Kisah Zack Steffen: Penebusan Karir di Tanah Jerman
Serafin Unus Pasi | 6 Januari 2020 21:31
Bola.net - Nama Zack Steffen mungkin tidak begitu asing di telinga Bolaneters sekalian. Kiper berusia 24 tahun itu digadang-gadang bakal menjadi kiper masa depan Timnas Amerika Serikat.
Di usianya yang masih relatif muda, Steffen sudah menunjukkan kualitasnya yang begitu luar biasa. Ia sempat menggagalkan penalti salah satu penyerang kenamaan dunia, Wayne Rooney.
Namun dengan bakat besar yang ia miliki, Steffen menarik perhatian Manchester City sehingga ia direkrut dari Columbus Crew. Namun siapa sangka, kiper muda ini malah kembali ke Jerman, untuk bergabung dengan Fortuna Dusseldorf sebagai pemain pinjaman.
Ketatnya Bundesliga bukan pengalaman baru bagi Steffen. Ia sempat mencicipi kasta tertinggi sepakbola Jerman itu pada tahun 2015-2016 saat ia membela SC Freiburg.
Namun tidak disangka bahwa ia akan kembali ke Jerman, setelah sebelumnya ia sempat meragukan perjalanan karirnya di negeri Panzer ini.
Rindu Kampung Halaman

Pada tahun 2015, ia tiba di Freiburg sendirian. Kombinasi peran tim cadangan dan kerinduan terhadap kampung halaman mendorong Steffen yang galau dan kecewa untuk kembali ke Amerika Serikat.
Walaupun kemudian ada tantangan lain menanti di Columbus, yang segera meminjamkannya ke Pittsburgh Riverhound yang bermain di divisi dua sepak bola Amerika Utara. Bermain di sana membuatnya semakin bertekad untuk berhasil dan pada tahun 2017, ia mendapatkan kepercayaan pelatih Gregg Berhalter yang membuatnya menjadi "yang nomor satu."
Setelah penampilan gemilang dalam drama adu penalti di play-off melawan Atlanta United tahun tersebut, penjaga gawang dengan tinggi 190 sentimeter itu mengulang prestasinya ketika berhadapan dengan Wayne Rooney dari DC United dengan menepis tendangan 12 pas mantan pemain Manchester United dan Inggris itu serta mengisi satu tempat untuknya dalam pertandingan MLS All-Star.
Tonggak Penting

'Ia Punya Segalanya'. Saat itulah Pep Guardiola dan The Citizens tertarik. Direktur olahraga Fortuna, Lutz Pfannenstiel, menyebut Zack Steffen adalah "kiper modern yang memiliki segalanya." Ia juga menyebut
bahwasanya Steffen adalah pemain yang secara teknis bagus, kuat dalam duel satu lawan satu dan pemain sepak bola yang hebat.
Menindaklanjuti keberhasilan debutnya di Bundesliga, Steffen terus mengesankan di antara pertandingan bagi Fortuna, mencatatkan 37 penyelamatan -yang tertinggi di liga- pada matchday ke-8. Namun meski klub yang bermarkas di Merkur Spiel-Arena tersebut terus berjuang untuk membangun fondasi kokoh yang diletakkan Steffen, mereka sayangnya tetap mendapati diri berada di zona degradasi.
Ketika sesama Rheinländers - Mainz, datang ke kota pada matchday ke-8, Fortuna tahu bahwa kemenangan akan memberi mereka ruang bernafas yang berharga di luar area degradasi. Berbicara setelah pertandingan, Steffen yang menjadi bintang di hari itu dengan rendah hati tetap memberikan pujian kepada rekan satu timnya.
Tampaknya Zack Steffen telah menemukan rumah yang jauh dari kampung halaman dan dikelilingi oleh rekan setim yang siap membantunya dalam perjalanannya menuju menjadi penjaga gawang terbaik yang sebaik-baiknya bisa ia wujudkan.
(Bundesliga)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Enzo Maresca Petik Pelajaran dari Kekalahan Manchester City atas Aston Villa
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 16:30
-
Ketika Erling Haaland Terlihat Kesal pada Donnarumma
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 07:59
-
Rating Pemain Man City Usai Takluk 1-2 di Markas Aston Villa: Guehi 4, Haaland 7
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 07:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 07:01
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


