Terungkap! Alasan Ilmiah di Balik Ritual Kumur-Kumur dan Menyemburkan Air Cristiano Ronaldo yang Bikin Banyak Orang Penasaran
Asad Arifin | 1 Desember 2025 19:51
Bola.net - Cristiano Ronaldo selalu menjadi pusat perhatian, bukan hanya karena ketajamannya mencetak gol, tetapi juga kebiasaan-kebiasaan kecil yang ia lakukan di lapangan.
Salah satu yang paling sering terlihat adalah ritual kumur-kumur dan menyemburkan air, sesuatu yang tampak sederhana tetapi menyimpan cerita besar di baliknya. Banyak yang semula mengira itu sekadar kebiasaan atau gaya, padahal ada alasan ilmiah yang cukup mengejutkan.
Pada usia 40 tahun, Ronaldo masih tampil kompetitif. Kariernya yang membentang panjang, dari Sporting Lisbon, Manchester United dalam dua periode, Real Madrid, Juventus, hingga kini Al Nassr, tidak lepas dari standar profesionalisme yang ia jaga dengan disiplin ekstrem.
Setiap detail, termasuk cara ia 'minum' di tengah pertandingan, rupanya dirancang untuk menjaga performa tetap optimal.
Kini terungkap, aksi kumur-kumur Ronaldo sesungguhnya berkaitan langsung dengan strategi fisik elite. Alih-alih meneguk air, ia justru memakai larutan khusus untuk mempengaruhi respons tubuhnya selama laga.
Ritual Kumur Ronaldo yang Ternyata Bukan Sekadar Gaya

Banyak pemain, termasuk Ronaldo, terlihat tidak benar-benar minum saat pertandingan berlangsung. Mereka hanya membasahi mulut, kemudian menyemburkan air itu. Hal yang tampak aneh bagi sebagian orang tersebut sebenarnya punya fungsi ilmiah.
Menurut penjelasan yang beredar luas dari pakar performa atlet, termasuk akun 45performancepro, kebiasaan itu berhubungan dengan 'carbohydrate mouth rinse' atau obat kumur karbohidrat.
"Mereka menggunakan obat kumur karbohidrat: obat kumur dengan karbohidrat yang mengaktifkan reseptor di mulut dan 'menipu' otak, mengurangi rasa lelah dan memberikan rasa berenergi, tanpa perlu menelan," tulisnya.
Artinya, Ronaldo memanfaatkan stimulus saraf mulut agar otaknya merespons seperti sedang mendapat suplai energi, meski tak ada cairan yang masuk ke lambung. Cara ini dapat meningkatkan performa tanpa mengganggu perut selama aktivitas intens.
Alasan Ilmiah: Mengurangi Risiko Ketidaknyamanan dan Maksimalkan Energi

Selama pertandingan berintensitas tinggi, minum terlalu banyak dapat menyebabkan rasa penuh di perut, mual, hingga mengganggu ritme permainan. Itulah sebabnya beberapa atlet level tertinggi memilih strategi alternatif untuk tetap merasa bertenaga.
"Mengapa? Minum saat olahraga intens dapat menyebabkan perut tidak nyaman. Oleh karena itu, hidrasi berat terjadi sebelum pertandingan dan saat istirahat, bukan di tengah-tengah pertandingan," tulis 45performancepro.
Dengan kata lain, Ronaldo dan para pemain elite melakukan hidrasi penuh sebelum laga dan saat jeda. Ritual Ronaldo yang tampak sederhana itu kini punya konteks baru: bukti betapa detailnya ia merawat performanya.
Sumber: SportBible
Baca Ini Juga:
Polemik Penghapusan Sanksi Ronaldo: FIFA Terancam Digugat Menjelang Piala Dunia
FIFA Terancam Digugat Soal Penghapusan Sanksi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Tanpa Cristiano Ronaldo, Al Nassr Menang 4-0 Lawan FC Istiklol dan Lolos 16 Besar AFC Champions League Two
Ronaldo Bebas Hukuman di Piala Dunia 2026 Usai Kartu Merah Lawan Irlandia
Cristiano Ronaldo Cetak Gol Salto Spektakuler di Usia 40 Tahun, Memang Layak Disebut GOAT!
Hasil Al-Nassr vs Al Khaleej: Cristiano Ronaldo Sempurnakan Kemenangan dengan Gol Akrobatik Memukau
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Man Utd vs Roma: Bruno Fernandes
Liga Champions 4 November 2026, 06:08
-
Hasil Man Utd vs Roma: Brace Cunha Bawa Setan Merah Comeback dan Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 05:35
-
Tempat Menonton Man Utd vs Roma di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:10
-
Carlos Baleba Yakin Manchester United Bisa Bangkit dari Periode Sulit
Liga Champions 3 November 2026, 21:56
-
Live Streaming Man Utd vs Roma: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:27
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

