
Bola.net - Pengacara Diego Maradona yakni Matias Morla mendesak adanya investigasi terkait kematian kliennya karena yakin ia yakin itu terjadi karena akibat adanya kelalaian dari tim medis yang menanganinya.
Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. Legenda Tango itu disebut mengalami serangan jantung.
Maradona dikabarkan meninggal di rumahnya. Kabarnya sempat ada dokter yang berusaha menyelamatkannya namun usahanya akhirnya sia-sia.
Kini kematian Maradona berbuntut panjang. Sebab Morla merasa ada unsur human error yang mengakibatkan legenda berusia 60 tahun itu meregang nyawa.
Pernyataan Matias Morla
Matias Morla sendiri sudah merilis pernyataan resmi terkait tudingan adanya faktor kelalaian yang menyebabkan Diego Maradona meninggal dunia. Ia mengatakan ada beberapa indikasi yang memperkuat tudingannya tersebut.
Di antaranya adalah tak ada tim medis yang mengontrol kondisi kesehatan Maradona selama berjam-jam lamanya. Begitu juga dengan lambatnya kedatangan ambulan.
"Hari ini adalah hari kesedihan, kemuraman dan refleksi yang mendalam," katanya dalam pernyataan resmi, menurut Calciomercato.com.
"Dalam hati saya merasakan kehilangan seorang teman yang telah saya hormati dengan kesetiaan sampai hari terakhir. Saya menyapanya secara langsung, pemakaman harus menjadi momen yang akrab dan akrab."
"Menurut apa yang dikatakan Jaksa San Isidro, tidak dapat dijelaskan bahwa selama 12 jam, Diego tidak mendapat perhatian atau kontrol dari petugas medis."
“Ambulans membutuhkan waktu lebih dari setengah jam untuk tiba, itu kejahatan bodoh. Fakta ini tidak boleh luput dari perhatian dan saya meminta Anda menyelidikinya sampai akhir."
“Seperti yang Diego katakan kepada saya: 'Kamu adalah prajurit saya, yang bekerja tanpa belas kasihan'."
Gaya Hidup Semborono
Sebelumnya, Pada November 2019 lalu, Giannina Maradona, putri Diego Maradona, sempat angkat bicara soal kondisi kesehatan ayahnya. Ia mengatakan kondisi ayahnya memburuk sebagai imbas dari gaya hidup yang sembrono saat masih muda dahulu.
"Ia tidak sekarat karena tubuhnya telah memutuskan demikian, ia dibunuh dari dalam dan ia tidak menyadarinya," tulis Giannina di akun Instagram pribadinya.
"Anda tahu kebun binatang yang menyediakan jasa foto bersama singa raksasa? Anda bisa masuk ke kandangnya dan memeluknya. Padahal singa itu diberikan obat penenang, sebab kalau tidak tak mungkin bisa menjinakkan hewan buas," ujarnya lagi menyiratkan kebiasaan Maradona yang gemar mengkonsumsi obat-obatan terlarang.
Diego Maradona sendiri sebelumnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit pada 2 November kemarin. Pasalnya ia mengalami penyumbatan darah di otaknya dan harus menjalani operasi. Maradona kemudian bisa pulang pada tanggal 12 November.
(Calciomercato)
Jangan Lewatkan:
- Legenda Inggris: Maradona Lebih Baik dari Messi dan Ronaldo!
- Khabib Nurmagomedov dan Mike Tyson Ikut Berduka Atas Meninggalnya Maradona
- Kisah Maradona yang Pernah Membangkang Perintah Napoli Demi Ikuti Laga Amal
- 10 Pemain yang Mendapat Julukan 'Next Diego Maradona' (Bagian 1)
- Mengenang Maradona Kala Bermain untuk Tottenham Dengan Sepatu Pinjaman
- Ini Lima Gol Terbaik Maradona di Piala Dunia Pilihan FIFA
- Alfredo Vera: Maradona Membuka Jalan Bagi Pemain dan Pelatih dari Argentina
- Maradona Berpulang, Semua Tim di Dunia Harusnya Pensiunkan Jersey Nomor 10
- Pertemanan Penuh Rasa Hormat antara Diego Maradona dan Valentino Rossi
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 08:30Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 08:30Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 09:29Ketua IDI TTU Diperiksa, Ungkap Laporan Intimidasi Dokter Icha
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:30Top 3: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:23Menkum Ungkap Alasan Biaya Lepas Status WNI Naik Jadi Rp 5 Juta
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:15Prabowo Minta Kajian Beri Bantuan Bahan Bangunan untuk Masyarakat
-
Liputan6 21 Juli 2026 07:27KPK Wanti-Wanti Potensi Korupsi Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302653/original/019167900_1784600959-175027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302235/original/005037200_1784537483-1000382590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188822/original/006176700_1744712084-image1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
