4 Formasi Agar Philippe Coutinho dan Thomas Muller Main Bersama
Asad Arifin | 27 September 2019 13:38
Bola.net - Kedatangan Philippe Coutinho membuat Bayern Munchen punya amunisi yang kian lengkap di sektor gelandang serang. Akan tetapi, kondisi demikian juga menjadi sebuah dilema bagi pelatih Nico Kovac.
Sampai saat ini, Niko Kovac masih belum punya pilihan pasti untuk posisi gelandang serang. Kocvac secara bergantian memasang Coutinho dan Thomas Muller untuk berada di belakang Robert Lewandowski.
Karakter bermain Coutinho dan Muller memang jauh berbeda. Akan tetapi, kedua pemain menempati posisi yang sama, pemain di belakang penyerang. Niko Kovac merasa jika keduanya bermain bersama, Bayern akan terlalu agresif.
Apa yang dikatakan oleh Kovac tidak salah. Coutinho dan Muller adalah pemain dengan kecenderungan menyerang lebih tinggi dibanding bertahan. Tetapi, bukan berarti tidak ada alternatif bagi Bayern.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pilihan Formasi untuk Coutiho dan Muller [Bagian 1]
1) Formasi 4-2-3-1
Lewandowski
Coutinho - Muller - Gnabry
Thiago - Kimmich
Posisi terbaik Coutinho adalah ketika dia bermain di gelandang serang. Peran ini dimainkan oleh pemain asal Brasil ketika dia masih di Liverpool. Pada posisi inilah Coutinho mencapai performa terbaiknya.
Sedangkan, Thomas Muller adalah pemain yang cerdas ketika berada di winger kiri. Dia memang tidak punya dribble dan akselerasi yang bagus, tetapi dia memiliki pemahaman taktik dan ruang yang brilian. Muller pernah bermain di winger kiri bersama timnas Jerman.
2) 4-2-3-1
Lewandowski
Perisic - Coutinho - Muller
Kimmich - Tolisso
Keluhan utama Niko Kovac saat Coutinho dan Muller bermain sama adalah Bayern akan kekuarangan pemain dengan tipial bertahan di lini tengah. Keluhan tersebut tidak salah, tetapi bukan berarti tidak ada solusi untuk mengatasinya.
Niko Kovac bisa memainkan dua gelandang bertahan dengan tipikal pekerja pada sosok Joshua Kimmich dan Corentin Tolisso. Dari sisi naluri pertahan, Tolisso jauh lebih kuat dibanding Thiago Alcantara.
Pilihan Formasi untuk Coutiho dan Muller [Bagian 2]
3) 4-3-3
Coman - Lewandowski - Muller
Coutinho
Martinez - Kimmich
Thomas Muller juga bisa bermain sebagai penyerang kiri. Dengan karakter ini, maka Niko Kovac juga bisa bermain dengan formasi 4-3-3. Muller di kiri, dan Kingley Coman berada di sisi kanan. Coutinho bermain sebagai gelandang serang.
Formasi ini membuat Bayern akan tampil ultra ofensif. Karena itu, perlu permain dengan karakter bertahan yang sangat kuat. Javi Martinez bisa menjadi pilihan. Pemain asal Spanyol biasanya juga dimainkan sebagai bek tengah.
4) 4-4-2
Lewandowski - Muller
Coutinho - Thiago - Kimmich - Gnabry
Thomas Muller adalah peain yang cerdas. Dia bisa bermain di hampir semua posisi, di lini serang. Dia juga bisa bermain sebagai penyerang. Muller bisa berduet dengan Robert Lewandowski sebagai ujung tombak Bayern.
Sementara, Kovac bisa memainkan Coutinho di posisi sayap kanan. Coutinho pernah bermain sebagai winger kanan saat di Barcelona. Jadi, dia bermain di sayap kanan pada formasi 4-4-2. Namun, Coutinho akan banyak dipaksa bertahan pada formasi ini.
Sumber: Bundesliga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Calon Lawan Liverpool di Drawing Liga Champions 2026-27
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:25
-
Barcelona Menanti Lawan di Drawing Liga Champions 2026-27
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:07
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Yan Diomande Bisa Bikin Florentino Perez Lupakan Michael Olise
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 13:08
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

