Pengakuan Manajer: Maradona Biarkan Dirinya Sendiri Mati
Dimas Ardi Prasetya | 28 November 2020 03:15
Bola.net - Manajer Diego Maradona Stefano Ceci mengungkapkan Maradona menderita selama bertahun-tahun karena ketenarannya sendiri dan pada akhirnya ia menyerah dan membiarkan dirinya sendiri mati.
Maradona adalah legenda besar sepak bola dunia. Namanya dipuja-puji berkat skillnya yang ciamik.
Banyak yang memujinya sebagai pemain terbaik sepanjang masa. Namun di sepanjang hidupnya, Maradona berteman akrab dengan kontroversi, yang sering melibatkan alkohol dan obat-obatan terlarang.
Kini Maradona sudah menutup mata untuk selama-lamanya. Mantan bintang Barcelona dan Napoli itu meninggal dunia akibat serangan jantung pada hari Rabu (25/11/2020) kemarin.
Maradona Menderita Sejak Lama
Banyak yang menilai Diego Maradona meninggal dengan cepat karena gaya hidupnya semborono. Stefano Ceci kemudian angkat bicara terkait masalah ini.
Ia mengatakan Maradona gaya hidup Maradona tampaknya tak lepas dari penderitaan yang ia alami sejak lama. Ia mengklaim pencetak gol Tangan Tuhan di Piala Dunia 1986 tersebut sudah menderita sejak masih remaja.
“Ada penyelidikan atas kematian Diego dan orang-orang sekarang menunjukkan apa yang bisa dilakukan, tapi itu adalah konsep yang harus diperluas ke seluruh hidupnya,” ujarnya pada Radio Kiss Kiss, via Football Italia.
“Diego selalu sendiri: orang hanya memikirkan Maradona. Diego berhenti menjadi Diego ketika ia berusia 17 tahun," ungkapnya.
"Ia sangat sulit untuk dihadapi sebagai pribadi, karena ia rapuh, penuh rasa tidak aman, rendah hati dan baik hati. Saya memiliki 20 tahun kenangan indah [bersamanya]," ujar Ceci.
Maradona Menyerah
Stefano Ceci kemudian mengklaim bahwa Diego Maradona sudah lelah dengan semua penderitaan yang ia alami sejauh ini. Apalagi, ia juga tak bisa mendapatkan kedamaian dalam linkungan keluarganya sendiri.
“Baru-baru ini ia membiarkan dirinya menyerah, secara fisik dan mental. Saya pikir ia lelah dan membiarkan dirinya mati. Ia tidak lagi benar-benar ingin hidup," ungkapnya.
“Kekacauan keluarga yang mengelilingi Diego berarti ia tidak pernah memiliki kedamaian sejati. Bahkan sekarang setelah ia mati, mereka masih saling ribut," ujarnya.
“Setidaknya sekarang ia bisa bersama orang yang paling ia cintai, ibu dan ayahnya. Sekarang Diego dalam damai," tandas Ceci.
Diego Maradona sendiri sudah dimakamkan di Buenos Aires. Ia dimakamkan di samping kuburan kedua orang tuanya.
(Football Italia)
Jangan Lewatkan:
Jurgen Klopp: Bertemu Maradona Rasanya Seperti Bertemu Paus
Kisah Edan Gascoigne dan Maradona: Bertanding Sambil Sama-sama Teler
Pesan Menyentuh Gattuso untuk Maradona: Ia Akan hdup Selamanya
Dari Maradona Hingga Messi, Ini Pesepak Bola Mungil yang Meraih Kesuksesan di Barcelona
Terbaik dari yang Terbaik: Diego Maradona, Cristiano Ronaldo, atau Lionel Messi?
5 Pemain Terbaik dengan Kaki Kiri Ajaib Sepanjang Masa (Bagian 2)
5 Pemain Terbaik dengan Kaki Kiri Ajaib Sepanjang Masa (Bagian 1)
Warisan Diego Maradona di La Liga
Inikah Pesan Terakhir Diego Maradona Sebelum Meninggal?
Pengacara Diego Maradona Minta Kematian Kliennya Diselidiki, Ada Masalah Apa?
Legenda Inggris: Maradona Lebih Baik dari Messi dan Ronaldo!
Khabib Nurmagomedov dan Mike Tyson Ikut Berduka Atas Meninggalnya Maradona
Kisah Maradona yang Pernah Membangkang Perintah Napoli Demi Ikuti Laga Amal
Mengenang Maradona Kala Bermain untuk Tottenham Dengan Sepatu Pinjaman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Arda Guler Mulai Menempatkan Pedri di Bawah Levelnya
Liga Spanyol 4 September 2026, 07:06
LATEST UPDATE
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
