Pelatih Timnas Putri Australia Protes AFC
Editor Bolanet | 7 Agustus 2009 17:22
AFC menjatuhkan sanksi denda 4.000 dolar AS kepada tim Australia karena memulai keributan pada akhir pertandingan di Wuhan, China itu, dengan melempar botol ke penonton, dan karena sikap pelatih saat konferensi pers.
Tim China didenda 2.000 dolar AS, sementara federasi sepak bola China (CFA) juga mendapat denda 3.000 dolar AS karena dianggap tidak bisa mengontrol penonton yang juga melempari pemain Australia dengan botol ketika mereka keluar stadion.
Tom Sermanni, pelatih tim putri Australia, mengatakan bahwa pemain China yang memulai kerusuhan dan ia menduga AFC hanya mencari jalan mudah untuk penyelesaian masalah itu.
"(Hukuman denda itu) sangat tidak adil," kata Sermanni.
"Sanksi itu memberi kesempatan AFC untuk menyembunyikan faktor utama yang menyebabkan terjadinya insiden itu dan menaruh segala sesuatunya di bawah meja," katanya.
Sermanni mengatakan, kerusuhan terjadi setelah para pemain Australia mencoba membantu seorang rekannya yang dijatuhkan oleh pemain China saat keluar lapangan usai pertandingan.
Ia juga membantah bahwa tim Australia melempar botol ke penonton, dan mengatakan bahwa seorang pemain yang frustrasi menendang botol air mineral ke lapangan.
"Mereka harus bertahan dari intimidasi beberapa orang staf tim China yang masuk ke lapangan dan mengancam pemain kami," kata Sermanni.
Seorang juru bicara Federasi Sepak Bola Australia mengatakan, pihaknya akan mewawancarai para pemain, staf dan pengurus tim terkait insiden itu. (bola/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Leonardo Spinazzola Menangis Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 12:14
-
Marc Cucurella Buka Peluang Kembali ke Barcelona
Liga Inggris 1 April 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Ekuador: Gonzalo Plata
Piala Dunia 1 April 2026, 10:56
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45













