Piala Afrika: Nigeria dan Burkina Faso Bertemu di Final
Editor Bolanet | 7 Februari 2013 16:10
- dan Burkina Faso melaju ke final Piala Afrika 2013. Partai puncak ini akan diselenggarakan pada hari Minggu (10/02). Menariknya, kedua tim sama-sama tidak diprediksi bisa menembus final di turnamen ini.
Laga puncak ini digelar di Stadion Soccer City, kota Soweto. Stadion ini berkapasitas hingga 90.000 penonton. Menariknya, final kali ini akan menjadi kejutan tersendiri, terutama jika melihat penampilan sensasional Burkina Faso dari awal kompetisi.
Namun, pemain bintang Burkina Faso, Jonathan Pitroipa bakal absen pada pertandingan final, setelah mendapatkan kartu kuning kedua di laga semifinal kontra . Ketika kejadian direka ulang melalui layar raksasa, justru ia yang dilanggar.
Pelatih Les Etalons, Paul Put tidak dapat menahan kekecewaannya perihal keputusan wasit. Keputusan-keputusan wasit di pertandingan semifinal terlalu kontroversial. Kami kehilangan Pitroipa di laga final - ia sangat penting bagi kami, namun yang terpenting kami sanggup mencapai partai puncak. kata Paul Put seperti dilansir Reuters.
Sementara itu, pelatih tim Elang, Stephen Keshi memberikan pujian kepada Timnas , mengenai performa apik mereka selama kompetisi berlangsung.
Mali adalah tim yang bagus, mereka diperkuat oleh pemain hebat seperti, Seydou Keita. Namun, kelemahan mereka di lini belakang, membuat kami mengambil keuntungan dari hal tersebut. ujar Stephen Keshi.[initial]
Aktivitas Transfer 20 Klub Elit Eropa di Januari
15 Plot Transfer Terheboh Musim 2013/14 (reu/rdt)
Laga puncak ini digelar di Stadion Soccer City, kota Soweto. Stadion ini berkapasitas hingga 90.000 penonton. Menariknya, final kali ini akan menjadi kejutan tersendiri, terutama jika melihat penampilan sensasional Burkina Faso dari awal kompetisi.
Namun, pemain bintang Burkina Faso, Jonathan Pitroipa bakal absen pada pertandingan final, setelah mendapatkan kartu kuning kedua di laga semifinal kontra . Ketika kejadian direka ulang melalui layar raksasa, justru ia yang dilanggar.
Pelatih Les Etalons, Paul Put tidak dapat menahan kekecewaannya perihal keputusan wasit. Keputusan-keputusan wasit di pertandingan semifinal terlalu kontroversial. Kami kehilangan Pitroipa di laga final - ia sangat penting bagi kami, namun yang terpenting kami sanggup mencapai partai puncak. kata Paul Put seperti dilansir Reuters.
Sementara itu, pelatih tim Elang, Stephen Keshi memberikan pujian kepada Timnas , mengenai performa apik mereka selama kompetisi berlangsung.
Mali adalah tim yang bagus, mereka diperkuat oleh pemain hebat seperti, Seydou Keita. Namun, kelemahan mereka di lini belakang, membuat kami mengambil keuntungan dari hal tersebut. ujar Stephen Keshi.[initial]
Aktivitas Transfer 20 Klub Elit Eropa di Januari
15 Plot Transfer Terheboh Musim 2013/14 (reu/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nigeria vs Pantai Gading: Berasal dari Grup yang Sama, Sekarang Ketemu di Final!
Bola Dunia Lainnya 11 Februari 2024, 19:45
-
Road to Final Piala Afrika 2024: Nigeria vs Pantai Gading
Bola Dunia Lainnya 11 Februari 2024, 19:15
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














