Emtek Bahas Siaran Asian Games 2018 Bersama Menpora
Asad Arifin | 13 Agustus 2018 19:32
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) sebagai pemilik resmi hak siar Asian Games 2018 di Indonesia menemui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Pertemuan digelar untuk membahas soal siaran Asian Games 2018.
Emtek yang diwakili Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad, menjelaskan bahwa pemirsa tidak dapat menyaksikan Asian Games 2018 melalui siaran televisi satelit. Pasalnya, kata Harsiwi, pihaknya terbentur peraturan ketat yang diterapkan Dewan Olimpiade Asia (OCA).
Pertemuan dengan Pak Menteri, banyak pertanyaan pendapat dari masyarakat, kenapa tayangan Asian Games 2018 diacak. kami menjelaskan ke Pak Menteri, ini masalah hukum, kerja sama, legal dengan OCA, right holders atau pemilik hak siar Asian Games 2018 di seluruh dunia, ujar Harsiwi.
Kenapa Asian Games 2018 diacak? Untuk melindungi hak masing-masing televisi di seluruh dunia yang menayangkan Asian Games 2018, juga terlindungi, katanya menambahkan.
Tayangan Diacak

Harsiwi menjelaskan, kekhawatiran OCA cukup beralasan. Sebab, OCA tidak mau tayangan Asian Games 2018 dapat ditangkap oleh stasiun televisi di negara-negara lain.
Kalau tayangan di Indonesia melalui di satelit tidak diacak, yang terjadi nanti akan bisa diterima negara lain, itu masalah sesungguhnya, imbuh Harsiwi.
Emtek punya pemikiran terbalik dengan OCA. Justru, Emtek ingin tayangan Asian Games 2018 dapat disaksikan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk yang berlangganan televisi satelit.
Meskipun, kami dari Emtek Group sudah sejak 3 bulan lalu apply ke OCA bagaimana caranya supaya Asian Games 2018 tidak diacak satelit. Tapi memang usaha kami tersebut tidak berhasil, bahkan seminggu sebelum Asian Games 2018 dimulai, kami disurati OCA, kata Harsiwi.
Klarifikasi dari Emtek

Seperti halnya Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah Asian Games 2018 kali ini kepada Olympic Council of Asia (OCA), kami pun mengajukan diri sebagai Official Broadcaster untuk teritori negara Indonesia. Tidak hanya kami, semua perusahaan penyiaran di 45 negara peserta Asian Games, dan mungkin lebih banyak lagi negara, pun harus mengajukan diri untuk menjadi pemegang hak siar resmi di teritori masing-masing. Oleh karena itu, kami pun harus menaati peraturan dan ketentuan yang diterapkan oleh OCA, sekaligus menghormati hak dari Official Broadcaster di negara-negara lain.
Antusiasme rakyat Indonesia dalam mendukung pejuang-pejuang olahraga untuk mengharumkan nama bangsa kami pahami dan sudah kami perjuangkan dengan berkomunikasi dan bernegosiasi kepada OCA untuk dapat membuka siaran di ranah Free to Air Satellite yang digunakan juga oleh jutaan orang di Indonesia yang tidak dapat menangkap siaran kami dengan menggunakan antena UHF ataupun TV berbayar. Akan tetapi pihak OCA tetap belum memberi izin untuk hal tersebut, dengan alasan tayangan kita akan bisa diakses oleh Negara lain yang sudah memiliki hak siar tersendiri.
Oleh karena itu, kami dengan sangat terpaksa harus membatasi/mengenkripsi siaran di ranah Free to Air Satellite. Meskipun demikian, memperhatikan antusiasme dan kepentingan seluruh masyarakat Indonesia dalam menyaksikan Asian Games 2018, kami berusaha menyediakan siaran Asian Games di berbagai macam media, yang antara lain:
stasiun televisi SCTV, Indosiar, O Channel, Nexmedia sebagai bagian dari Emtek Group; konsorsium stasiun televisi lain yang meliputi Metro TV, TV One dan TVRI; semua provider TV Berbayar di Indonesia; situs daring vidio.com, yang menyediakan 13 channel live streaming; dan melalui aplikasi BBM.
Demikian kami sampaikan, mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dan agar dapat menjadi maklum.
Video Menarik

(liputan6.com/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Hasil Turki vs Prancis: Cedera Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Piala Eropa 26 September 2026, 05:28
-
Menang Tapi Belum Tajam: Analisis Statistik Timnas Indonesia Saat Gulung Singapura 2-0
Tim Nasional 25 September 2026, 22:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33








