Polres Malang Kota Akan Dalami Pengaduan Aremania Terkait Koordinator SOS
Dimas Ardi Prasetya | 22 Desember 2018 18:25
Bola.net - - Polres Malang Kota angkat bicara soal pengaduan yang dilayangkan Aremania (julukan kelompok suporter Arema, red) pada Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali. Mereka mengaku masih akan mempelajari dulu aduan yang disampaikan ke Polres Malang Kota, Sabtu (22/12) ini.
Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna SIK, mengaku sejauh ini belum mendapat laporan soal pengaduan Aremania ini. Namun, ia menyebut bahwa prosedur normal dari pengaduan adalah mempelajari dulu aduan tersebut.
"Kami akan lihat terlebih dulu," ujar AKP Komang Yogi, di Mapolres Malang Kota, Sabtu (22/12).
Menurutnya, dengan pendalaman penyelidikan, kasus ini akan dapat diurai, siapa korban, siapa terlapor. Pemeriksaan ini dilakukan karena adanya laporan masyarakat di Malang.
"Kami harus dalami, nggak serta-merta kami tolak," ucapnya.
"Setelah ketahuan hasilnya, akan kami lakukan gelar perkara," AKP Komang Yogi menambahkan.
Bagaimana tanggapan kepolisian perihal aduan Aremania ini? Simak selengkapnya di bawah.
Aremania Berhak Melapor
AKP Komang Yogi menegaskan bahwa sekelompok Aremania ini berhak untuk mengajukan pengaduan. Pengaduan, sambungnya, bisa diajukan oleh siapa pun yang melihat, mendengar, atau merasakan hal yang dialami.
"Nanti pada saat pemeriksaan akan diketahui siapa korbannya. Namun, untuk pelaporan, tidak ada masalah. Siapa pun bisa," papar perwira Polri ini.
"Intinya, silakan saja, siapa pun boleh melapor. Nanti, ketika jadi pengaduan dan laporan dan kami selidiki, akan ketahuan siapa korbannya. Nah, ini nanti yang akan kami sarankan untuk melapor kembali," imbuhnya.
Mungkin Dilimpahkan ke Surabaya
Lebih lanjut, AKP Komang Yogi menyebut bahwa kasus ini bisa jadi akan dilimpahkan ke Surabaya. Pasalnya, locus delicti, atau tempat kejadiannya, berada di Surabaya.
"Suatu perkara kan seharusnya dilakukan sesuai dengan lokasi di mana kejadian tersebut. Kalau memang di Malang, monggo. Namun, jika di luar malang, kami bisa berkoordinasi dengan pihak yang berwenang di lokasi tersebut," ucapnya.
"Kalau kami nanti dalami dari pelapor kejadian ini berada di Surabaya, bisa jadi akan kami limpahkan ke Surabaya," ia menandaskan.
Berita Video
Tak terasa sudah di penghujung tahun 2018 dan berikut hal-hal besar yang terjadi pada tahun ini di dunia olahraga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Presiden 2026 - Semifinal: Duel Penentu Tiket Final Hanya di Vidio
Bola Indonesia 3 Agustus 2026, 16:36
-
Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FC
Bola Indonesia 1 Agustus 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
3 Faktor yang Membuat Singapura Jadi Ancaman Bagi Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:41
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Laga Kontra Singapura Dinilai Tak Akan Mudah
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:37
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Siapa Lebih Unggul?
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 12:13
-
Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
Liga Italia 5 Agustus 2026, 10:43
-
Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Mykhailo Mudryk di Chelsea
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 10:13
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16









