Miris, Stadion Termahal Piala Dunia Kini Jadi Depot Bus Kota
Editor Bolanet | 11 Maret 2015 12:29
- Estadio Mane Garrincha yang terletak di Brasilia bisa dibilang merupakan salah satu stadion paling mewah yang disiapkan Brasil menyambut Piala Dunia 2014 silam. Stadion ini memakan biaya renovasi sebesar 660 juta Euro, atau yang termahal di antara stadion Piala Dunia yang disiapkan Brasil lainnya.
Tak hanya itu, nominal biaya pembangunan yang membengkak tiga kali lipat dari perkiraan awal tersebut membuat Mane Garrincha menjadi stadion termahal kedua di seantero jagad, hanya kalah dari 'katedral sepakbola' milik Inggris, Wembley Stadium. Namun siapa sangka, tak sampai setengah tahun setelah perhelatan Piala Dunia usai, Mane Garrincha kini berubah fungsi menjadi depot bus.
Esporte melaporkan bahwa pengelola stadion terus menerus merugi karena belum ada klub papan atas Brasil yang bersedia menyewa stadion tersebut. Hanya klub-klub kecil dengan suporter tak sampai 10 ribu seperti Brasilia FC dan Legiao FC yang menggunakan stadion tersebut, tentu cukup jauh jika dibandingkan dengan kapasitas Mane Garrincha yang mencapai 72 ribu penonton.
Estadio Mane Garrincha, kini menjadi terminal dadakan
Agar tak merugi lebih banyak lagi, pengelola Stadion mengijinkan kompleks bagian luar untuk dipergunakan sebagai depot perawatan bus kota. Meski tak memberikan pemasukan terlalu banyak, namun opsi tersebut terpaksa diambil ketimbang mereka mengalami kerugian yang lebih besar lagi.
Setiap harinya, 400 bus berlalu lalang di sekitar stadion, membuat Mane Garrincha lebih mirip terminal ketimbang stadion sepakbola. Sungguh sebuah pemandangan miris bagi stadion yang menjadi saksi laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2014 lalu antara Brasil kontra Belanda tersebut.[initial]
(esp/mri)
Tak hanya itu, nominal biaya pembangunan yang membengkak tiga kali lipat dari perkiraan awal tersebut membuat Mane Garrincha menjadi stadion termahal kedua di seantero jagad, hanya kalah dari 'katedral sepakbola' milik Inggris, Wembley Stadium. Namun siapa sangka, tak sampai setengah tahun setelah perhelatan Piala Dunia usai, Mane Garrincha kini berubah fungsi menjadi depot bus.
Esporte melaporkan bahwa pengelola stadion terus menerus merugi karena belum ada klub papan atas Brasil yang bersedia menyewa stadion tersebut. Hanya klub-klub kecil dengan suporter tak sampai 10 ribu seperti Brasilia FC dan Legiao FC yang menggunakan stadion tersebut, tentu cukup jauh jika dibandingkan dengan kapasitas Mane Garrincha yang mencapai 72 ribu penonton.
Agar tak merugi lebih banyak lagi, pengelola Stadion mengijinkan kompleks bagian luar untuk dipergunakan sebagai depot perawatan bus kota. Meski tak memberikan pemasukan terlalu banyak, namun opsi tersebut terpaksa diambil ketimbang mereka mengalami kerugian yang lebih besar lagi.
Setiap harinya, 400 bus berlalu lalang di sekitar stadion, membuat Mane Garrincha lebih mirip terminal ketimbang stadion sepakbola. Sungguh sebuah pemandangan miris bagi stadion yang menjadi saksi laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2014 lalu antara Brasil kontra Belanda tersebut.[initial]
Baca Juga
Keputusan Madrid Tolak Final Copa Disebut Bermuatan Politis
Siap Pindah, Di Maria Jual Rumahnya di Manchester
Kroos dan Ronaldo Wakili UEFA Serahkan Donasi ke Palang Merah
Gareth Bale Diam-Diam Mengidap Arachnophobia
Hadiahi Gervinho Pisang Raksasa, Feyenoord Terancam Sanksi
Rumah Pacar Messi Jadi Sasaran Perampokan
Momen Ketika Ibrahimovic Berfoto Bersama 'Dirinya Sendiri'
Bocah Imut Ini Memohon Mourinho dan Costa Gabung Aston Villa
Riset: Jumlah Fans Man City Sedunia Berkembang Pesat, MU Malah Turun
Puyol Pamer Gaya Ciuman Berbahaya Dengan Sang Pacar
Fans Madrid Lakukan Modifikasi Keren Lamborghini 'La Decima'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















