Pemilik Klub Hoffenheim Bantu Kembangkan Vaksin Virus Corona
Dimas Ardi Prasetya | 17 Maret 2020 21:49
Bola.net - Pemilik klub Hoffenheim Dietmar Hopp memiliki sebuah perusahaan farmasi bernama CureVac, yang kini tengah berusaha mengembangkan vaksin untuk melawan Virus Corona.
Virus Corona menyebar secara masif ke seluruh dunia. Berawal dari Wuhan, China, pada Desember 2019 lalu, kini sudah ratusan ribu orang yang terinfeksi virus bernama Covid-19 tersebut.
Virus itu sudah tersebar ke benua Eropa dan Amerika. Covid-19 tak bisa terbendung penyebarannya karena saat ini memang belum ada vaksinnya.
Dan sekarang, Dietmar Hopp bisa jadi tengah memainkan peran penting untuk bisa memenangi perang melawan virus yang menyerang sistem pernafasan tersebut.
Virus tersebut juga melumpuhkan aktivitas olahraga di dunia. Termasuk tentunya kegiatan sepak bola. Liga-liga di seluruh dunia, termasuk di Bundesliga, juga terpaksa dihentikan sementara hingga wabah itu menghilang.
Perkembangan Positif dan Usaha Culas Trump
CureVac adalah perusahaan yang berbasis di Tubingen. Menurut berbagai laporan, termasuk AS, perusahaan itu telah membuat perkembangan positif dalam mengembangkan vaksin Virus Corona.
CureVac juga menggandeng Bill & Melinda Gates Foundation. Keduanya sebelumnya menciptakan banyak vaksin untuk melawan berbagai macam penyakit menular di dunia.
Di saat CureVac masih mengembangkan vaksin tersebut, beredar kabar bahwa Presiden Amerika Serikat yakni Donald Trump bersikap culas. Ia dikabarkan siap membayar CureVac dengan sangat mahal.
Syaratnya, saat vaksin itu jadi, mereka harus menyerahkannya secara eksklusif pada Amerika Serikat. Trump juga dikabarkan ingin mendapatkan semua akses ke berkas penelitian mereka terkait vaksin tersebut. Kabar ini sebelumnya dilansir oleh surat kabar asal Jerman, Welt am Sonntag.
Vaksin untuk Dunia
Namun untungnya CureVac tak mau menuruti permintaan Donald Trump. Dietmar Hopp mengatakan vaksin itu tak akan jadi milik satu pihak secara ekslusif.
Hopp menegaskan vaksin itu tidak dijual. Ia menegaskan vaksin tersebut akan digunakan untuk membantu semua orang di dunia. Sikap tegas Dietmar Hopp ini mendapat pujian dari menteri Ekonomi Jerman, Peter Altmaier.
“Ini adalah keputusan besar oleh manajemen perusahaan. Dengan keputusan mereka untuk menawarkan vaksin yang mungkin ke seluruh dunia, mereka memperjelas apa jalan ke depan dalam perang melawan krisis ini. Jerman tidak untuk dijual."
Dietmar Hopp sendiri termasuk sosok yang dibenci di Jerman, khususnya oleh para fans sepak bola di negeri tersebut. Sebelumnya ia pernah mendapat protes dari fans Bayern Munchen. Kebencian ini tak lepas dari caranya membiayai klub.
(AS)
Baca Juga:
35% Pemain dan Staff Valencia Positif Terjangkit COVID-19
Cerita Pemain Atalanta Tentang Bergamo yang Kini Jadi Kota Mati
FIFA 20 Ultimate QuaranTeam Cup: Tidak Ada Sepak Bola, yang Virtual pun Boleh!
Mertens Apresiasi Tenaga Medis di Garis Depan Melawan Corona
Muncul Isu Liverpool Bisa Juara karena Musim Sudah 75%, Benarkah?
Zola Ingatkan Inggris Bahaya Nyata Virus Corona
Mereka-mereka yang Menolak Liverpool Auto Juara
Jurgen Klopp 'Latih' Skuad Liverpool Lewat Grup WhatsApp
Dipaksa Main Saat Pendemi Corona, Seperti Ini Bentuk Protes Pemain Gremio
Begovic Bicara Kegabutannya Kala Kompetisi Terhenti & Harapan untuk Sepak Bola Saat Corona Menggila
Italia Dikarantina, Begovic: Seperti Adegan di Film-Film
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
Bolatainment 29 Mei 2026, 16:53
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















