5 Catatan Gemilang Kento Momota di Ajang Bulu Tangkis 2019
Anindhya Danartikanya | 21 Desember 2019 09:15
Bola.net - Musim bulu tangkis 2019 telah usai. Kento Momota pun sukses menggores rekor fantastis di sektor tunggal putra sepanjang tahun ini. Ia mengoleksi 11 gelar, termasuk Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Asia, dan All England. Ia juga mengakhiri kiprah tahun ini dengan luar biasa.
Terbaru, pemain berusia 25 tahun tersebut berhasil mengalahkan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, di laga final BWF World Tour Final 2019 di Guangzhou, China, pada Minggu (15/12/2019) lalu.
Dalam laga itu, Momota menang dengan skor 17-21, 21-17, dan 21-14, namun kemenangan itu ia dapat dengan usaha super keras. Anthony bisa meladeni permainan Momota dengan alot dan sengit. Sayang, keberuntungan sedang tidak berpihak kepada Anthony.
Sepanjang 2019, Momota menorehkan catatan menarik. Berikut rangkuman lima fakta unik sepanjang 2019.
Ungguli Rekor Lee Chong Wei
Torehan Momota tahun ini bisa dibilang menakjubkan. Ia berhasil mengungguli rekor legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei, yang tadinya memegang rekor gelar terbanyak, yakni 10 gelar, tepatnya pada 2010.
Sembilan tahun berselang, rekor Lee Chong Wei itu akhirnya patah. Momota berhasil menyalip torehannya dengan menjadi kampiun dari 11 kompetisi sepanjang 2019. Meski begitu, Momota malah merasa belum pantas disandingkan dengan Lee Chong Wei.
“Meskipun saya memecahkan rekor Lee Chong Wei, saya tidak berpikir saya bisa dibandingkan dengannya sebagai pemain dan sebagai manusia. Saya merasa belum menjadi pemain legendaris, tetapi saya akan bekerja keras untuk bermain bagus di turnamen mendatang,” kata Momota, seperti dilansir situs BWF.
Hanya Kalah 6 Kali dalam 73 Pertandingan
Sejauh ini, belum ada pebulu tangkis putra yang berhasil menorehkan catatan luar biasa seperti Momota. Bahkan Lee Chong Wei, dan bintang besar China, Lin Dan, pun belum pernah memenangkan 11 turnamen dalam satu musim.
Momota tercatat bermain dalam 73 laga tahun ini, dan ia hanya kalah enam kali. Kekalahan itu masing-masing dialami pada turnamen Malaysia Masters, Indonesia Masters, Malaysia Terbuka, Indonesia Terbuka, Piala Sudirman, dan Prancis Terbuka.
Raup Hadiah Menakjubkan
Prestasi Momota berpengaruh terhadap pendapatannya tahun ini. Melansir situs resmi BWF, Momota berhasil mencatatkan rekor nominal hadiah dalam setahun sebesar 506. 900 dolar AS atau sekitar Rp7,09 miliar.
Hadiah tersebut didapat dari 11 gelar sepanjang tahun ini. Angka itu terbilang luar biasa. Momota menjadi tunggal putra pertama yang berhasil membawa pulang hadiah lebih dari setengah juta dolar AS.
Tak Tergoyahkan di Peringkat 1
Performa Momota juga berpengaruh terhadap ranking dunia BWF. Momota belum pernah turun peringkat sepanjang tahun 2019. ia terus menempati ranking satu sebagai tunggal putra terbaik dunia sepanjang tahun. Dia mengalahkan tunggal putra asal China Taipei, Chou Tien Chen, yang duduk di peringkat kedua.
Sementara dua tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting duduk di posisi enam dan tujuh pada peringkat BWF. Performa dua tunggal putra andalan Indonesia itu kurang stabil pada musim ini.
Pemain Terbaik Dunia
Konsistensi Momota membuatnya menjadi raja bulu tangkis dunia saat ini. Momota dinobatkan sebagai Male Player of the Year (Pemain Putra Terbaik Dunia) oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada 9 Desember 2019.
Penghargaan itu diraih setelah Momota berhasil memenangkan 10 kompetisi internasional musim ini (penghargaan diberikan sebelum event BWF World Tour Final dimulai).
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Hesti Puji Lestari/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 20 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









