Cara Unik Mourinho Untuk Pikat Hati Gudjohnsen
Editor Bolanet | 10 Mei 2014 15:20
- Eks striker , Eidur Gudjohnsen menceritakan kisah unik mengenai awal pertemuannya dengan Jose Mourinho. Di hari pertama pelatih asal Portugal tersebut bertugas, ternyata ia memanggil Gudjohnsen ke ruangannya dan melakukan sesuatu yang sangat berkesan.
Kepada HLN Network, striker asal Islandia yang kini bermain untuk Club Brugge ini menceritakan pengalaman menarik yang membuatnya mau melakukan segalanya demi Mourinho.
Di hari pertama bertugas, Mourinho memanggil saya ke kantornya.
'Saya harus menunjukkan sesuatu kepadamu', katanya. Ia lantas menyalakan VCR Player yang menunjukkan pertandingan antara Anderlecht kontra Benfica di tahun 1988. Saya melihat ayah saya, Arnor, mencetak satu-satunya gol di laga tersebut.
Setelah menyaksikan rekaman, Mourinho bertanya kepada saya, 'Tahukah kamu kiper gawangnya dibobol oleh ayahmu? Dia adalah Silvino Louro, staf pelatih kiper saya. Sekarang pergilah ke lapangan, ucapkan halo dan sampaikan salam dari ayahmu.'
Sejak saat itulah saya tahu bahwa saya rela melakukan apapun demi manajer ini, yang mampu memantik berbagai macam emosi sekaligus.
Gudjohnsen sendiri sempat dua musim bermain di bawah arahan Mourinho, yang tiba di Stamford Bridge pada tahun 2004. Pengoleksi 78 caps bersama Islandia ini hengkang ke Barcelona dua musim berselang.[initial]
(hln/mri)
Kepada HLN Network, striker asal Islandia yang kini bermain untuk Club Brugge ini menceritakan pengalaman menarik yang membuatnya mau melakukan segalanya demi Mourinho.
Di hari pertama bertugas, Mourinho memanggil saya ke kantornya.
'Saya harus menunjukkan sesuatu kepadamu', katanya. Ia lantas menyalakan VCR Player yang menunjukkan pertandingan antara Anderlecht kontra Benfica di tahun 1988. Saya melihat ayah saya, Arnor, mencetak satu-satunya gol di laga tersebut.
Setelah menyaksikan rekaman, Mourinho bertanya kepada saya, 'Tahukah kamu kiper gawangnya dibobol oleh ayahmu? Dia adalah Silvino Louro, staf pelatih kiper saya. Sekarang pergilah ke lapangan, ucapkan halo dan sampaikan salam dari ayahmu.'
Sejak saat itulah saya tahu bahwa saya rela melakukan apapun demi manajer ini, yang mampu memantik berbagai macam emosi sekaligus.
Gudjohnsen sendiri sempat dua musim bermain di bawah arahan Mourinho, yang tiba di Stamford Bridge pada tahun 2004. Pengoleksi 78 caps bersama Islandia ini hengkang ke Barcelona dua musim berselang.[initial]
Baca Juga
Ferdinand Tulis Pesan Perpisahan Khusus Untuk Vidic
Ejek Inter, Curva Sud Milan Ikut Sindir Jakarta
Grosskreutz Cederai Mata Fans Dengan Lemparan Kebab
Fulham Terdegradasi Karena Kualat Pada Michael Jackson
Ayah Giggs: Ryan Tukang Selingkuh Yang Tak Bisa Dipercaya
Pesan Emosional Mourinho Kepada Sang Anak
Kompilasi Selebrasi Pemain Juve di Sosmed Sambut Gelar Scudetto
Perpisahan Emosional Ter Stegen Dengan Suporter Gladbach
Balas Intimidasi Rasial Suporter Atletico, Pemain Levante Memantik Kericuhan
Putus Asa Hindari Degradasi, Hamburg Gunakan Terapi Hipnotis
Flashback: Gol Bersejarah Tito Vilanova ke Gawang Barcelona
Gervinho Tertangkap Kamera Kenakan Sepatu Wanita
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















