Ousmane Dembele Menggila di Liga Champions, Layak Raih Ballon d'Or Lagi?

Ousmane Dembele Menggila di Liga Champions, Layak Raih Ballon d'Or Lagi?
Selebrasi Ousmane Dembele dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Bola.net - Musim lalu, banyak yang menganggap keberhasilan Ousmane Dembele meraih Ballon d'Or sebagai klimaks sempurna dari kebangkitan kariernya. Namun, penyerang PSG itu tampaknya belum selesai.

Dembele kembali menjadi sosok sentral dalam perjalanan PSG di Liga Champions musim 2025/2026 ini. Klub asal Prancis tersebut sukses mencapai final untuk musim kedua beruntun setelah menyingkirkan Bayern Munchen dengan agregat tipis 6-5.

Dalam duel semifinal yang berjalan dramatis itu, Dembele tampil sebagai pembeda. Dia mencetak dua gol saat PSG menang 5-4 di leg pertama, lalu menambah satu gol cepat pada leg kedua di Allianz Arena ketika laga berakhir imbang 1-1.

Kini PSG tinggal selangkah lagi mempertahankan gelar Liga Champions. Arsenal sudah menunggu di final, dan Dembele lagi-lagi diprediksi menjadi senjata utama Luis Enrique.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Dembele Motor Serangan PSG

Dembele Motor Serangan PSG

Skuad PSG merayakan gol Ousmane Dembele ke gawang Bayern Munchen, Kamis (7/5/2026) (c) AP Photo/Matthias Schrader

Performa Dembele musim ini memang tidak seganas musim lalu dari sisi statistik. Cedera sempat mengganggu ritmenya pada paruh pertama musim.

Namun, begitu kembali bugar, pemain berusia 28 tahun tersebut langsung menunjukkan pengaruh besar dalam permainan PSG. Dia kembali menjadi pusat serangan dan tampil menentukan dalam sejumlah laga penting Liga Champions.

Transformasi Dembele di bawah Luis Enrique juga terus mendapat sorotan. Sejak musim lalu, Enrique mulai memainkannya lebih sentral, bukan sekadar winger kanan seperti pada sebagian besar kariernya.

Perubahan posisi itu terbukti sangat efektif. Dembele kini jauh lebih tajam, lebih tenang di depan gawang, dan lebih konsisten dalam mengambil keputusan di area akhir.

Musim lalu, dia menutup torehannya dengan catatan 35 gol dan 16 assist dalam 53 pertandingan di semua kompetisi. Dembele juga membawa PSG meraih quadruple bersejarah, termasuk gelar Liga Champions pertama klub, sebelum akhirnya memenangkan Ballon d'Or 2025.

Dembele si Raja Laga Besar

Dembele si Raja Laga Besar

Selebrasi winger PSG, Ousmane Dembele usai mencetak gol ketiga timnya melawan Bayern Munchen di leg pertama semifinal Liga Champions, 29 April 2026. (c) AP Photo/Aurelien Morissard

Hal paling menonjol dari performa Dembele musim ini adalah kemampuannya tampil maksimal di pertandingan besar.

Dia tampil menentukan saat PSG menghadapi Liverpool di fase gugur. Ketika bertemu Bayern Munchen di semifinal, Dembele kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang lawan.

Gol cepatnya di Allianz Arena memperlihatkan kualitas terbaik yang dimilikinya. Dembele memanfaatkan serangan balik cepat setelah Khvicha Kvaratskhelia melewati beberapa pemain Bayern sebelum memberikan assist matang.

Di laga tersebut, PSG memang tidak selalu tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, mereka menunjukkan kedewasaan dan disiplin permainan yang luar biasa.

Luis Enrique menyebut pertandingan melawan Bayern sebagai bukti kematangan timnya musim ini. “Kami menunjukkan kedewasaan sebagai tim, mampu bertahan dan menyerang dengan sama baiknya,” ujar Luis Enrique kepada Canal Plus.

Dembele pun terlihat berkembang menjadi pemain yang jauh lebih komplet. Dia bukan lagi sekadar winger eksplosif yang mengandalkan kecepatan dan dribel, tetapi juga pemain yang mampu menentukan arah permainan tim.

Kandidat Kuat Ballon d'Or Lagi?

Persaingan Ballon d'Or 2026 diperkirakan bakal berlangsung sangat ketat. Nama-nama seperti Harry Kane dan Lamine Yamal juga tampil luar biasa sepanjang musim ini.

Kane mencetak gol dalam jumlah fantastis bersama Bayern Munchen, sedangkan Yamal terus berkembang sebagai wajah baru Barcelona dan timnas Spanyol.

Biar begitu, Liga Champions hampir selalu menjadi panggung paling menentukan dalam perebutan Ballon d'Or. Faktor itu bisa kembali menguntungkan Dembele.

Jika PSG berhasil mempertahankan gelar Liga Champions dan Dembele tampil menentukan di final melawan Arsenal, peluangnya meraih Ballon d'Or kedua secara beruntun tentu akan semakin besar.

Selain itu, musim ini juga akan ditutup dengan Piala Dunia bersama timnas Prancis. Turnamen tersebut bisa menjadi faktor tambahan yang menentukan arah persaingan.

Untuk saat ini, Dembele memang belum sepenuhnya dianggap favorit utama. Akan tetapi, situasinya mengingatkan pada musim lalu ketika namanya perlahan naik menjelang akhir musim.