Mengenal The Yellow Wall, Sang Denyut Nadi Dortmund
Serafin Unus Pasi | 17 Mei 2019 22:53
Bola.net - - Tidak ada yang lebih ditakuti tim lawan kala bertandang ke markas Borussia Dortmund, Signal Iduna Park, selain menghadap ke selatan dan melihat tembok kuning yang menjulang. Tembok yang dibentuk oleh lautan manusia yang masing-masing meneriakkan suara terkencangnya dan menggerakkan atribut yang kadang membentuk mosaik nan intimidatif. Suara nyanyian yang menyatukan koreografi penuh semangat. The Yellow Wall adalah bukti nyata kekuatan suporter sepak bola dan nyawa bagi Signal Iduna Park.
The Yellow Wall berpijak di tribun selatan berkapasitas 25.000 penonton, menjadikannya sebagai tribun berdiri terbesar di Eropa. Setelah melalui beberapa proses renovasi, tribun ini akhirnya rampung pada tahun 1999 dan sejak saat itu menjadi fondasi bagi The Yellow Wall. Tahukah kamu? Bahwa Marco Reus pernah menjadi bagian The Yellow Wall. Sebagai pemuda asli Dortmund, ia adalah fans sejati Si Hitam Kuning sejak kecil maka maklum jika ia pernah ikut dalam riuhnya kerumunan di tribun selatan itu.
“Jika kamu adalah musuh, maka itu bisa menggetarkan bahkan menghancurkan mentalmu tapi jika kamu adalah bagian dari Dortmund, maka kamu akan merasakan atmosfir yang fantastis!” Ujar sang kiper legendaris, Roman Weidenfeller, saat berkomentar tentang Die Gelbe Wand, nama asli dari The Yellow Wall.
Ia adalah saksi bagaimana The Yellow Wall seolah memberikan pertahanan ekstra bagi gawangnya setiap kali ia membelakanginya. Atau disuguhi pemandangan yang istimewa tiap kali ia berdiri menghadapnya. Satu lagi testimoni tentang The Yellow Wall datang dari pemain rival Dortmund, Bastian Schweinsteiger. Mantan gelandang Bayern München itu mengatakan bahwa satu hal yang paling ia takuti dari Dortmund adalah The Yellow Wall.
Tiket untuk masuk ke tribun selatan ini dipatok di kisaran harga 10-17 Euro, jauh lebih rendah dibandingkan dengan tribun lainnya yang berkisar antara 30-60 Euro. “Kami menjaganya tetap terjangkau untuk semua orang agar tetap banyak yang datang dan membentuk The Yellow Wall setiap kali kita menggelar pertandingan.” Ujar Carsten Cramer, CMO Borussia Dortmund.
The Yellow Wall akan selalu dikenang sebagai salah satu monumen sepak bola terbaik di dunia. Sebuah kesatuan yang mampu memberikan denyut di setiap pertandingan kandang Borussia Dortmund. Yang gemuruhnya selalu menggetarkan dada setiap pemain. Yang gerak-geriknya selau memukau setiap pasang mata yang menyaksikan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sunderland vs Chelsea: Trai Hume
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:44
-
Man of the Match Liverpool vs Brentford: Caoimhin Kelleher
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:33
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25












