Versi Cavani, Jamaika Merupakan Negara dari Afrika!
Editor Bolanet | 12 Juni 2015 14:31
- Sebuah kisah unik datang dari bomber andalan , Edinson Cavani yang kini tengah bersiap membela negaranya di ajang Copa America 2015.
Los Celeste dijadwalkan bakal menjalani laga perdana pada Minggu (14/6) dini hari besok dengan menghadapi tim undangan, . Cavani pun dimintai pendapatnya tentang sang calon lawan tersebut, sayang ia membuat kesalahan fatal.
Seperti tim Afrika lainnya, Jamaika akan sangat kuat, demikian jawaban Cavani ketika ditanya pendapatnya tentang Jamaika seperti dilansir Guardian.
Ya, bomber itu menyebut Jamaikan merupakan negara di Benua Afrika! Padahal sejatinya, Jamaika adalah sebuah negara yang terletak di wilayah Kepulauan Karibia.
Sadar telah melakukan kesalahan, Cavani pun akhirnya langsung meminta maaf kepada Jamaika lewat sebuah twit di akun Twitter pribadinya. Berikut bunyi permintaan Cavani selengkapnya.
Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada Jamaika dan rakyatnya.
Menurut saya, saya telah membandingkan dua gaya dan karakter bermain yang sama antara tim Anda dan tim Afrika lainnya, namun kenyataannya adalah saya menunjukkan alasan saya dan berakhir buruk dan dirasakan sangat salah.
Saya meminta maaf dan berharap hal ini disikapi dengan bercanda dan bukan sebuah hal yang mengganggu.
(tw/pra)
Los Celeste dijadwalkan bakal menjalani laga perdana pada Minggu (14/6) dini hari besok dengan menghadapi tim undangan, . Cavani pun dimintai pendapatnya tentang sang calon lawan tersebut, sayang ia membuat kesalahan fatal.
Seperti tim Afrika lainnya, Jamaika akan sangat kuat, demikian jawaban Cavani ketika ditanya pendapatnya tentang Jamaika seperti dilansir Guardian.
Ya, bomber itu menyebut Jamaikan merupakan negara di Benua Afrika! Padahal sejatinya, Jamaika adalah sebuah negara yang terletak di wilayah Kepulauan Karibia.
Sadar telah melakukan kesalahan, Cavani pun akhirnya langsung meminta maaf kepada Jamaika lewat sebuah twit di akun Twitter pribadinya. Berikut bunyi permintaan Cavani selengkapnya.
Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada Jamaika dan rakyatnya.
Menurut saya, saya telah membandingkan dua gaya dan karakter bermain yang sama antara tim Anda dan tim Afrika lainnya, namun kenyataannya adalah saya menunjukkan alasan saya dan berakhir buruk dan dirasakan sangat salah.
Saya meminta maaf dan berharap hal ini disikapi dengan bercanda dan bukan sebuah hal yang mengganggu.
Hmm, ada-ada saja ya, Bolaneters. [initial]
Sisi Lain Sepakbola!
- Dijadikan Spanduk Kampanye, Messi Marah
- Neymar Ditantang Juara Dunia Freestyler Inggris
- Yaya Toure Alih Profesi Jadi Supir Truck
- Di Maria & Rooney Bintangi Iklan Minuman Nyleneh
- Dihibur Pelatih Spanyol, Casillas Meronta
- Game Ronaldo Ajak Fans Kucing-kucingan dengan Paparazzi
- Kepala Empat, Legenda Barca Masih Sanggup Cetak Gol
- Di Tengah Perang Gaza, Klub Palestina Kirim Pesan Damai Pada Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Bangun Istana Mewah di Portugal, Nilainya Tembus Rp500 Miliar
Bolatainment 30 Januari 2026, 04:50
-
Giuliana Vigile Mendadak Viral: Asisten Wasit Spek Bidadari dari Serie D Italia
Bolatainment 28 Januari 2026, 21:39
LATEST UPDATE
-
Trauma Panjang Timnas Italia: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022
Piala Dunia 31 Maret 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56


















