
Bola.net - Wasit yang memimpin pertandingan antara tuan rumah Bahrain menghadapi Timnas Indonesia, Andre El Haddad kini berada dalam sorotan, hal itu tak terlepas dari hasil akhir yang mencengangkan dan juga beberapa keputusan kontroversi lainnya.
Bahrain membutuhkan kemenangan telak sembilan gol tanpa balas di laga terakhir Pra Piala Dunia 2014 ini agar lolos ke babak selanjutnya, dan mereka berhasil meraih kemenangan 10-0.
Hal ini pun memantik kontroversi dan memunculkan kabar bahwa FIFA bakal melakukan investigasi pada pertandingan ini, meski begitu, Bahrain akhirnya tetap gagal lolos, karena di pertandingan lainnya Qatar dan Iran bermain imbang.
Dalam pertandingan ini, kontroversi dimulai ketika wasit Andre El Haddad menghadiahkan kartu merah kepada Syamsidar untuk sebuah pelanggaran yang sebetulnya tak terlalu keras.
Kemudian wasit memberikan total empat hadiah penalti kepada Bahrain, beruntung kiper debutan Indonesia, Andi M Guntur bisa menggagalkan dua tendangan penalti.
Wasit asal Lebanon ini memang cukup lekat dengan kontroversi, pada tahun lalu, Andre El Haddad menjadi sorotan ketika memimpin pertandingan yang mempertemukan Singapura dan Cina di ajang yang sama.
Di pertandingan tersebut, Singapura telah unggul 1-0 melalui gol Aleksandar Duric di menit ke-33, namun keadaan berubah ketika memasuki babak kedua.
Di menit ke-57 wasit berkepala plontos ini memberikan hadiah penalti kepada Cina, beruntung Lionel Lewis berhasil mementahkan peluang tersebut.
Belum selesai keterkejutan Singapura karena hukuman penalti pertama, Andre El Haddar kembali menunjuk titik putih untuk kedua kalinya. Namun, keputusan kali ini sangat kontroversial karena Yu Dabao pemain yang dilanggar melakukan diving, Dabao sengaja menjatuhkan diri.
Ekseskusi Zheng Zhi pun berhasil membobol gawang Lewis, kedudukan menjadi 1-1.
Singapura semakin menderita karena beberapa menit kemudian Cina bisa mencetak gol kemenangan melalui Yu Hai.
Andre El Haddar pun menjadi wasit yang paling dibenci oleh publik Singapura, bahkan beberapa jurnalis asing seperti, Grant Wahl (Sport Illustrasted, Amerika Serikat)
"Bahrain harus mencetak kemenangan dengan selisih sembilan gol untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka mendapatkan hadiah berupa kartu merah pada menit kedua dan dua buah penalti. Siapa yang menyaksikan pertandingan ini? mencurigakan?" tulis Wahl pada akunnya, @GrantWahl.
FIFA kini menunggu laporan resmi pertandingan ini sebelum memutuskan tindakan apa yang perlu dilakukan, apakah melakukan investigasi lebih lanjut atau tidak. (indp/end)
Bahrain membutuhkan kemenangan telak sembilan gol tanpa balas di laga terakhir Pra Piala Dunia 2014 ini agar lolos ke babak selanjutnya, dan mereka berhasil meraih kemenangan 10-0.
Hal ini pun memantik kontroversi dan memunculkan kabar bahwa FIFA bakal melakukan investigasi pada pertandingan ini, meski begitu, Bahrain akhirnya tetap gagal lolos, karena di pertandingan lainnya Qatar dan Iran bermain imbang.
Dalam pertandingan ini, kontroversi dimulai ketika wasit Andre El Haddad menghadiahkan kartu merah kepada Syamsidar untuk sebuah pelanggaran yang sebetulnya tak terlalu keras.
Kemudian wasit memberikan total empat hadiah penalti kepada Bahrain, beruntung kiper debutan Indonesia, Andi M Guntur bisa menggagalkan dua tendangan penalti.
Wasit asal Lebanon ini memang cukup lekat dengan kontroversi, pada tahun lalu, Andre El Haddad menjadi sorotan ketika memimpin pertandingan yang mempertemukan Singapura dan Cina di ajang yang sama.
Di pertandingan tersebut, Singapura telah unggul 1-0 melalui gol Aleksandar Duric di menit ke-33, namun keadaan berubah ketika memasuki babak kedua.
Di menit ke-57 wasit berkepala plontos ini memberikan hadiah penalti kepada Cina, beruntung Lionel Lewis berhasil mementahkan peluang tersebut.
Belum selesai keterkejutan Singapura karena hukuman penalti pertama, Andre El Haddar kembali menunjuk titik putih untuk kedua kalinya. Namun, keputusan kali ini sangat kontroversial karena Yu Dabao pemain yang dilanggar melakukan diving, Dabao sengaja menjatuhkan diri.
Ekseskusi Zheng Zhi pun berhasil membobol gawang Lewis, kedudukan menjadi 1-1.
Singapura semakin menderita karena beberapa menit kemudian Cina bisa mencetak gol kemenangan melalui Yu Hai.
Andre El Haddar pun menjadi wasit yang paling dibenci oleh publik Singapura, bahkan beberapa jurnalis asing seperti, Grant Wahl (Sport Illustrasted, Amerika Serikat)
"Bahrain harus mencetak kemenangan dengan selisih sembilan gol untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka mendapatkan hadiah berupa kartu merah pada menit kedua dan dua buah penalti. Siapa yang menyaksikan pertandingan ini? mencurigakan?" tulis Wahl pada akunnya, @GrantWahl.
FIFA kini menunggu laporan resmi pertandingan ini sebelum memutuskan tindakan apa yang perlu dilakukan, apakah melakukan investigasi lebih lanjut atau tidak. (indp/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 22 September 2026 12:41Voli Pantai Asian Games 2026: Bangkit, Imam/Fairuz Raih Kemenangan Perdana
-
Lain Lain 22 September 2026 12:32KapanLagi Pensi Bareng 2026 Hadir di SMAN 72 Jakarta, Bawa Musik dan Kompetisi Bakat
-
Liga Italia 22 September 2026 12:04AC Milan Akhirnya Bisa Clean Sheet Lagi
-
News 22 September 2026 11:20BRI Region 13 Malang Dorong Kepedulian Lingkungan dari Sekolah, Bagikan 17 Bibit Pohon Produktif
-
Liga Italia 22 September 2026 11:06Allegri yang Mulai Tertekan di Napoli
-
Liga Italia 22 September 2026 10:02Juventus Dinilai Terlalu Cepat Menyerah pada Luiz dan Gonzalez
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 21 September 2026 23:08Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
-
tim nasional 21 September 2026 21:58Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
-
tim nasional 21 September 2026 21:23Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
SOROT
-
Liputan6 22 September 2026 12:09Prabowo Ingin Bensin dari Batu Bara, ESDM Ungkap Tantangannya
-
Liputan6 22 September 2026 12:05Hari ke-10 Pencarian, Tim Penyelam Temukan 3 Jasad Korban KM Virgo
-
Liputan6 22 September 2026 12:00Kemdiktisaintek Hitung Biaya Kuliah Gratis di PTN
-
Liputan6 22 September 2026 11:55DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Jadi Undang-Undang
-
Liputan6 22 September 2026 11:44Viral Aksi Boceng 4 Pelajar SMP, Berujung Pembinaan
-
Liputan6 22 September 2026 11:26Truk Tabrak Separator Halte Denpasar, Belasan Rute Transjakarta Terlambat
MOST VIEWED
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
6 Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Penyumbang Pemain Terbanyak!
3 Pemain Naturalisasi Baru Malaysia, Ancaman Serius untuk Ambisi Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?
Dean James Antusias Kembali Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Saya Sangat Bersemangat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4068607/original/045930400_1656579075-UJI_COBA_APLIKASI_MYPERTAMINA-FANANI_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354532/original/052667800_1790054121-IMG_4394.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547972/original/053740900_1775480530-e83bb935-bce9-4a7e-a1fa-5f5a68b277e7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354374/original/018756400_1790049098-1efeeb15-0f36-4110-9ef8-7a87824db364.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354465/original/049779400_1790052246-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_11.39.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513361/original/048607800_1772010264-Jepretan_Layar_2026-02-23_pukul_16.00.04.jpg)

