Cech Sebenarnya Jadi Seorang Kiper Karena 'Kecelakaan'
Editor Bolanet | 24 Oktober 2014 14:56
- Nama Petr Cech selama ini dikenal sebagai salah satu kiper paling konsisten di Eropa dalam satu dekade terakhir. Meski musim ini posisinya tergusur oleh Thibaut Courtois, namun tak ada yang menyangsikan kualitas Cech dalam menjadi tembok tebal di depan gawang .
Bukti kehebatan Cech dibuktikan dengan tiga kali meraih penghargaan kiper terbaik Premier League dan juga memegang rekor sebagai kiper dengan catatan cleansheet terbanyak bagi The Blues.
Namun siapa sangka, ternyata jalan karir Cech sebagai seorang kiper ternyata terbantu sebuah 'kecelakaan' di atas lapangan. Akibat pernah mengalami patah kaki saat masih kecil, pria asal Republik Ceko ini memutuskan untuk tak lagi menjadi outfield player.
Di awal karir, saya bermain sebagai gelandang tengah atau winger kiri. Ketika berusia delapan tahun, tim saya bertanding tanpa ada penjaga gawang yang datang. Karena saya terbiasa bermain sebagai kiper dalam olahraga hockey, akhirnya saya tertarik mencoba untuk bermain sebagai penjaga gawang, kenang Cech seperti dilansir situs resmi Chelsea.
Sejak saat itu, saya bermain fleksibel sebagai kiper atau juga outfield player. Namun ketika usia saya menginjak sepuluh tahu, saya mengalami patah kaki. Setelah pulih, saya tak bisa lagi bermain sebagai outfield player secara penuh 90 menit tanpa rasa sakit di kaki. Hal itu memudahkan saya untuk benar-benar beralih menjadi seorang penjaga gawang.
Kisah ini meninggalkan pesan kepada kita semua, bahwa akan selalu ada hikmah di balik sebuah musibah. Seandainya tidak mengalami patah kaki, rasanya Cech tak akan menjadi sosok kiper tangguh seperti yang dikenal dunia saat ini.[initial]
(cfc/mri)
Bukti kehebatan Cech dibuktikan dengan tiga kali meraih penghargaan kiper terbaik Premier League dan juga memegang rekor sebagai kiper dengan catatan cleansheet terbanyak bagi The Blues.
Namun siapa sangka, ternyata jalan karir Cech sebagai seorang kiper ternyata terbantu sebuah 'kecelakaan' di atas lapangan. Akibat pernah mengalami patah kaki saat masih kecil, pria asal Republik Ceko ini memutuskan untuk tak lagi menjadi outfield player.
Di awal karir, saya bermain sebagai gelandang tengah atau winger kiri. Ketika berusia delapan tahun, tim saya bertanding tanpa ada penjaga gawang yang datang. Karena saya terbiasa bermain sebagai kiper dalam olahraga hockey, akhirnya saya tertarik mencoba untuk bermain sebagai penjaga gawang, kenang Cech seperti dilansir situs resmi Chelsea.
Sejak saat itu, saya bermain fleksibel sebagai kiper atau juga outfield player. Namun ketika usia saya menginjak sepuluh tahu, saya mengalami patah kaki. Setelah pulih, saya tak bisa lagi bermain sebagai outfield player secara penuh 90 menit tanpa rasa sakit di kaki. Hal itu memudahkan saya untuk benar-benar beralih menjadi seorang penjaga gawang.
Kisah ini meninggalkan pesan kepada kita semua, bahwa akan selalu ada hikmah di balik sebuah musibah. Seandainya tidak mengalami patah kaki, rasanya Cech tak akan menjadi sosok kiper tangguh seperti yang dikenal dunia saat ini.[initial]
Baca Juga
Inilah Wajah Highbury, Delapan Tahun Setelah Dirobohkan
Tragis, Pemain Ini Meninggal Setelah Lakukan Selebrasi Akrobatik
Chamberlain Akui Dirinya Memang Mirip Kura-Kura Ninja
'Kembaran' Fabregas Jadi Buronan Polisi Inggris
Mangala Jadikan Kisah Pilu Kelumpuhan Sang Kakak Sebagai Motivasi
Kisah Lelucon Pelle Yang Membuat Van Gaal Naik Pitam
Alexis Sanchez Pernah Harus Berakrobat Demi Mendapatkan Uang
Ji-sung: Saya Pikir Hubungan Dengan MU Sudah Berakhir
Terungkap! Amnesia Kocak Kramer di Final Piala Dunia 2014
Nama Zouma Ternyata Terinspirasi Dari Legenda Hollywood
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersinar di Piala Dunia 2026, MU Kepincut Wonderkid Timnas Maroko Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 12:30
-
Manuel Ugarte Cedera Parah, MU Justru Cuan, Kok Bisa?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 12:00
-
MU dan Liverpool Patah Hati! Yan Diomande Pilih Gabung Raksasa Eropa Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:50
-
Sunderland Tolak Penawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:30
-
AC Milan Inginkan Mason Mount, MU: Enggak Dulu!
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:10
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:11
-
Hasil Brasil vs Jepang: Dramatis! Selecao Epic Comeback di Injury Time!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:03
-
Tempat Menonton Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 23:59
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 23:30
-
Tempat Menonton Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 23:00
-
Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 22:47
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang, 30 Juni 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 22:37
-
Manchester United Belum Siap Bersaing Meraih Gelar Juara Liga Inggris
Liga Inggris 29 Juni 2026, 21:48
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs RD Kongo, 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 21:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Ekuador 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






