Mascherano Tak Kaget Messi Selalu Jadi Man of the Match
Editor Bolanet | 18 Juni 2015 19:07
- Javier Mascherano mengaku dirinya tak terlalu terkejut mendapati Lionel Messi selalu terpilih menjadi Man of the Match di dua laga awal di Copa America 2015 ini.
La Pulga mencetak satu gol dari titik penalti kala bermain mealwan Paraguay. Laga itu sendiri akhirnya berakhir dengan skor 2-2. Sementara itu, ia juga memainkan peran penting kala membantu timnya mengatasi Uruguay dengan skor 1-0.
Di kedua laga tersebut, Messi didapuk untuk menjadi pemain terbaik, walau ia sempat menolak penghargaan tersebut di laga kontra Paraguay. Mascherano mengatakan, penghargaan seperti itu memang sudah biasa bagi superstar berusia 27 tahun tersebut.
Ketika ia bermain, nyaris normal apabila ia terpilih sebagai Man of the Match, puji Mascherano pada Gazzetta dello Sport.
Mascherano sendiri semakin kagum pada rekan setimnya itu di . Apalagi, penghargaan itu berhasil diraih oleh Messi saat para wasit toleran terhadap pelanggaran-pelanggaran keras.
Ia berada dalam peforma yang hebat dan ia memiliki keinginan yang sangat kuat untuk bermain baik di dalam turnamen yang tak mudah untuk dimenangkan. Di sini, wasitnya lebih longgar. Tekling-tekling dan kontak antar pemain lebih sering terjadi. Jadi, sulit untuk tetap berlari seperti yang dilakukan Leo. Lebih sulit ketimbang di Eropa, pungkasnya. [initial]
(gaz/dim)
La Pulga mencetak satu gol dari titik penalti kala bermain mealwan Paraguay. Laga itu sendiri akhirnya berakhir dengan skor 2-2. Sementara itu, ia juga memainkan peran penting kala membantu timnya mengatasi Uruguay dengan skor 1-0.
Di kedua laga tersebut, Messi didapuk untuk menjadi pemain terbaik, walau ia sempat menolak penghargaan tersebut di laga kontra Paraguay. Mascherano mengatakan, penghargaan seperti itu memang sudah biasa bagi superstar berusia 27 tahun tersebut.
Ketika ia bermain, nyaris normal apabila ia terpilih sebagai Man of the Match, puji Mascherano pada Gazzetta dello Sport.
Mascherano sendiri semakin kagum pada rekan setimnya itu di . Apalagi, penghargaan itu berhasil diraih oleh Messi saat para wasit toleran terhadap pelanggaran-pelanggaran keras.
Ia berada dalam peforma yang hebat dan ia memiliki keinginan yang sangat kuat untuk bermain baik di dalam turnamen yang tak mudah untuk dimenangkan. Di sini, wasitnya lebih longgar. Tekling-tekling dan kontak antar pemain lebih sering terjadi. Jadi, sulit untuk tetap berlari seperti yang dilakukan Leo. Lebih sulit ketimbang di Eropa, pungkasnya. [initial]
Baca Juga:
Hazard Diklaim Bisa Pecundangi Messi dan Ronaldo
Gaya Kocak nan Kompak 'Duet Maut' Messi dan Godin
Thuram: Messi Main Bola untuk Bersenang-senang
Aguero: Messi Terlalu Loyal ke Barcelona
Ups, Ronaldo Jagokan Luis Suarez Jadi Pemain Terbaik Copa
Legenda Barca Kagumi Kedahsyatan Trio MSN
Edmilson: Setelah Pele, Messi Terhebat yang Pernah Saya Lihat
Messi Kritik Permainan Uruguay
'Messi Tak Bisa Dibandingkan Maradona'
Perlambat Laga, Messi Semprot Garay
Tabarez: Messi Tak Bisa Diprediksi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








