
Bola.net - Striker veteran Paolo Guerrero gagal membawa Peru jadi juara Copa America 2019. Namun statusnya sebagai salah satu legenda hidup di turnamen sepakbola kontinental tertua sedunia ini tak terbantahkan.
Tuan rumah Brasil mengalahkan Peru dalam partai final Copa America 2019 di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Senin (08/7). Brasil menang 3-1 dan meraih gelarnya yang ke-9, sedangkan Peru gagal mendapatkan gelar yang ke-3.
Everton Soares membuka keunggulan Brasil di menit 15. Peru sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Paolo Guerrero di menit 44, tapi Brasil kembali memimpin melalui gol Gabriel Jesus saat injury time babak pertama. Peru unggul jumlah pemain setelah Gabriel Jesus diusir dengan kartu kuning kedua di menit 70, tapi mereka tak bisa memanfaatkannya. Penalti Richarlison pada menit 90, setelah Everton dilanggar di dalam kotak, membawa Brasil berpesta.
Guerrero finis sebagai pencetak gol terbanyak bersama Everton Soares. Mereka masing-masing mencetak tiga gol di kompetisi ini. Namun trofi top scorer diberikan kepada Everton, karena menit bermainnya lebih sedikit daripada Guerrero.
Bagi Guerrero, ini adalah ketiga kalinya dia mencetak gol terbanyak di Copa America. Sebelumnya, bomber 35 tahun Peru itu juga finis sebagai yang tertajam di edisi 2011 dan 2015.
Sebelum ini, cuma ada satu pemain yang pernah tiga kali menjadi pencetak gol terbanyak Copa America. Pemain itu adalah Pedro Petrone dari Uruguay, yang melakukannya di edisi 1923, 1924 dan 1927.
3 - Paolo Guerrero 🇵🇪 has scored the most goals in the 2019 @CopaAmerica (3, level with Everton 🇧🇷); this is the 3rd #CopaAmerica in which he scores the most goals (2011, 2015) – only Pedro Petrone 🇺🇾 has managed to do this before on so many occasions (1923, 1924 & 1927). Legend. pic.twitter.com/KAd8WaVBny
— OptaJavier (@OptaJavier) July 7, 2019
Guerrero menjadi pencetak gol terbanyak Copa America 2015 dengan torehan lima gol, dan Peru jadi juara tiga. Guerrero menjadi pencetak gol terbanyak Copa America 2015 bersama Eduardo Vargas dari Chile dengan torehan masing-masing empat gol, dan Peru juga finis juara tiga.
Kali ini, selain mencetak gol terbanyak, Guerrero juga mengantarkan Peru jadi runner-up.
Scroll terus ke bawah.
Rekor-rekor Lainnya
Dalam final melawan Brasil, Guerrero memainkan pertandingannya yang ke-25 di Copa America.
Guerrero pun menyamai Cornelio Heredia sebagai pemain Peru dengan jumlah penampilan terbanyak di Copa America.
25 - Against Brazil, Paolo Guerrero is playing his 25th Copa America game, the joint-most for a Peruvian🇵🇪 player in the competition, level with Cornelio Heredia. Captain.#CopaAmerica pic.twitter.com/pXOmjfsl2D
— OptaJavier (@OptaJavier) July 7, 2019
Guerrero telah mencetak 38 gol dalam 99 penampilan untuk tim nasional Peru sejak debutnya pada tahun 2004. Dari 38 gol itu, 14 di antaranya dia cetak di ajang Copa America.
Sekararang, Guerrero adalah pemain aktif dengan gol terbanyak di turnamen ini.
Torehan 14 gol itu menempatkan Guerrero di peringkat tiga daftar top scorer sepanjang masa Copa America. Dia terpaut tiga gol dari Norberto Mendez (Argentina) dan Zizinho (Brasil) di posisi teratas, serta satu gol di belakang Lolo Fernandez (Peru) dan Severino Varela (Uruguay).
Jumlah gol Guerrero di Copa America sudah lebih banyak daripada legenda-legenda Amerika Selatan, termasuk Gabriel Batistuta (Argentina; 13 gol) dan Ronaldo (Brasil; 10 gol).
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 20 Januari 2026 15:46Fakta Menarik Real Madrid vs Monaco: Reuni Berdarah Mbappe dan Trauma 2004
-
Liga Spanyol 12 Januari 2026 13:43Kesempurnaan Hansi Flick di Partai Puncak: 8 Final, 8 Menang, 8 Juara
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 23 Januari 2026 10:16 -
Liga Inggris 23 Januari 2026 10:14 -
Bola Indonesia 23 Januari 2026 10:00 -
Liga Italia 23 Januari 2026 09:59 -
Bola Indonesia 23 Januari 2026 09:58 -
Liga Inggris 23 Januari 2026 09:55
BERITA LAINNYA
-
amerika latin 30 November 2025 11:40 -
amerika latin 18 November 2025 16:21 -
amerika latin 18 November 2025 06:30 -
amerika latin 14 November 2025 17:16 -
amerika latin 13 November 2025 23:10 -
amerika latin 15 Oktober 2025 10:37
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/682980/original/ilustrasi%20kerusuhan%202.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481543/original/024998500_1769136804-1001542045.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481384/original/056287400_1769093956-147763.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481493/original/017421000_1769135268-000_34L79R7.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5315719/original/090106300_1755168093-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__14_of_75_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
