Pemain Muslim Newcastle Enggan Pakai Jersey Wonga
Editor Bolanet | 10 Oktober 2012 23:00
- Newcastle United baru saja menandatangani deal sponsorship dengan perusahaan pemberi pinjaman Wonga. Deal itu berdurasi empat tahun dan pastinya memberi penghasilan besar buat The Toon Army yang sedang dililit utang.
Namun masalah muncul setelah deal itu tercapai. Bintang-bintang yang beragama Islam dikabarkan bisa saja menolak memakai jersey dengan logo Wonga karena perusahaan itu dinilai melanggar hukum Islam.
Demba Ba, Papiss Cisse, Cheick Tiote dan Hatem Ben Arfa adalah para pemain yang berpeluang melakukan penolakan itu. Empat pemain itu bisa saja mengulang kisah penolakan Frederick Kanoute.
Kanoute menolak memakai jersey dengan logo 888.com yang merupakan rumah taruhan saat bermain bagi Sevilla. Karena itu, Kanoute jadi satu-satunya pemain yang mengenakan kostum 'kosongan' di Sevilla.
Bukan hanya dari kaum Muslim, deal dengan Wonga sebelumnya sudah mendapat banyak tentangan dari publik Newcastle. Wonga dikenal sebagai perusahaan lintah darat yang mengisap uang kaum miskin. Sebagai gambaran, jika ada fans Newcastle yang membeli jersey seharga 50 pound dengan uang pinjaman dari Wonga, mereka harus mengembalikannya sebesar 71,2 pound sebulan kemudian.
Ketua dewan kota Newcastle Nick Forbes mengatakan: Saya menentang dengan keras keputusan klub untuk bekerjasama dengan hiu keuangan seperti itu. Newcastle United jadi seperti institusi yang menghalalkan segala cara.
Banyak klub lain yang mengajukan protes kepada FA terkait deal itu. Wonga dianggap tak pantas menjadi sponsor klub sepakbola Inggris, terutama klub besar seperti Newcastle. (tdm/hsw)
Namun masalah muncul setelah deal itu tercapai. Bintang-bintang yang beragama Islam dikabarkan bisa saja menolak memakai jersey dengan logo Wonga karena perusahaan itu dinilai melanggar hukum Islam.
Demba Ba, Papiss Cisse, Cheick Tiote dan Hatem Ben Arfa adalah para pemain yang berpeluang melakukan penolakan itu. Empat pemain itu bisa saja mengulang kisah penolakan Frederick Kanoute.
Kanoute menolak memakai jersey dengan logo 888.com yang merupakan rumah taruhan saat bermain bagi Sevilla. Karena itu, Kanoute jadi satu-satunya pemain yang mengenakan kostum 'kosongan' di Sevilla.
Bukan hanya dari kaum Muslim, deal dengan Wonga sebelumnya sudah mendapat banyak tentangan dari publik Newcastle. Wonga dikenal sebagai perusahaan lintah darat yang mengisap uang kaum miskin. Sebagai gambaran, jika ada fans Newcastle yang membeli jersey seharga 50 pound dengan uang pinjaman dari Wonga, mereka harus mengembalikannya sebesar 71,2 pound sebulan kemudian.
Ketua dewan kota Newcastle Nick Forbes mengatakan: Saya menentang dengan keras keputusan klub untuk bekerjasama dengan hiu keuangan seperti itu. Newcastle United jadi seperti institusi yang menghalalkan segala cara.
Banyak klub lain yang mengajukan protes kepada FA terkait deal itu. Wonga dianggap tak pantas menjadi sponsor klub sepakbola Inggris, terutama klub besar seperti Newcastle. (tdm/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ederson Beres, Manchester United Bakal Beli Gelandang Lagi?
Liga Italia 28 Mei 2026, 23:25
LATEST UPDATE
-
Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
Piala Dunia 15 Juni 2026, 06:33
-
Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
Piala Dunia 15 Juni 2026, 06:16
-
Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
Piala Dunia 15 Juni 2026, 05:24
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Tanjung Verde
Piala Dunia 15 Juni 2026, 05:21
-
Hasil Belanda vs Jepang: Cetak Gol Menit 89, Samurai Biru Menolak Kalah!
Piala Dunia 15 Juni 2026, 04:55
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
Piala Dunia 15 Juni 2026, 04:21
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
Piala Dunia 15 Juni 2026, 03:41
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













