Mengintip Proses Pembuatan Brazuca, Bola Piala Dunia Bikinan Wanita Pakistan
Editor Bolanet | 4 Juni 2014 11:30
- Segenap publik sepakbola dunia telah mengetahui bahwa Brazuca, yang merupakan produk dari Adidas, telah diumumkan sebagai bola resmi Piala Dunia 2014. Namun tahukah anda, bahwa bola yang akan dipakai dalam turnamen sarat gengsi empat tahunan ini merupakan kreasi tangan para wanita Pakistan?
Pakistan memang tak memiliki reputasi yang bagus dalam prestasi sepakbola, namun mereka punya pabrikan bola dengan kualitas nomor satu di dunia. Adalah Forward Sports, yang telah menjadi mitra Adidas sejak 1995, yang mendapatkan kepercayaan untuk merakit bola canggih untuk Piala Dunia 2014 mendatang.
Uniknya, sebagian besar pekerja di perusahaan ini merupakan wanita rumah tangga. Para wanita ini dipilih karena dianggap dianggap lebih memiliki kerajinan dan ketelitian dibanding kaum pria. Mereka dibayar USD 100 sebulan untuk memproduksi bola yang tiap unitnya berharga USD 160 ini.
Para wanita yang hampir seluruhnya bercadar ini dituntut bekerja cepat untuk menyusun panel bola yang berbentuk rata selama 40 menit untuk menjadi sebuah produk jadi. Jika lebih dari waktu tersebut, bola tersebut dianggap produk gagal karena tingkat kemurnian bahannya turun drastis. Pabrik ini mampu memproduksi sampai 100 bola per jamnya.
Setelah jadi, bola masih mendapatkan sejumlah tes lanjutan yang cukup panjang seperti tes bentuk menggunakan program 3D, dan juga tes benturan menggunakan mesin khusus sebanyak 3,500 benturan dalam kecepatan 50 kilometer per jam.
Intip sekilas proses pembuatan Brazuca dalam galeri berikut. (afp/mri)
Pakistan memang tak memiliki reputasi yang bagus dalam prestasi sepakbola, namun mereka punya pabrikan bola dengan kualitas nomor satu di dunia. Adalah Forward Sports, yang telah menjadi mitra Adidas sejak 1995, yang mendapatkan kepercayaan untuk merakit bola canggih untuk Piala Dunia 2014 mendatang.
Uniknya, sebagian besar pekerja di perusahaan ini merupakan wanita rumah tangga. Para wanita ini dipilih karena dianggap dianggap lebih memiliki kerajinan dan ketelitian dibanding kaum pria. Mereka dibayar USD 100 sebulan untuk memproduksi bola yang tiap unitnya berharga USD 160 ini.
Para wanita yang hampir seluruhnya bercadar ini dituntut bekerja cepat untuk menyusun panel bola yang berbentuk rata selama 40 menit untuk menjadi sebuah produk jadi. Jika lebih dari waktu tersebut, bola tersebut dianggap produk gagal karena tingkat kemurnian bahannya turun drastis. Pabrik ini mampu memproduksi sampai 100 bola per jamnya.
Setelah jadi, bola masih mendapatkan sejumlah tes lanjutan yang cukup panjang seperti tes bentuk menggunakan program 3D, dan juga tes benturan menggunakan mesin khusus sebanyak 3,500 benturan dalam kecepatan 50 kilometer per jam.
Intip sekilas proses pembuatan Brazuca dalam galeri berikut. (afp/mri)
1 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

2 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

3 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

4 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

5 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

6 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

7 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

8 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

9 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

10 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
Piala Dunia 29 Juli 2026, 09:40
-
Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
Piala Dunia 29 Juli 2026, 07:51
-
Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
Liga Inggris 26 Juli 2026, 20:58
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


