Lionel Messi Didekati Klub Terburuk di Dunia, Isi Kontraknya Kocak Parah!
Yaumil Azis | 4 Juli 2021 16:03
Bola.net - Ada-ada saja keisengan yang terlintas dalam benak sejumlah klub papan bawah ketika mengetahui Lionel Messi berstatus tanpa klub saat ini. Salah satunya datang dari klub terburuk di dunia, Ibis.
Ini adalah kali pertama Messi berstatus tanpa klub. Semenjak menembus level profesional pada tahun 2004 lalu, namanya selalu muncul dalam skuat Barcelona. Raksasa Spanyol itu juga tak pernah lupa memperpanjang kontraknya.
Namun situasinya berbeda saat ini. Barcelona tengah dilanda krisis ekonomi. Mereka sedang mencari cara untuk membiayai kontrak sang bintang tanpa perlu khawatir berurusan dengan Financial Fair Play.
Kalau ini di tahun 2020, saat Barcelona masih dipimpin Josep Maria Bartomeu, Messi mungkin takkan berpikir panjang lagi untuk bergabung dengan klub lain. Situasinya juga berbeda buat Messi, yang diyakini mau bertahan di Barcelona.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ibis Ajak Messi Bergabung
Sementara Barcelona sedang merancang kontrak terbaik, ada saja ulah beberapa klub papan bawah yang seolah-olah ingin merekrutnya. Salah satunya datang dari klub yang menyandang predikat terburuk di dunia, Ibis.
Klaim tersebut tidak sembarangan disematkan kepada Ibis. Klub yang berbasis di Brasil tersebut ditetapkan sebagai yang terburuk oleh Guiness Book of World Records setelah melewati tiga tahun dan 11 bulan tanpa kemenangan sekalipun.
Ibis menjadi viral setelah mengunggah sebuah proposal kontrak buat Messi di media sosial Twitter. Lucunya, mereka memasukkan sejumlah klausul-klausul aneh yang harus dipenuhi Messi kalau ingin bergabung.
Klausul Kontrak yang Nyeleneh
Pertama, kontrak tersebut berlaku selam 15 tahun. Jika Messi bersedia memenuhinya, maka pria berkebangsaan Argentina itu bakalan bermain sampai usianya mencapai 48 tahun. Kontrak tersebut akan otomatis berakhir kalau Ibis menjadi juara.
Klausul aneh lainnya menyangkut soal pengakuan. Mereka meminta Messi untuk mengakui legenda Brasil, Pele, lebih baik ketimbang Diego Maradonna yang dikenal sebagai pemain paling berpengaruh di tanah Argentina.
Terakhir, Messi juga dilarang keras meminta apalagi memakai seragam No.10. Sebab nomor punggung tersebut dimiliki oleh seseorang pemain bernama Mauro Shampoo.
Klub Serie B, Como, juga sempat melakukan tindakan 'nyeleneh' lewat media sosial Instagram walaupun tak separah Ibis yang langsung membuat proposal kontrak. Mereka hanya membuat tangkapan layar palsu obrolan mereka dengan Messi melalui Whatsapp.
(Marca)
Baca Juga:
Man of the Match Argentina vs Ekuador: Lionel Messi
Termasuk Messi, Ini Starting Line-Up Tim Free Transfer Versi Transfermarkt
Lionel Messi Sudah Bukan Lagi Pemain Barcelona, Klub Serie B Ini Siap Merekrut!
Starting XI Pemain Free Transfer: Ramos Setim dengan Messi Dong!
Tanpa Ragu, Xavi Bilang Messi akan Teken Kontrak Baru di Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











