Intimidasi Tim Tamu, Klub Tiongkok Rekayasa Kecelakaan Lalu Lintas
Editor Bolanet | 28 Agustus 2014 12:34
- Klub Australia, Western Sydney Wanderers mengalami pengalaman yang tak terlupakan saat bertanding menghadapi wakil Tiongkok, Guangzhou Evergrande dalam perempat final Liga Champions Asia kemarin (27/08). Mengantongi keunggulan agregat 1-0 di kandang sendiri, Wanderers harus menghadapi intimidasi yang tidak lazim dari kubu tuan rumah jelang turun di leg kedua yang dihelat di Tianhe Stadium, Guangzhou.
Beberapa di antaranya adalah sejumlah gedoran misterius di pintu hotel para pemain Wanderers, malam hari sebelum laga digelar. Selain itu, telepon kamar mereka juga berkali-kali dihubungi tanpa ada maksud yang jelas.
Puncaknya adalah saat rombongan Wanderers berangkat menaiki bus tim menuju Tianhe Stadium. Sejumlah oknum disinyalir merekayasa kecelakaan lalu lintas untuk mengganggu konsentrasi tim. Berikut kronologi kejadian tersebut berdasarkan pengakuan defender Wanderers, Brendan Hamill.
Sebuah mobil melintas begitu saja di depan bus kami, siapa tahu aksi tersebut ada hubungannya dengan sepakbola atau tidak, ungkap pemain 21 tahun tersebut seperti dilansir SBS.
Bus kami dipaksa mengerem mendadak, lalu kendaraan lain menabrak bus kami dari belakang. Untungnya ada bus cadangan yang sudah kami siapkan.
Cerita versi lain diberikan oleh defender Shannon Cole, yang menuding kecelakaan tersebut memang sebuah rekayasa.
Seseorang sengaja melintas di depan bus lalu menginjak rem secara mendadak. Bus kami menabrak mobil mereka, dan ada bus lain yang menghantam kami dari belakang, ungkap Cole dalam program radio Big Sport Breakfast.
Lima menit kemudian bis cadangan kami datang, disusul dengan kecelakaan lainnya. Tak hanya itu, di lapangan juga mereka melempari ratusan botol ke arah kami.
Meski mendapatkan intimidasi yang sedemikian rupa, Wanderers sendiri mampu tampil optimal di laga tersebut dan menelan kekalahan tipis 1-2. Dengan agregat sama kuat 2-2, Wanderers berhak lolos ke semifinal berkat keunggulan gol tandang untuk menghadapi Seoul FC.[initial]
(sbs/mri)
Beberapa di antaranya adalah sejumlah gedoran misterius di pintu hotel para pemain Wanderers, malam hari sebelum laga digelar. Selain itu, telepon kamar mereka juga berkali-kali dihubungi tanpa ada maksud yang jelas.
Puncaknya adalah saat rombongan Wanderers berangkat menaiki bus tim menuju Tianhe Stadium. Sejumlah oknum disinyalir merekayasa kecelakaan lalu lintas untuk mengganggu konsentrasi tim. Berikut kronologi kejadian tersebut berdasarkan pengakuan defender Wanderers, Brendan Hamill.
Sebuah mobil melintas begitu saja di depan bus kami, siapa tahu aksi tersebut ada hubungannya dengan sepakbola atau tidak, ungkap pemain 21 tahun tersebut seperti dilansir SBS.
Bus kami dipaksa mengerem mendadak, lalu kendaraan lain menabrak bus kami dari belakang. Untungnya ada bus cadangan yang sudah kami siapkan.
Cerita versi lain diberikan oleh defender Shannon Cole, yang menuding kecelakaan tersebut memang sebuah rekayasa.
Seseorang sengaja melintas di depan bus lalu menginjak rem secara mendadak. Bus kami menabrak mobil mereka, dan ada bus lain yang menghantam kami dari belakang, ungkap Cole dalam program radio Big Sport Breakfast.
Lima menit kemudian bis cadangan kami datang, disusul dengan kecelakaan lainnya. Tak hanya itu, di lapangan juga mereka melempari ratusan botol ke arah kami.
Meski mendapatkan intimidasi yang sedemikian rupa, Wanderers sendiri mampu tampil optimal di laga tersebut dan menelan kekalahan tipis 1-2. Dengan agregat sama kuat 2-2, Wanderers berhak lolos ke semifinal berkat keunggulan gol tandang untuk menghadapi Seoul FC.[initial]
Baca Juga
Hazard Curiga Costa Palsukan Umur
Bikin Stadion Sepi, Suporter PSV Tolak Adanya Wi-Fi di Stadion
Liburan, Ayah Giggs Diserang Gerombolan Babun di Taman Safari
Kisah Heroik Ibrahimovic Selamatkan Timnas Keterbelakangan Mental
Zlatan Cegah Dua Pemain Berkelahi Akibat Berebut Jersey
Ketahuan Fans Berat Real Madrid, Striker Baru Atletico Dimusuhi Fans
Kejutan Topeng Unik Pemain Liverpool Untuk Glen Johnson
Gabung MU, Di Maria Jalan-jalan Sore Nikmati Manchester
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















