Sepakbola Asia Bersiap Memilih Pemimpin Baru
Editor Bolanet | 30 April 2013 14:42
Ketua sepak bola Uni Emirat Arab Yousuf Al Serkal, Hafez Al Medlej dari Arab Saudi, tokoh dari Thailand Worawi Makudi serta Sheikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa dari Bahrain, merupakan empat calon untuk menggantikan mantan ketua Mohamed Bin Hammam, yang dilarang aktif seumur hidup oleh FIFA karena kasus penyuapan pada 2011.
AFC menjadi lumpuh sejak kegagalan ketua dari Qatar itu, sedangkan penjabat interim Zhang Jilong diterpa berbagai kasus pengaturan pertandingan serta berbagai skandal yang melibatkan asosiasi.
Seandainya Al Serkal atau Al Medlej yang memenangi pemilihan di Kuala Lumpur itu, usaha mereka untuk melakukan perbaikan akan dihadapkan pada kurangnya suara di FIFA. Kursi keempat AFC, untuk ketua, di badan Komite Eksekutif sepak bola dunia itu tidak diisi lagi hingga 2015.
Worawi merupakan satu-satunya kandidat yang menempati kursi exco FIFA setelah mempertahankan posisinya selama empat tahun berikutnya sejak 2011.
Sheikh Salman kelihatannya lebih memilih menduduki kursi eksekutif FIFA dan berlomba dengan penyelenggara Piala Dunia Qatar 2022 Hassan Al Thawadi untuk menggantikan Zhang.
Bagaimana kami bisa memiliki pemimpin yang tidak memiliki suara di FIFA? ucap Sheikh Salman seperti dilansir Antara.
Memiliki kandidat hanya untuk satu pos dan mengabaikan yang lain, saya kira merupakan hal kurang menjanjikan dan posisi menjadi lemah, imbuhnya.
Sheikh Salman kelihatannya menjadi favorit untuk memenangi pemilihan yang akan dilakukan 47 anggota asosiasi dan ia sudah berjanji akan membawa transparansi yang lebih jelas dalam AFC. Tapi ada kritikan dari kalangan pro-demokrasi tentang dirinya pada 2011.
Grup hak asasi manusia di negaranya meminta Ketua FIFA Sepp Blatter agar mengeluarkan tokoh berusia 46 tahun anggota Kerajaan Bahrain itu dari daftar calon ketua. Itu karena pada pemain lokal, wasit dan administrator dalam negeri Bahrain terbengkalai akibat masalah politik dalam negeri.
Sheikh Salman menampik tuduhan itu dan Ketua Dewan Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah yang cukup berpengaruh mendukungnya. Gerakan itu dikritik Al Serkal, yang mengatakan OCA ikut campur dalam pemilihan ketua AFC. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





