Hebatnya Indonesia, Sebar Pelatih Bulu Tangkis Kelas Dunia di 9 Negara
Dimas Ardi Prasetya | 4 Agustus 2021 06:30
Bola.net - Indonesia tak cuma dikenal memiliki atlit-atlit bulu tangkis yang sangat hebat namun juga merupakan produsen pelatih olahraga tepok bulu kelas dunia.
Atlet bulu tangkis Indonesia memiliki tradisi kuat menyumbang medali emas di Olimpiade sejak 1992 silam. Namun, kontribusi Indonesia untuk dunia bulutangkis bukan hanya pemain-pemain hebat, tetapi juga barisan pelatih andal.
Baru-baru pelatih asal Indonesia yang mencuat namanya adalah Muamar Qadafi. Dia pelatih pemain Guatemala, Kevin Cordon, yang tampil luar biasa di Olimpiade Tokyo 2020, hingga menembus semifinal, tapi gagal dalam perebutan medali perunggu kontra tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.
Pencapaian Cordon itu tidak datang dengan mudah. Ia akhirnya sampai pada titik tersebut pada usia 35 tahun, di olimpiadenya yang keempat. Yang jelas, Indonesia punya peran pada pencapaian bersejarahnya.
Kisah Muamar Qadafi
Muamar Qadafi adalah pelatih Indonesia asal Solo, Jawa Tengah. Baginya, Guatemala bukan negara yang asing. Dia sudah periode melatih di sana. "Periode pertama dari 2009 hingga 2010. Periode kedua dari 2017 sampai sekarang," kata Qadafi, seperti dikutip dari Badminton Asia.
Cerita bermula ketika dua rekannya di PB Djarum, Roy Purnomo dan Agustinus Sartono, menjadi sparring partner di Peru.
''Saat itu, pelatih Peru asal China ingin mengundurkan diri. Sang pelatih memberi tahu kedua temannya bahwa ia membutuhkan seseorang untuk melanjutkan tugasnya,'' kenang pria kelahiran 30 Oktober 1981 itu.
Akhirnya pada 2005 Qadafi memutuskan keluar dari PB Djarum dan terbang ke Peru. Pada awalnya, namanya tidak diketahui.
''Setelah saya membawa Peru ke Kejuaraan PanAm Junior 2006, kompetisi seperti Kejuaraan Junior Asia di Asia, orang-orang perlahan mulai mengenali saya,'' kata Qadafi, yang kini tinggal di Yogyakarta saat kembali ke Indonesia.
Saat menjadi lebih terkenal, ia menerima tawaran untuk melatih di Guatemala. Namun, dia hanya di sana selama satu musim.
Pada periode pertama, Qadafi melakukan perjalanan ke berbagai negara. Hingga akhirnya tawaran kedua kembali datang kepadanya pada 2017.
“Saya kembali ke Peru dan juga melatih di Meksiko,” lanjutnya. Dengan pengalaman yang lebih matang, Qadafi membuat Guatemala menjadi kekuatan bulutangkis di Amerika Latin.
Tangan Dingin Flandy Limpele
Tangan dingin pelatih Indonesia juga ada di Malaysia. Kehadiran Flandy Limpele mengantarkan negara itu meraih perunggu di nomor ganda putra Olimpiade Tokyo 2020 melalui pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang mengalahkan ganda senior Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada rubber game 17-21, 21-17, 21-14.
Flandy baru bergabung dengan tim Malaysia baru-baru ini. Namun, bahkan dalam waktu yang relatif singkat, sentuhannya membuahkan hasil.
Flandy dulunya adalah pemain bulutangkis ganda. Dia memenangkan medali perunggu di ganda putra di Olimpiade Athena 2004 ketika dipasangkan dengan Eng Hian. Di Tokyo 2020, Eng Hian melatih ganda putri Indonesia dan membawa timnya, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, meraih medali emas.
Sebelum menangani Malaysia, Flandy adalah pelatih India. Dia membawa Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty ke posisi 10 besar dunia. Pencapaian itu sudah lama tidak dibukukan pasangan ganda India.
Daftar Pelatih Indonesia di Luar Negeri
Saat ini, setidaknya ada 12 pelatih Indonesia di sembilan negara berbeda di berbagai penjuru dia.
1. Hendrawan - Malaysia
2. Flandy Limpele - Malaysia
3. Paulus Firman - Malaysia
4. Indra Wijaya - Malaysia
5. Mulyo Handoyo - Singapura
6. Rexy Mainaky - Thailand
7. Namrih Suroto - India.
8. Imam Teguh - Finladia
9. Davis Efraim - Irlandia
10. Didi Purwanto - Hungaria
11. Indra Bagus - Belgia
12. Muamar Qadafi - Guatemala.
Sumber Asli: Badminton Asia
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri
Published: 03/08/2021
Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa pembaca Bola.net saksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streamingnya dengan mengklik tautan ini.
Jangan Lewatkan:
Tak Dapat Emas, Anthony Ginting Tetap Senang Raih Perunggu di Olimpiade 2020
Sedih Tak Bawa Pulang Medali Olimpiade, Kevin Cordon Akui Kekuatan Anthony Ginting
Manchester United & Chelsea Ikut Rayakan Kemenangan Greysia/Apriyani di Olimpiade Tokyo 2020
Terungkap, Kata-kata Motivasi dari Apriyani untuk Greysia: Berlari Bersamaku, Jangan berjalan
Ada Greysia/Apriyani, Ini Daftar Peraih Emas Bulu Tangkis Bagi Indonesia Dalam Sejarah Olimpiade
Raih Emas Olimpiade 2020, Greysia/Apriyani Dapat Cabang Baso Aci Akang dari Arief Muhammad
Highlights Bulu Tangkis Olimpiade 2020: Greysia/Apriyani Raih Emas Perdana Indonesia
Perjalanan Berliku Greysia Polii: Sempat Didiskualifikasi, Nyaris Pensiun, Kini Sabet Emas Olimpiade
Galeri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Emas Pertama Bulu Tangkis Ganda Putri Indonesia di Olimpi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 07:25
-
Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
Piala Dunia 13 Juni 2026, 07:09
-
Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
Piala Dunia 13 Juni 2026, 05:40
-
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















