Timnas Australia Ikut Zona ASEAN, Mengapa Tidak Pernah Tampil di Piala AFF?
Richard Andreas | 26 Januari 2024 11:45
Bola.net - Timnas Australia secara resmi masuk dalam Asian Football Confederation (AFC), juga berpartisipasi di turnamen bergengsi selevel Piala Asia. Lantas, kenapa Australia tidak pernah bermain di Piala AFF?
Secara teknis, Australia berada di benua sendiri, benua Australia. Lalu, secara geografis, Australia seharusnya tergabung di wilayah Oseania, termasuk Melanesia, Mikronesia, dan Polinesia.
Sejak awal pun Australia tergabung bersama negara-negara lain di wilayah Oseania, seperti Selandia Baru dan Kaledonia Baru. Negara-negara ini dinaungi oleh Oceanic Football Confederation (OFC), jadi tidak termasuk Piala Asia.
Selama masih bermain di OFC, Australia 'hanya' perlu bersaing dengan negara-negara seperti Selandia Baru, Kaledonia Baru, Fiji, dan lainnya. Tanpa bermaksud meremehkan level negara-negara tersebut, faktanya Australia masih terlalu kuat, unggul terlalu jauh.
Meski begitu, terjadi dua perubahan besar dalam sejarah sepak bola Australia, yaitu pada tahun 2006 dan pada tahun 2013. Mereka pindah federasi demi mendapatkan kompetisi yang lebih baik.
Tahun 2006: Australia pindah ke AFC
Pada tahun 2006, Australia mengajukan permintaan pindah ke Asian Football Confederation (AFC). Permintaan ini lantas dikabulkan oleh FIFA karena kebutuhan kompetisi dan kesempatan bermain di Piala Dunia.
Perpindahan ini dianggap perlu demi mendapatkan kompetisi yang lebih seimbang, juga demi mendukung perkembangan pemain. Wilayah geografis Australia masih cukup dekat dengan Asia, jadi FIFA bisa mengabulkan permintaan tersebut.
Kepindahan ini juga menguntungkan Australia di Piala Dunia. Selama masih di OFC, mereka hanya dua kali lolos ke putaran final Piala Dunia (1974 & 2006) karena ranking koefisien OFC yang sangat rendah.
Di AFC, ada empat slot otomatis lolos ke putaran final Piala Dunia dan satu slot ke babak play-off. Pertimbangan inilah yang membuat Australia pindah federasi ke AFC.
Terbukti, sejak pindah ke AFC pada tahun 2006 lalu, Australia selalu lolos ke Piala Dunia, termasuk edisi 2010, 2014, 2018, dan 2022.
Tahun 2013: Diterima gabung AFF

Kemudian, pada tahun 2013, Australia akhirnya menjadi anggota penuh ASEAN Football Federation (AFF). Artinya, Australia sebenarnya berada di federasi yang sama dengan Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan negara-negara ASEAN lainnya.
Kepindahan ini disahkan melalui pemungutan suara oleh 11 member asosiasi dalam Kongres Luar Biasa AFF tahun 20213 di Dili, Timor Leste. Memang masuknya Australia ke AFF sudah ditunggu, sebab sudah sejak tahun 2006 mereka bermain di AFC.
Meski begitu, perlu diingat bahwa AFC tidak sama dengan AFF. AFC ada di level yang lebih tinggi, mencakup semua negara Asia. AFF berada di level regional ASEAN, jadi jumlah negara peserta pun terbatas.
Nah, meski sudah bergabung dengan AFF sejak tahun 2013 silam, Australia belum pernah bermain di Piala AFF level senior. Kenapa begitu?
Kenapa gak ikut Piala AFF?
Sebenarnya, Australia ikut bermain di Piala AFF, tapi hanya untuk turnamen kelompok umur. Mereka tampil di Piala AFF U-16 dan Piala AFF U-19.
Meski begitu, tim senior Australia belum pernah bermain di Piala AFF level snior, padahal secara resmi tergabung sebagai anggota AFF. Sejak 2013, terhitung sudah lebih dari 10 tahun Australia tidak pernah bermain di Piala AFF.
Jika ditelusuri, sebenarnya tidak ada alasan tertulis yang pasti soal absennya Australia di Piala AFF. Hanya dijelaskan bahwa Australia tidak bermain di Piala AFF adalah salah satu bagian dari kesepakatan awal.
Kemungkinan, negara-negara ASEAN lainnya hanya mengizinkan Australia bermain di level junior, juga di level yang lebih tinggi yaitu di Piala Asia. Sebab, jika Australia main di Piala AFF senior, kemungkinan besar mereka akan jadi juara beruntun dan merusak persaingan antarnegara ASEAN yang lain.
Jadwal pertandingan
16 besar Piala Asia 2023
Pertandingan: Australia vs Timnas Indonesia
Stadion: Jassim Bin Hamad
Hari: Minggu, 28 Januari 2024
Kick-off: 18.30 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: Visionplus (berlangganan)
Link streaming: https://www.visionplus.id/
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
LATEST UPDATE
-
Batang Hidung Jose Mourinho Tak Terlihat di Bernabeu, Ternyata Sembunyi di Sini!
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:17
-
Real Madrid Mungkin Ketemu Man City Lagi? Arbeloa Hanya Bisa Lega!
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:45
-
Bukan ke MLS, Casemiro Bakal Susul Luka Modric ke AC Milan?
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:43
-
Andre Onana Ingin Balikan dengan MU, Tapi Bertepuk Sebelah Tangan
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:18
-
Wajah Memalukan Serie A di Liga Champions: Hanya Atalanta yang Lolos 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:15
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







