Mengenal Robert Skov, Si Kidal dari Hoffenheim yang Buas di Depan Gawang
Yaumil Azis | 19 Oktober 2019 05:48
Bola.net - Hoffenheim sama sekali tidak membuang waktu mereka untuk bereaksi terhadap hilangnya Joelinton pada transfer musim panas lalu dengan memboyong Robert Skov.
Memecahkan rekor Superligaen Denmark untuk gol terbanyak dalam satu musim -30 gol dalam 34 pertandingan- performa Skov jauh meningkat di atas musim lalu. Winger kanan kelahiran Marbella, Spanyol 20 Mei 1996 tersebut melakukan debut profesionalnya saat berusia 17 tahun bersama Silkeborg sebelum bergabung dengan Copenhagen pada Januari 2018.
Ia mendapatkan kaps senior pertamanya untuk Denmark di kualifikasi UEFA Euro 2020 pada Juni 2019 lalu. Pengguna kaki kiri dengan tinggi 185 cm ini sebelumnya mewakili negaranya di level U-18, U-19 dan U-21, serta pada Olimpiade Musim Panas 2016.
Catatan lainnya adalah Skov berhasil menorehkan 36 gol dan 20 assist dalam 101 penampilan Superligaen untuk Silkeborg dan Copenhagen.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Gaya Bermain
Skov dikenal dan dijuluki oleh pengamat sepak bola dengan sebutan "Bale-nya Denmark." Persamaan pemain bernomor punggung 29 tersebut dengan pemain Real Madrid itu sangat mencolok, dan bukan
hanya karena kaki kiri Skov yang berbisa; ia memiliki kecepatan dan keterampilan menggiring bola yang mumpuni, belum lagi dengan penglihatan tajam terhadap titik di mana tidak ada penjaga gawang yang mampu membaca dan mengantisipasi tembakannya.
Selain itu, meskipun kaki kirinya adalah senjata pamungkasnya dalam urusan mencetak gol, kaki kanannya juga cukup efektif seraya menciptakan peluang dan juga dalam pengontrolan bola. Dia adalah penyerang sayap yang terampil dan dikenal mahir dalam mengelabui bek lawan dengan menggiring bola melewati mereka. Dia juga mampu mencetak banyak gol dan menciptakan banyak assist.
Tidak hanya itu, sihir bola mati Skov juga tidak ada duanya. Dari 30 golnya pada musim lalu, delapan di antaranya berasal dari tendangan bebas langsung, sementara empat lainnya dilepaskan dari luar area penalti.
Alexander Rosen, selaku direktur olahraga Hoffenheim menyebut Skov sebagai pemain berteknik luar biasa yang memiliki kaki kiri paling berbahaya di Bundesliga saat ini. Kapanpun ia berada di area penalti
di lawan, dia adalah ancaman dan momok menakutkan bagi pertahanan lawan.
Tahukah Kamu?
Begitu berbahaya dan seringnya Skov mencetak gol dari bola mati membuat Christian Eriksen -teman senegaranya di timnas Denmark- menyatakan bahwa Robert Skov akan mengambil alih tugasutama sebagai pengambil tendangan bebas nomor satu untuk tim nasional Denmark menggantikannya.
Robert Skov memiliki saudara kandung yang juga pemain sepak bola profesional, Frederik Skov. Walaupun sangat disayangkan kariernya tidak segemilang Robert, karena Frederik sudah mengakhiri karir sepak bolanya pada Juli 2013 lalu di FC Djursland, sebuah klub asal Denmark yang berkompetisi di sana.
(Bundesliga)
Baca Juga:
Satu Saran untuk Kai Havertz yang Sedang Diuber Liverpool
Eriksen Dinilai Tak Cukup Bagus untuk Bayern Munchen
Jadwal Pekan ke-8 Bundesliga, Peluang Bayern Munchen ke Puncak Klasemen
Nelangsa Philippe Coutinho: Dibuang Barcelona, Bayern Munchen pun Ogah
Kai Havertz Diincar Duo Manchester, Ini Kata Pelatih Leverkusen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Prediksi Bayern vs Union Berlin 19 September 2026
Bundesliga 17 September 2026, 12:16
-
Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
Bundesliga 15 September 2026, 14:15
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Prediksi Schalke 04 vs Bayern 5 September 2026
Bundesliga 4 September 2026, 10:45
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




