12 Fakta Mencengangkan Final Liga Champions 2025/2026: Era Emas PSG dan Nahas Arsenal
Asad Arifin | 31 Mei 2026 04:20
Bola.net - PSG menegaskan statusnya sebagai kekuatan baru sepak bola Eropa. Les Parisiens sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah menundukkan Arsenal lewat adu penalti pada final musim 2025/2026.
Laga yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) malam WIB, berlangsung sangat ketat. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum PSG menang 4-3 pada babak adu penalti.
Arsenal sempat berada di posisi ideal untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Gol cepat Kai Havertz pada menit keenam membawa The Gunners memimpin sebelum Ousmane Dembele menyamakan kedudukan lewat titik penalti.
Selain menghasilkan juara baru yang mampu mempertahankan gelar, final ini juga melahirkan banyak catatan statistik menarik. Beberapa di antaranya bahkan memecahkan rekor yang sudah bertahan selama puluhan tahun.
Dominasi PSG yang Tercatat dalam Buku Sejarah

- PSG menurunkan 10 pemain lapangan yang sama pada final Liga Champions musim ini dan musim lalu. Mereka menjadi tim kedua dalam sejarah yang melakukan hal tersebut setelah Real Madrid pada final 2017 dan 2018.
- Gol penalti Ousmane Dembele menjadi gol ke-45 PSG di Liga Champions musim ini. Jumlah itu menyamai rekor gol terbanyak dalam satu musim kompetisi yang sebelumnya dipegang Barcelona pada musim 1999/2000.
- PSG mencatat penguasaan bola sebesar 75,3 persen sepanjang pertandingan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam sejarah final Liga Champions sejak data statistik modern mulai dicatat.
- Kesuksesan mempertahankan trofi membuat PSG menjadi tim pertama di era Liga Champions yang mampu menjuarai kompetisi Eropa dan liga domestik dalam dua musim beruntun. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya pernah terjadi pada era Piala Eropa.
- Menariknya, kiper PSG Matvey Safanov tidak membuat satu pun penyelamatan selama pertandingan maupun saat adu penalti. Meski begitu, PSG tetap berhasil mengangkat trofi berkat efektivitas para eksekutor mereka.
Luis Enrique dan Era Keemasan PSG

- Luis Enrique menjadi manajer pertama yang memenangi final Liga Champions secara beruntun sejak Zinedine Zidane melakukannya bersama Real Madrid pada periode 2016 hingga 2018. Catatan tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pelatih terbaik generasi modern.
- Gelar musim ini menjadi trofi Liga Champions ketiga dalam karier Luis Enrique. Sebelumnya, ia juara bersama Barcelona pada 2015 dan PSG pada musim 2024/2025.
- Dengan tiga gelar, Luis Enrique kini sejajar dengan Bob Paisley, Zinedine Zidane, dan Pep Guardiola. Hanya Carlo Ancelotti yang masih berada di atas mereka dengan koleksi lima trofi Liga Champions.
- PSG kini resmi masuk dalam kelompok elit klub yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa dominasi mereka di Eropa bukan sekadar fenomena sesaat.
Rekor Kai Havertz dan Luka Mendalam Arsenal

- Gol yang dicetaknya membuat Kai Havertz menjadi pemain kesembilan yang mampu mencetak gol di lebih dari satu final Liga Champions. Pemain asal Jerman itu juga menjadi pemain ketiga yang mencetak gol final Liga Champions untuk dua klub berbeda. Sebelumnya, hanya Cristiano Ronaldo dan Mario Mandzukic.
- Bagi Arsenal, kekalahan ini menghadirkan catatan yang menyakitkan. The Gunners menjadi klub Inggris pertama yang kalah dalam adu penalti final Liga Champions atau Piala Eropa melawan tim dari negara lain.
- Sepanjang perjalanan menuju final, Arsenal sebenarnya hanya tertinggal selama 42 menit 48 detik di Liga Champions musim ini. Catatan tersebut menjadi yang terendah dibanding seluruh peserta kompetisi.
- Namun, dominasi tersebut tidak terlihat setelah jeda final. Arsenal hanya mampu menciptakan 0,01 expected goals (xG) sejak akhir babak pertama hingga berakhirnya extra time, sebuah angka yang menggambarkan betapa sulitnya mereka membongkar pertahanan PSG.
Baca Ini Juga
Mikel Arteta Bongkar Alasan Pilih Gabriel sebagai Penendang Penalti ke-5 Arsenal di Final Liga Champions: Dia yang Minta!
Jumlah Trofi Liga Champions: PSG Punya 2, Kylian Mbappe Masih 0!
Rapor Pemain PSG vs Arsenal: Willian Pacho Tangguh, Vitinha Jadi Motor Permainan
Luis Enrique Ukir Jejak Emas, Kini Hanya Carlo Ancelotti yang Punya Gelar Liga Champions Lebih Banyak Darinya
Air Mata Gabriel dan Momen Paling Menyakitkan Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Piala Dunia 2026 Memperlihatkan Perkembangan Pesat Sepak Bola Afrika
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:50
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
-
Rodri Sebut Gelar Piala Dunia dan Golden Ball sebagai Skenario Sempurna
Piala Dunia 20 Juli 2026, 15:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











