Juara Copa Libertadores, Ronaldinho Catat Sejarah
Editor Bolanet | 25 Juli 2013 12:55
Atletico mengukuhkan diri sebagai tim terbaik Amerika Selatan setelah menghentikan Paraguay lewat kemenangan adu penalti 4-3 pada leg kedua partai final di Belo Horizonte. Adu penalti dilakukan setelah Atletico menang 2-0 dan menyamakan agregat menjadi 2-2 usai kalah 0-2 di leg pertama.
Dan dengan tambahan Copa Libertadores dalam koleksi trofinya serta Liga Champions UEFA bersama pada 2006, Ronaldinho bergabung masuk daftar pemain yang mengangkat dua trofi turnamen paling bergengsi di dunia itu dalam karirnya. Dan berikut adalah pemain lain yang mencatat prestasi serupa. (bola/row)
Dida

Kiper legendaris Brasil ini memenangi Copa Libertadores dengan tim debutnya, Cruzeiro. Ia juga memenangi tiga gelar juara liga bersama mereka sebelum akhirnya meraih reputasinya bersama AC Milan di Serie A Italia. Berseragam Rossoneri, Dida memenangi gelar Liga Champions Eropa dua kali, pada 2002-2003 dan 2006-2007.
Cafu

Pria ini adalah pemain dengan caps terbanyak di timnas Brasil dan ia mengangkat trofi Copa Libertadores dua kali beruntun bersama Sao Paulo di 1993 dan 1994. Setelah membela AS Roma, Cafu hijrah ke AC Milan dan turut membawa Rossoneri memenangi Liga Champions pada 2006-2007.
Roque Junior

Meski karirnya tak bisa dibilang cemerlang, Roque Junior bisa berbangga masuk jajaran elit ini. Bersama Palmeiras - satu-satunya tim yang ia bela lebih dari tiga musim, ia memenangi gelar Copa Libertadores di tahun 1999. Dan kendati tak banyak kontribusi signifikan, ia menjadi bagian skuat AC Milan yang menjadi kampiun Eropa pada musim 2002-2003.
Juan Pablo Sorin

Nama Sorin sejatinya cukup diragukan masuk daftar ini. Ia memang masuk dalam tim Juventus yang menjuarai Liga Champions di 1995-1996, namun ia nyaris tak tampil signifikan untuk Bianconeri dan pulang ke Argentina sebelum laga final. Di kampung halamannya, karir Sorin kembali bangkit bersama River Plate dan memenangi Copa Libertadores pada tahun 1996, dan juga empat gelar juara liga serta satu trofi Supercopa Sudamericana pada 1997.
Carlos Tevez

Memulai karirnya bersama Boca Juniors di Argentina, Carlitos meraih banyak sukses dengan menggondol trofi Copa Libertadores 2003 bahkan Piala Interkontinental di tahun yang sama. Setelah hijrah ke Eropa, Tevez melanjutkan suksesnya bersama Manchester United yang memenangi Liga Champions 2008, Piala Dunia Antarklub dan juga Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Copa del Rey Pekan Ini, 4-5 Maret 2026
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 20:54
LATEST UPDATE
-
Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
Liga Italia 6 Maret 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37




















