Platini Malah Tentang Teknologi Garis Gawang
Editor Bolanet | 12 Desember 2012 18:16
- Presiden Michel Platini bersikukuh menolak penggunaan teknologi garis gawang di Eropa, meski tengah mengujicoba Hawk-Eye dan GoalRef di Piala Dunia Klub yang sedang berlangsung di Jepang.
Pria Prancis itu mengatakan bahwa wasit-wasit untuk mengawasi garis gawang, yang telah digunakan di berbagai kompetisi UEFA sejak 2009, merupakan cara yang lebih murah untuk menentukan apakah bola sudah melintasi garis gawang atau belum, dan menentang penggunaan teknologi yang melampaui batas di sepak bola.
Ia berkata bahwa akan diperlukan 50 juta euro untuk memperkenalkan teknologi garis gawang di kompetisi-kompetisi internasional dan klub UEFA selama lima tahun ke depan.
Saya memilih untuk memberikan 50 juta euro untuk rumput daripada teknologi garis gawang untuk selama satu atau dua tahun, ucapnya di konferensi pers di ibukota Malaysia Kuala Lumpur.
Jika wasit garis gawang berada satu meter dari garis dan ia memiliki kacamata yang bagus, ia dapat melihat apakah bola masuk atau tidak.
Ketika penggemar sepak bola telah selama bertahun-tahun meminta penggunaan teknologi garis gawang untuk menghilangkan faktor kesalahan manusia, Platini merasa justru di situlah letak manusiawinya permainan ini. (afp/lex)
Pria Prancis itu mengatakan bahwa wasit-wasit untuk mengawasi garis gawang, yang telah digunakan di berbagai kompetisi UEFA sejak 2009, merupakan cara yang lebih murah untuk menentukan apakah bola sudah melintasi garis gawang atau belum, dan menentang penggunaan teknologi yang melampaui batas di sepak bola.
Ia berkata bahwa akan diperlukan 50 juta euro untuk memperkenalkan teknologi garis gawang di kompetisi-kompetisi internasional dan klub UEFA selama lima tahun ke depan.
Saya memilih untuk memberikan 50 juta euro untuk rumput daripada teknologi garis gawang untuk selama satu atau dua tahun, ucapnya di konferensi pers di ibukota Malaysia Kuala Lumpur.
Jika wasit garis gawang berada satu meter dari garis dan ia memiliki kacamata yang bagus, ia dapat melihat apakah bola masuk atau tidak.
Ketika penggemar sepak bola telah selama bertahun-tahun meminta penggunaan teknologi garis gawang untuk menghilangkan faktor kesalahan manusia, Platini merasa justru di situlah letak manusiawinya permainan ini. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenapa Ada Water Break di Final Liga Champions PSG vs Arsenal?
Liga Champions 31 Mei 2026, 00:02
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
-
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:15
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













