Yang Tersisa dari Argentina vs Kanada: Lionel Messi Belum Bosan Bikin Rekor
Aga Deta | 21 Juni 2024 13:31
Bola.net - Timnas Argentina memulai Copa America 2024 dengan kemenangan atas Kanada. Berikut catatan menarik dari pertandingan ini.
Argentina berjumpa Kanada pada matchday pertama Grup A Copa America 2024, Jumat 21/6/2024. Bermain di Stadion Mercedes-Benz, La Albiceleste menang dengan skor 2-0.
Kedua tim bermain imbang di babak pertama. Argentina kemudian bisa mencetak gol melalui Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.
Hasil ini membuat Argentina memimpin klasemen Grup A Copa America 2024 dengan koleksi tiga poin. Sementara Kanada menempati posisi juru kunci.
Sejumlah catatan istimewa ditorehkan selepas pertandingan Argentina melawan Kanada. Berikut ini adalah perinciannya.
Catatan Menarik Duel Argentina vs Kanada

1. Lionel Messi telah membuat 17 assist di ajang Copa America, dengan assist pertama di edisi 2011. Sejak saat itu, Messi telah mencatatkan assist tiga kali lebih banyak daripada pemain lain di kompetisi tersebut (Angel Di Maria dan Alexis Sanchez dengan lima assist).
2. Lionel Messi menjadi pemain sepak bola pertama yang bermain dalam 35 pertandingan Copa America. Ia melampaui rekor 34 pertandingan yang dibuat oleh Sergio Roberto Livingstone bersama Cile pada tahun 1953. Rekor pemain Argentina tersebut adalah 22 kali menang, 10 kali seri, dan tiga kali kalah.
3. Dengan assist hari ini melawan Kanada, Lionel Messi mencapai 50 keterlibatan gol langsung dalam kompetisi resmi untuk klub dan negara di tanah Amerika Serikat (30 gol + 20 assist).
Catatan Menarik Duel Argentina vs Kanada

4. Lionel Messi membuat tujuh umpan yang menembus garis pertahanan terakhir melawan Kanada. Itu dua kali lipat lebih banyak daripada pemain lain di pertandingan pembukaan Copa America.
5. Argentina memenangkan pertandingan pembuka pertama mereka di turnamen resmi di bawah asuhan Lionel Scaloni sebagai pelatih. Mereka sebelumnya gagal melakukannya di Copa America 2019 (0-2 vs Kolombia), Copa America 2021 (1-1 vs Chile), dan Piala Dunia 2022 (1-2 vs Arab Saudi).
6. Argentina memiliki sembilan peluang besar mencetak gol (menurut definisi Opta) melawan Kanada. Itu terbanyak bagi La Albiceleste setidaknya sejak 2013, di samping dua pertandingan persahabatan melawan Guatemala (3-0 pada 2018) dan Curacao (7-0 pada 2023).
Catatan Menarik Duel Argentina vs Kanada

7. Kanada melepas tujuh tembakan di babak pertama. Itu terbanyak oleh sebuah tim melawan Argentina sebelum turun minum sejak November 2021, ketika Uruguay melepaskan delapan tembakan di babak pertama melawan La Albiceleste di Kualifikasi Piala Dunia Amerika Selatan.
8. Lautaro Martinez telah mencetak gol dalam empat dari lima pertandingan terakhir yang dimainkannya di Copa America (melawan Kanada; melawan Bolivia, Ekuador, dan Kolombia pada tahun 2021). Satu-satunya pengecualian adalah final tahun 2021 melawan Brasil.
9. Pada usia 24 tahun dan 142 hari, Julian Alvarez adalah pemain termuda yang mencetak gol di Piala Dunia dan Copa America sejak Jose Maria Gimenez untuk Uruguay di Piala Dunia 2018 di Rusia pada usia 23 tahun dan 146 hari.
Sumber: Opta
Baca Juga:
- Momen Langka! 2 Kali Lionel Messi Gagal Bikin Gol Padahal Satu Lawan Satu dengan Kiper
- Lionel Messi Pecahkan Rekor Sepanjang Masa Copa America
- 5 Pemain Terbaik Timnas Argentina Ketika Menang 2-0 Atas Kanada: Tentu Saja, Lionel Messi!
- Man of the Match Argentina vs Kanada: Lionel Messi
- Hasil Copa America 2024: Argentina 2-0 Kanada
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Scaloni Pastikan Lionel Messi Starter Lawan Zambia, Dekati Rekor 200 Caps!
Piala Dunia 31 Maret 2026, 15:15
-
Marc Marquez Puji Dominasi Marco Bezzecchi, Sebut Bakal Sulit Dikalahkan
Otomotif 31 Maret 2026, 14:54
LATEST UPDATE
-
Trauma Panjang Timnas Italia: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022
Piala Dunia 31 Maret 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56


















