Hentikan Duo Luo, Greysia/Nitya ke Semifinal Indonesia Open
Editor Bolanet | 5 Juni 2015 21:52
- Meriahnya penyelenggaraan BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 dihiasi dengan kabar manis dari skuat merah putih. Satu-satunya wakil Indonesia di nomor ganda putri, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berhasil membuat Istora gegap gempita setelah sukses melaju ke semifinal dengan menghentikan langkah Luo Ying/Luo Yu dari Tiongkok.
Menghadapi unggulan dua pada Jumat (5/6) siang, Greysia/Nitya berhasil menggebrak sejak awal game. Mereka berhasil merebut game pembuka dengan 21-15. Sementara di game kedua, mereka sempat balik tertekan.
Tertinggal 12-17, Greysia/Nitya tak menyerah begitu saja. Mereka berhasil membalikkan keadaan dan balik menekan dan meraih tujuh angka beruntun. Mereka balik unggul 19-17 dan akhirnya merebut tiket ke semifinal dengan 23-21.
Puji Tuhan, kami bersyukur bisa melewati babak perempat final ini dengan kemenangan. Di pertandingan tadi kami benar-benar mempersiapkan dengan matang akan bermain seperti apa, pelatih juga selalu mengingatkan untuk menjalankan strategi tapi yang penting adalah kontrol dalam diri. Apalagi disini supporter luar biasa, kami harus benar-benar konsentrasi dengan strategi dan tidak boleh sampai kehilangan fokus, ujar Greysia dalam rilis yang diterima Bola.net
Ia pun mengaku memang sempat kehilangan fokus di game kedua. Tadi sempat lepas, tetapi beruntung kami bisa segera mengembalikan fokus kami, ditambah memang Tiongkok juga mengganti strategi, tambah Greysia.
Saat kami tertinggal kami sebisa mungkin mencari cara untuk bisa menyerang, kami kurang bisa mengontrol diri seperti di game pertama, tambah Nitya.
Di sisi lain, Luo Ying mengungkapkan bahwa kekalahan mereka disebabkan oleh permainan mereka yang memang kurang baik di babak perempat final tadi. Di pertandingan tadi kami tidak bermain baik, kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Pukulan kami tidak bagus, banyak bola yang gagal kami kembalikan dengan baik, sementara di game kedua kami kurang tenang,” ujar Luo Ying usai laga.
Mereka pun menuturkan bahwa sebenarnya tidak ada permainan yang berbeda dari Greysia/Nitya, dimana keduanya terakhir berjumpa di Malaysia Open Superseries 2015. Kala itu, Greysia/Nitya yang harus mengakui keunggulan penghuni rangking tiga dunia itu dengan 12-21 dan 19-21.
Sedangkan pertemuan tadi menjadi pertemuan ketiga mereka, dimana sebelumnya Greysia/Nitya pun pernah menang atas duo Luo ini dengan 21-16 dan 21-19 di Swiss Open 2014 lalu. Kemenangan tadi pun membuat rekor pertemuan mereka 2-1 untuk keunggulan Greysia/Nitya.
Menghadapi unggulan dua pada Jumat (5/6) siang, Greysia/Nitya berhasil menggebrak sejak awal game. Mereka berhasil merebut game pembuka dengan 21-15. Sementara di game kedua, mereka sempat balik tertekan.
Tertinggal 12-17, Greysia/Nitya tak menyerah begitu saja. Mereka berhasil membalikkan keadaan dan balik menekan dan meraih tujuh angka beruntun. Mereka balik unggul 19-17 dan akhirnya merebut tiket ke semifinal dengan 23-21.
Puji Tuhan, kami bersyukur bisa melewati babak perempat final ini dengan kemenangan. Di pertandingan tadi kami benar-benar mempersiapkan dengan matang akan bermain seperti apa, pelatih juga selalu mengingatkan untuk menjalankan strategi tapi yang penting adalah kontrol dalam diri. Apalagi disini supporter luar biasa, kami harus benar-benar konsentrasi dengan strategi dan tidak boleh sampai kehilangan fokus, ujar Greysia dalam rilis yang diterima Bola.net
Ia pun mengaku memang sempat kehilangan fokus di game kedua. Tadi sempat lepas, tetapi beruntung kami bisa segera mengembalikan fokus kami, ditambah memang Tiongkok juga mengganti strategi, tambah Greysia.
Saat kami tertinggal kami sebisa mungkin mencari cara untuk bisa menyerang, kami kurang bisa mengontrol diri seperti di game pertama, tambah Nitya.
Di sisi lain, Luo Ying mengungkapkan bahwa kekalahan mereka disebabkan oleh permainan mereka yang memang kurang baik di babak perempat final tadi. Di pertandingan tadi kami tidak bermain baik, kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Pukulan kami tidak bagus, banyak bola yang gagal kami kembalikan dengan baik, sementara di game kedua kami kurang tenang,” ujar Luo Ying usai laga.
Mereka pun menuturkan bahwa sebenarnya tidak ada permainan yang berbeda dari Greysia/Nitya, dimana keduanya terakhir berjumpa di Malaysia Open Superseries 2015. Kala itu, Greysia/Nitya yang harus mengakui keunggulan penghuni rangking tiga dunia itu dengan 12-21 dan 19-21.
Sedangkan pertemuan tadi menjadi pertemuan ketiga mereka, dimana sebelumnya Greysia/Nitya pun pernah menang atas duo Luo ini dengan 21-16 dan 21-19 di Swiss Open 2014 lalu. Kemenangan tadi pun membuat rekor pertemuan mereka 2-1 untuk keunggulan Greysia/Nitya.
(prl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









