Hasil Argentina vs Uruguay: Skor 1-0
Editor Bolanet | 17 Juni 2015 08:53
- Gol tunggal Aguero Menangkan Clasico.
meraih kemenangan pertamanya di Copa America 2015 dengan mengalahkan sang rival dan juara bertahan 1-0 pada pertandingan kedua mereka di Grup B, Rabu (17/6). Argentina memenangi Clasico Copa America ini berkat gol tunggal Sergio Aguero pada menit 56.
Uruguay merupakan pemegang rekor juara Copa America dengan 15 gelar, sedangkan Argentina di urutan kedua dengan 14 gelar. Pada laga pertama, Argentina ditahan imbang Paraguay 2-2, sementara Uruguay menang 1-0 atas Jamaika.
Mengincar kemenangan pertama, Gerardo Martino menurunkan susunan pemain yang cukup kuat. Javier Mascherano dan Lucas Biglia ditempatkan sebagai penyeimbang di lini tengah. Di barisan depan, Aguero sendirian dengan dukungan Angel Di Maria, Javier Pastore dan kapten Lionel Messi di belakangnya.
Sementara itu, masih tanpa Luis Suarez yang harus menjalani skorsing akibat insiden gigitan terhadap Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014, Uruguay mengandalkan Edinson Cavani sebagai ujung tombak. Dengan skema dasar sama-sama 4-2-3-1, pelatih Oscar Tabarez coba mengimbangi kekuatan tengah dan depan milik Argentina.
Argentina lebih dominan. Argentina menguasai laga dengan ball possession mencapai 69%. Sepanjang pertandingan, Argentina sanggup membukukan total 12 tembakan. Namun, Uruguay justru punya total shots lebih banyak, yakni 14. Hanya saja, finishing touch Uruguay kurang mematikan dan cuma bisa menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran melalui Maxi Pereira (2) dan pemain pengganti Abel Hernandez.
Di sini letak perbedaannya. Dari 12 shots Argentina, tujuh di antaranya tepat sasaran. Argentina mengancam melalui Aguero (3), Messi (2), Di Maria dan Pastore. Gol tunggal Argentina tercipta pada menit 56 ketika sundulan Aguero meneruskan crossing Pablo Zabaleta dari sektor kanan sukses bersarang di gawang Uruguay.
Dari semua pemain Uruguay, bek dan kapten Diego Godin serta kiper Fernando Muslera adalah yang paling gemilang. Godin berulang kali mematahkan serangan Messi dan kawan-kawan. Sementara itu, Muslera berjibaku menyelamatkan gawangnya. Jika bukan berkat kiper Galatasaray itu, Uruguay mungkin sudah dihajar habis-habisan.
Lini pertahanan Argentina yang terlihat rapuh saat melawan Paraguay di laga pertama kali ini tampil jauh lebih baik. Digalang Nicolas Otamendi dan Ezequiel Garay serta bantuan dari lini kedua, barisan belakang Argentina sukses meredam alur serangan Uruguay dan mengamankan Sergio Romero di bawah mistar.
Argentina pun meraih kemenangan pertamanya di Chile 2015 sekaligus melesat ke puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat angka. Paraguay, yang mengalahkan Jamaika 1-0, menguntit dengan poin yang sama. Sementara itu, Uruguay berada di posisi tiga dan Jamaika di tempat terbawah.
Pada laga terakhir Grup B nanti, Argentina akan menghadapi Jamaika. Di tempat lain, Uruguay akan bentrok dengan Paraguay.
Detail pertandingan (c) WhoScored
meraih kemenangan pertamanya di Copa America 2015 dengan mengalahkan sang rival dan juara bertahan 1-0 pada pertandingan kedua mereka di Grup B, Rabu (17/6). Argentina memenangi Clasico Copa America ini berkat gol tunggal Sergio Aguero pada menit 56.
Uruguay merupakan pemegang rekor juara Copa America dengan 15 gelar, sedangkan Argentina di urutan kedua dengan 14 gelar. Pada laga pertama, Argentina ditahan imbang Paraguay 2-2, sementara Uruguay menang 1-0 atas Jamaika.
Mengincar kemenangan pertama, Gerardo Martino menurunkan susunan pemain yang cukup kuat. Javier Mascherano dan Lucas Biglia ditempatkan sebagai penyeimbang di lini tengah. Di barisan depan, Aguero sendirian dengan dukungan Angel Di Maria, Javier Pastore dan kapten Lionel Messi di belakangnya.
Sementara itu, masih tanpa Luis Suarez yang harus menjalani skorsing akibat insiden gigitan terhadap Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014, Uruguay mengandalkan Edinson Cavani sebagai ujung tombak. Dengan skema dasar sama-sama 4-2-3-1, pelatih Oscar Tabarez coba mengimbangi kekuatan tengah dan depan milik Argentina.
Argentina lebih dominan. Argentina menguasai laga dengan ball possession mencapai 69%. Sepanjang pertandingan, Argentina sanggup membukukan total 12 tembakan. Namun, Uruguay justru punya total shots lebih banyak, yakni 14. Hanya saja, finishing touch Uruguay kurang mematikan dan cuma bisa menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran melalui Maxi Pereira (2) dan pemain pengganti Abel Hernandez.
Di sini letak perbedaannya. Dari 12 shots Argentina, tujuh di antaranya tepat sasaran. Argentina mengancam melalui Aguero (3), Messi (2), Di Maria dan Pastore. Gol tunggal Argentina tercipta pada menit 56 ketika sundulan Aguero meneruskan crossing Pablo Zabaleta dari sektor kanan sukses bersarang di gawang Uruguay.
Dari semua pemain Uruguay, bek dan kapten Diego Godin serta kiper Fernando Muslera adalah yang paling gemilang. Godin berulang kali mematahkan serangan Messi dan kawan-kawan. Sementara itu, Muslera berjibaku menyelamatkan gawangnya. Jika bukan berkat kiper Galatasaray itu, Uruguay mungkin sudah dihajar habis-habisan.
Lini pertahanan Argentina yang terlihat rapuh saat melawan Paraguay di laga pertama kali ini tampil jauh lebih baik. Digalang Nicolas Otamendi dan Ezequiel Garay serta bantuan dari lini kedua, barisan belakang Argentina sukses meredam alur serangan Uruguay dan mengamankan Sergio Romero di bawah mistar.
Argentina pun meraih kemenangan pertamanya di Chile 2015 sekaligus melesat ke puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat angka. Paraguay, yang mengalahkan Jamaika 1-0, menguntit dengan poin yang sama. Sementara itu, Uruguay berada di posisi tiga dan Jamaika di tempat terbawah.
Pada laga terakhir Grup B nanti, Argentina akan menghadapi Jamaika. Di tempat lain, Uruguay akan bentrok dengan Paraguay.
Statistik Argentina - Uruguay
Ball possession: 69% - 31%
Shots: 12 - 14
Shots on target: 7 - 3
Offsides: 1 - 0
Corners: 8 - 4
Throw ins: 25 - 20
Pelanggaran: 13 - 22
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
-
3 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
Piala Dunia 3 September 2026, 13:13
-
Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
Piala Dunia 1 September 2026, 05:12
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





