Indonesia Warriors Lapang Dada Terima Kekalahan
Editor Bolanet | 13 Juni 2013 15:33
- Indonesia Warriors memang kalah dari San Miguel Beermen di partai final ketiga Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2013 di Gedung Basket Britama Arena, Jakarta, pada Rabu, namun mereka menerima hasil tersebut dengan lapang dada.
Anda hanya bisa mengangkat topi, mengucapkan selamat kepada Beermen. Mereka tim terbaik dalam pertandingan tadi dan sepanjang musim ini, ujar pelatih Warriors, John Todd Purves, setelah timnya dikalahkan 70-55 oleh Beermen di Jakarta, Rabu malam.
Meski menerima hasil tersebut, Purves tidak bisa mengelak bahwa ia merasa kecewa atas kegagalan mempertahankan gelar musim ini, terlebih lagi apabila mengingat uoaya yang telah ditunjukkan para pemain Warriors sepanjang gelaran ABL 2013.
Saya tahu bagaimana usaha mereka, itulah kenapa hati saya hancur dengan hasil ini. Saya merasakan yang mereka rasakan, ujar dia.
Ia juga sempat menyayangkan masalah yang mendera timnya, yaitu dengan cederanya Jerick Uy Canada, yang secara langsung mempengaruhi variasi serangan timnya.
Meski demikian, ia enggan menjadikan itu sebagai alasan kekalahan timnya.
Ada kelelahan, juga absennya Jerrick, itu membuat keadaan berbeda. Tetapi, Beermen tetap pantas menjadi pemenang dengan level permainan dan determinasi yang mereka tunjukkan, kata Purves.
Kedalaman skuad mereka memang terasa sangat bermanfaat, terlebih di kala kami didera masalah cedera, ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Mario Wuysang yang menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Warriors dalam pertandingan tersebut dengan 21 poin, menyatakan bahwa tahun ini memang tahunnya Beermen dan timnya tidak disinari keberuntungan.
Ini bukan tahun kami. Kami tidak beruntung tahun ini, dengan banyaknya rekan-rekan yang cedera. Ini tahun Beermen. Selamat, ujar dia.
Wuysang juga sempat mengungkapkan bahwa rekannya, Steve Demon Thomas, memaksakan diri bermain meskipun sedang berada dalam kondisi yang tidak baik.
Dia memaksakan diri. Saya salut dengan dedikasinya untuk tim ini, untuk Indonesia, kata Wuysang.
Hal itu juga dikonfirmasi oleh pelatih Purves, yang mengatakan bahwa Thomas mengalami cedera lutut pada laga final kedua di Filipina, Minggu (9/6) lalu, namun memaksakan diri tetap bermain.
Sepanjang musim ia melakukan hal yang sama, ia sangat pintar dalam menyembunyikan rasa sakit, ujar dia.
Keberhasilan Beermen menjadi juara ABL, merupakan torehan sejarah baru bagi kompetisi basket klub-klub Asia Tenggara tersebut, mengingat wakil Filipina itu merupakan klub keempat yang meraih gelar juara di empat tahun penyelenggaraan turnamen itu.
Sebelumnya, kali pertama penyelenggaraan ABL di musim 2009-2010, wakil Filipina, Philippine Patriots menjadi juaranya. Kemudian di musim 2010-2011 giliran Chang Thailand Slammers merasakan trofi ABL.
Sementara di musim lalu, 2012, Warriors menjadi juara setelah mengalahkan Beermen di babak final dan merupakan kejutan mengingat mereka tertinggal lebih dulu 0-1 di laga pertama untuk kemudian membalikkan keadaan menjadi 2-1 di dua pertemuan selanjutnya.
Musim ini Warriors gagal memenuhi ambisi mereka untuk menciptakan sejarah baru sebagai satu-satunya tim yang berhasil mempertahankan gelar juara dua tahun beruntung.
Ambisi tersebut harus terhenti karena Beermen mengalahkan mereka tiga pertandingan langsung dalam babak final yang menggunakan sistem best of five atau pemenang tiga laga berhak menjadi juara. Beermen menang 75-70, 65-64 dan 70-55. (ant/opw)
Anda hanya bisa mengangkat topi, mengucapkan selamat kepada Beermen. Mereka tim terbaik dalam pertandingan tadi dan sepanjang musim ini, ujar pelatih Warriors, John Todd Purves, setelah timnya dikalahkan 70-55 oleh Beermen di Jakarta, Rabu malam.
Meski menerima hasil tersebut, Purves tidak bisa mengelak bahwa ia merasa kecewa atas kegagalan mempertahankan gelar musim ini, terlebih lagi apabila mengingat uoaya yang telah ditunjukkan para pemain Warriors sepanjang gelaran ABL 2013.
Saya tahu bagaimana usaha mereka, itulah kenapa hati saya hancur dengan hasil ini. Saya merasakan yang mereka rasakan, ujar dia.
Ia juga sempat menyayangkan masalah yang mendera timnya, yaitu dengan cederanya Jerick Uy Canada, yang secara langsung mempengaruhi variasi serangan timnya.
Meski demikian, ia enggan menjadikan itu sebagai alasan kekalahan timnya.
Ada kelelahan, juga absennya Jerrick, itu membuat keadaan berbeda. Tetapi, Beermen tetap pantas menjadi pemenang dengan level permainan dan determinasi yang mereka tunjukkan, kata Purves.
Kedalaman skuad mereka memang terasa sangat bermanfaat, terlebih di kala kami didera masalah cedera, ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Mario Wuysang yang menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Warriors dalam pertandingan tersebut dengan 21 poin, menyatakan bahwa tahun ini memang tahunnya Beermen dan timnya tidak disinari keberuntungan.
Ini bukan tahun kami. Kami tidak beruntung tahun ini, dengan banyaknya rekan-rekan yang cedera. Ini tahun Beermen. Selamat, ujar dia.
Wuysang juga sempat mengungkapkan bahwa rekannya, Steve Demon Thomas, memaksakan diri bermain meskipun sedang berada dalam kondisi yang tidak baik.
Dia memaksakan diri. Saya salut dengan dedikasinya untuk tim ini, untuk Indonesia, kata Wuysang.
Hal itu juga dikonfirmasi oleh pelatih Purves, yang mengatakan bahwa Thomas mengalami cedera lutut pada laga final kedua di Filipina, Minggu (9/6) lalu, namun memaksakan diri tetap bermain.
Sepanjang musim ia melakukan hal yang sama, ia sangat pintar dalam menyembunyikan rasa sakit, ujar dia.
Keberhasilan Beermen menjadi juara ABL, merupakan torehan sejarah baru bagi kompetisi basket klub-klub Asia Tenggara tersebut, mengingat wakil Filipina itu merupakan klub keempat yang meraih gelar juara di empat tahun penyelenggaraan turnamen itu.
Sebelumnya, kali pertama penyelenggaraan ABL di musim 2009-2010, wakil Filipina, Philippine Patriots menjadi juaranya. Kemudian di musim 2010-2011 giliran Chang Thailand Slammers merasakan trofi ABL.
Sementara di musim lalu, 2012, Warriors menjadi juara setelah mengalahkan Beermen di babak final dan merupakan kejutan mengingat mereka tertinggal lebih dulu 0-1 di laga pertama untuk kemudian membalikkan keadaan menjadi 2-1 di dua pertemuan selanjutnya.
Musim ini Warriors gagal memenuhi ambisi mereka untuk menciptakan sejarah baru sebagai satu-satunya tim yang berhasil mempertahankan gelar juara dua tahun beruntung.
Ambisi tersebut harus terhenti karena Beermen mengalahkan mereka tiga pertandingan langsung dalam babak final yang menggunakan sistem best of five atau pemenang tiga laga berhak menjadi juara. Beermen menang 75-70, 65-64 dan 70-55. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Jelang Derby Manchester, Bos City Puji Habis Michael Carrick
Liga Inggris 13 September 2026, 16:30
-
Manchester City Tim Bagus, Tapi MU Siap Menangkan Derby Manchester Perdana di 2026/2027
Liga Inggris 13 September 2026, 16:00
-
Menang di Derby Manchester Terakhir, Michael Carrick Menolak Besar Kepala
Liga Inggris 13 September 2026, 15:30
-
Link Streaming Persita vs Java United di BRI Super League, 13 September 2026
Bola Indonesia 13 September 2026, 15:03
-
Link Streaming PSM vs Arema di BRI Super League, 13 September 2026
Bola Indonesia 13 September 2026, 15:01
-
Jadwal Siaran Langsung Manchester United vs Manchester City Hari Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 14:44
-
Manchester United vs Manchester City: Lini Belakang Setan Merah Jadi Perhatian
Liga Inggris 13 September 2026, 14:04
-
Chelsea Masih Rapuh, Xabi Alonso Tuntut Perubahan di Lini Belakang
Liga Inggris 13 September 2026, 13:24
-
Christian Pulisic Bantu AC Milan Bangkit di Markas Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 12:44
-
Man Utd vs Man City: 5 Hal yang Perlu Diketahui Jelang Derby Manchester
Liga Inggris 13 September 2026, 12:04
-
Ruben Amorim Ungkap Masalah AC Milan dan Luka Modric Usai Imbang Lawan Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 11:24
-
Real Madrid Menang 4-1, Jose Mourinho Beri Peringatan untuk Anak Asuhnya
Liga Inggris 13 September 2026, 10:44
-
Bukayo Saka Nikmati Kemenangan Arsenal atas Sunderland setelah Pekan Berat
Liga Inggris 13 September 2026, 09:42
-
Lionel Messi Cetak Gol ke-99, Inter Miami Gagal Menang di Injury Time
Bola Dunia Lainnya 13 September 2026, 09:22
-
Mikel Arteta Murka Penalti Sunderland: Tidak Bisa Terjadi di Level Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 09:04
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



