Terungkap, Pesan Suara Terakhir Diego Maradona yang Sangat Menyentuh
Yaumil Azis | 3 Desember 2020 02:53
Bola.net - Kabar soal berpulangnya legenda sepak bola asal Argentina, Diego Maradona, membuat dunia gempar. Bahkan kematian mantan pemain Napoli dan Barcelona tersebut berlanjut hingga ke meja hijau.
Pekan lalu, Maradona dinyatakan meninggal dunia pada usia 60 tahun. Beberapa laporan menyebutkan kalau sang legenda berpulang usai mengalami serangan jantung saat berada di rumahnya.
Kabar ini mengejutkan banyak orang karena, beberapa pekan sebelum kematiannya, Maradona sempat dikeluarkan dari rumah sakit. Ia dinyatakan telah pulih setelah menjalani operasi pembekuan darah di otaknya.
Namun pada akhirnya, Maradona berpulang ke tangan Tuhan setelah mengalami penyakit lain. Membuat seluruh penjuru dunia berduka karena kepergiannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pesan Suara Terakhir Maradona
Program TV Argentina, Secretos Verdaderos, mendapatkan pesan suara terakhir dari sang legenda yang dikirim melalui Whatsapp. Pesan tersebut dikirim ke pacar eks pasangannya, Veronica Ojeda yang sedang mengasuh anak paling kecil Maradona, Diego Fernando, berusia tujuh tahun.
Dengan suara yang nampak lelah, Maradona berkata: "Halo Mario. Saya Diego. Anda mungkin berpikir kalau ini luar biasa, namun saya melihat Veronica baik-baik saja."
"Dia memberitahu kalau dia bersama anda sekarang. Jaga dia dan malaikatku, Dieguito, yang tidak ada bandingannya. Saya punya banyak anak namun yang satu ini akan mencabut rasa khawatir terakhir saya" pungkasnya.
Dugaan Pembunuhan tak Disengaja
Sementara itu, dokter yang mengasuh Maradona, Leopoldo Luque, tengah diinvestigasi oleh kepolisian setempat. Ada dugaan bahwa Luque terlibat dalam pembunuhan yang tak disengaja sehingga Maradona sampai kehilangan nyawa.
La Repubblica melaporkan bahwa Maradona meninggalkan rumah sakit pasca operasi otak dalam kondisi yang buruk. Luque sendiri mengaku kalau dirinya mengasuh sang legenda dengan sangat baik.
"Saya melakukan segalanya untuk menyelamatkan seorang teman, dia sudah seperti ayah saya sendiri namun dia yang memutuskan untuk pergi," ujar Luque sembari menangis, seperti yang dikutip La Gazzetta dello Sport.
"Berkali-kali dia menyuruh saya pergi selayaknya ayah yang pemberontak lalu pada kemudian hari, dia menghubungi saya: 'Luque, saya merasa baik-baik saja, menjauhlah, pergilah," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
Cerita Ronaldo Diberi Hadiah Jam Tangan Bersejarah oleh Diego Maradona
Jorge Jesus: Soal Gairah, Messi dan Ronaldo Tak Sebanding dengan Maradona
Wow! Lionel Messi Hampir Bikin Gol 'Tangan Tuhan' ala Diego Maradona Lagi
Di Balik Tribut Lionel Messi untuk Maradona: Mengenang Debut dan Reka Ulang Gol
Tribut Menyentuh Lionel Messi untuk Diego Maradona di Laga Kontra Osasuna
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















