 10:50Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan PM India di Istana Merdeka
-
Liputan6 7 Juli 2026 10:02Istri Perwira Polisi Kembali Dipanggil KPK, Ini yang Didalami
-
Liputan6 7 Juli 2026 09:57KPK Kembali Periksa Istri Perwira Polisi di Kasus CSR BI dan OJK
-
Liputan6 7 Juli 2026 07:30Cerita Tragis Ibu Hamil Tewas Diterjang Peluru Tak Bertuan di Papua
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289382/original/022031500_1783403223-1001437267.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289266/original/080727500_1783396634-IMG_5355.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289024/original/020064300_1783387015-1001436571.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288892/original/059805200_1783341896-WhatsApp_Image_2026-07-06_at_19.43.49.jpeg)
