Kasus Ramos vs Mohamed Salah Masuk dalam Soal Ujian di Universitas
Haris Suhud | 8 Juni 2018 15:19
Bola.net - - Insiden yang melibatkan Sergio Ramos dan Mohamed Salah di final Liga Champions 2018 menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Bukan hanya menjadi bahan diskusi di warung-warung kopi, tapi kejadian tersebut juga masuk dalam soal ujian di sebuah universitas jurusan hukum.
Seperti yang telah diketahui Salah menderita cedera bahu setelah berbenturan dengan Ramos. Hasilnya, pemain asal Mesir tersebut ditarik pada menit ke-31 dan digantikan oleh Adam Lallana.
Keluarnya Salah membuat Liverpool kehilangan pemain andalannya pada final Liga Champions. Padahal, The Reds sempat mendominasi pertandingan saat Salah masih bermain.
Setelah pertandingan, insiden antara Ramos dengan Salah menarik perhatian para pencinta sepakbola. Banyak yang menganggap kapten timnas Spanyol itu sengaja mencederai Salah.
Menariknya, tidak hanya marak protes lewat sosial media. Jurusan Hukum Suriah di Universitas Damaskus menjadikan insiden tersebut sebagai soal ujian.
Soal tersebut berbunyi, Sergio Ramos mencederai Mohamed Salah pada final Liga Champions Eropa 2018. Ramos tidak dapat dituntut jika dilihat dari empat hukum kriminal melakukan kekerasan dalam olahraga. Jelaskan kondisi tersebut.
Untuk Mahasiswa Baru

Pertanyaan soal insiden antara Sergio Ramos dan Mohamed Salah tersebut ditujukan untuk mahasiswa tahun pertama jurusan hukum Universitas Damaskus, Suriah.
Mohamed Salah sendiri saat ini tengah menjalani masa pemulihan setelah mengalami cedera tersebut. Mantan pemain Chelsea tersebut diharapkan segera pulih agar bisa kembali beraksi di Piala Dunia 2018.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST UPDATE
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




