Ahsan/Hendra Beberkan Pelecut Semangat Raih Prestasi di Bulu Tangkis
Anindhya Danartikanya | 26 Agustus 2019 16:20
Bola.net - Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sukses merebut medali emas di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019, Minggu (25/8/2019), di usia yang tak lagi muda. Hendra tepat menginjak 35 tahun, sementara Ahsan 31 tahun.
Di partai final, Ahsan/Hendra mengalahkan ganda Jepang, Takuto Hoki/Yugo Kobayashi, dalam pertarungan tiga gim 25-23, 9-21, 21-15. Kedua pemain Jepang tersebut sama-sama masih berusia 24 tahun, alias jauh di bawah usia Ahsan/Hendra.
Tak banyak pemain yang masih berprestasi gemilang di usia seperti Ahsan/Hendra. Tak sedikit bintang bulu tangkis dunia yang sudah meredup atau pensiun pada usia di atas 30 tahun. Tapi mereka malah sedang on fire. Sebelum menyabet gelar Kejuaraan Dunia, The Daddies juga menjuarai turnamen bergengsi, All England 2019.
Ahsan/Hendra juga juara di Selandia Baru Terbuka 2019. Berkat performa konsisten dan menawan tersebut, Ahsan/Hendra kini bercokol di peringkat dua dunia. Ganda putra Indonesia yang pernah berpisah tersebut seperti terlahir kembali. Mereka membuktikan usia bukan penghalang untuk berprestasi.
Semangat Tercipta dari Target
Ahsan/Hendra bahkan tak menutupi ambisi untuk tampil di Olimpiade 2020 demi mengejar medali emas. Selama berpasangan, mereka memang belum pernah merengkuh titel prestisius tersebut. Hendra pernah meraih medali emas pada Olimpiade 2008, tapi saat berpasangan dengan Markis Kido.
Bagaimana cara mereka tetap punya semangat tinggi di usia yang tak lagi muda? "Bagi saya harus ada target. Kalau tanpa target saya bermain mau mengejar apa?" kata Hendra.
Hendra berusaha tak mau kalah dengan pemain-pemain lain yang lebih muda. Itu sudah dibuktikannya bersama Ahsan, termasuk pada final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Ahsan/Hendra sama sekali tak mau mengalah pada Hoki/Kobayashi.
Bahkan Ahsan/Hendra terlihat masih sangat haus gelar meski sama-sama sudah pernah mengantongi titel bergengsi itu. Sebelum ajang 2019, Hendra tiga kali juara dunia, adapun Ahsan dua kali. Tapi, mereka tetap ngotot menambah koleksi gelar. "Saya cuma berusaha untuk tidak mau kalah melawan pemain-pemain muda," kata Hendra.
Masih Semangat Seperti Pemain Muda
Berusaha tak kalah dengan pemain muda butuh perjuangan keras. Usia tak bisa dibohongi. Tenaga Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sudah tak sekuat saat masih berada di usia emas sebagai atlet. Mereka harus cerdik mengatur dan menempa dirinya.
Apa yang mereka lakukan supaya tetap kompetitif? "Paling tidak porsi latihan saya sama dengan pemain-pemain muda. Saya tak berusaha menguranginya," kata Hendra. Resep lainnya tampaknya adalah berusaha menjaga terus haus gelar.
Bahkan, sesaat setelah mengalahkan Hoki/Kobayashi di Basel, Swiss, Ahsan sudah memikirkan laga-laga berikutnya. “Alhamdulillah, kami senang bisa menjadi juara dunia yang ketiga kalinya. Pastinya bersyukur dan sangat senang semoga ke depannya bisa jadi juara-juara lagi,” kata Ahsan.
Asian Games 2018 Jadi Pelecut Semangat
Hendra juga menyatakan salah satu pemicu dirinya dan Ahsan punya motivasi tinggi meraih berbagai prestasi. Salah satunya Asian Games 2018, yakni saat PBSI lebih memilih dua ganda putra terbaik saat itu, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Momen itu memantik semangat Ahsan/Hendra untuk membuktikan diri. "Saat itu mereka yang terbaik, mereka yang turun di Asian Games. Jadi setelah itu saya ingin membuktikan kami masih bisa (meraih berbagai prestasi)," kata Hendra.
Ambisi Ahsan/Hendra ingin membuktikan diri sejauh ini sudah menunjukkan hasil positif. Selepas Asian Games 2018, Ahsan/Hendra telah mengantongi titel All England 2019 dan Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. The Daddies juga di jalur yang tepat untuk menyabet tiket ke Olimpiade 2020.
Sumber: Bolacom/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Yus Mei Sawitri dan Wiwig Prayugi/Published: 26 Agustus 2019
Baca Juga:
Ducati Soal Kecelakaan Dovizioso: Tak Perlu Salahkan Quartararo
Tabrak Oliveira, Zarco Dijatuhi Penalti untuk MotoGP Misano
Mengira Finis Terbuncit, Jorge Lorenzo Senang Dapat Poin
Valentino Rossi Kecewa Gagal Penuhi Ekspektasi di MotoGP Inggris
Marc Marquez Akui Sulit Cari Kelemahan Alex Rins di Silverstone
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





