Iran Target Kalahkan Singapura

Editor Bolanet | 4 Januari 2010 17:29
Iran Target Kalahkan Singapura
Piala Asia 2011
- Iran mengincar kemenangan atas Singapura agar lolos ke putaran final Piala Asia 2011, serta meringankan tekanan terhadap pelatih Afshin Ghotbi, Rabu ini.

Ghotbi dikecam oleh pers Iran setelah tim asuhannya kalah 0-1 dari Jordan November lalu. Ia juga terancam dipecat jika tim juara Asia tiga kali itu tidak bisa mengalahkan Singapura dalam pertandingan grup E nanti.

Iran berada di urutan teratas dengan tujuh poin dari empat kali main, satu poin di atas Singapura, disusul Thailand (5) dan Jordan (4).

Dua tim teratas dari masing-masing grup berhak ke putaran final di Qatar.

Ghotbi pekan lalu juga dikritik setelah Iran hanya jadi juru kunci dalam turnamen empat negara di Qatar, setelah kalah dari tuan rumah Qatar dan Mali, tapi menang atas Korut.

"Saya senang kami dapat mengalahkan Korut pada pertandingan terakhir," kata Ghotbi.

"Meskipun kami tidak meraih prestasi yang memuaskan di Qatar, tapi menghargai upaya para pemain," katanya.

Sementara itu tim Thailand yang diasuh Bryan Robson harus menang lawan tim tamu Yordania agar dapat memelihara peluangnya di grup E ini.

Thailand Desember lalu di kandang sendiri kalah dari Singapura 0-1, padahal empat hari sebelumnya mereka menang 3-1 atas lawan yang sama di kandang lawan.

"Kami tergelincir, tapi para pemain sadar betapa pentingnya pertandingan nanti, dan mereka telah berlatih dengan keras," kata Robson, mantan kapten tim Inggris.

Pada pertandingan lainnya, Rabu, di grup A Jepang hanya memerlukan satu poin di Yaman untuk memastikan tempat di putaran final, sementara Bahrain juga dapat lolos jika mengalahkan Hongkong dan Yaman gagal mengalahkan Jepang.

Di grup B, Australia akan menghadapi pimpinan klasemen Kuwait, yang tahun lalu sempat membuat kejutan ketika menaklukkan tim Socceroos di Canberra 1-0.

Kedua tim sama-sama mengantongi nilai tujuh di puncak klasemen. Mereka akan dapat lolos ke putaran final, tergantung dari hasil pertandingan antara Oman dan Indonesia di Jakarta. (ant/cax)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE