5 Fakta Lionel Messi di Liga Champions, Paling Sering Jebol Gawang Arsenal
Aga Deta | 20 Oktober 2020 14:12
Bola.net - Liga Champions 2020/2021 kembali tersaji tengah pekan ini. Salah satu pertandingan yang akan digelar adalah Barcelona vs Ferencvaros.
Barcelona dan Ferencvaros belum pernah bertemu di kompetisi klub UEFA. Laga di Camp Nou ini akan menjadi pertemuan perdana mereka.
Blaugrana tentu tidak akan meremehkan Ferencvaros. Karena itu, Ronald Koeman akan menurunkan pemain terbaiknya termasuk Lionel Messi dalam pertandingan ini.
Messi memang selalu menjadi andalan Barcelona. Terutama ketika mereka bertarung dalam ajang Liga Champions.
La Pulga sejauh ini memang punya prestasi yang sangat mentereng di kompetisi Eropa tersebut. Messi sudah mengumpulkan 115 gol dalam 143 pertandingan.
Berikut ini lima fakta tentang Lionel Messi di Liga Champions.
Debut
Lionel Messi pertama kali tampil di Liga Champions pada 7 Desember 2004. Ketika itu Barcelona menghadapi Shakhtar Donetsk dalam pertandingan fase grup A Liga Champions 2004/2005.
Messi bermain selama 90 menit dalam pertandingan tersebut. Sayangnya, debut La Pulga di kompetisi Eropa tersebut tidak berakhir dengan manis.
La Pulga gagal menghindarkan timnya dari kekalahan. Bermain di Ukraina, Barcelona dipaksa menyerah dengan skor 0-2.
Gol
Lionel Messi mencetak gol pertamanya dalam ajang Liga Champions pada 2 November 2005. Kala itu Barcelona menang 5-0 atas tim asal Yunani, Panathinaikos dalam pertandingan fase grup C Liga Champions 2005/2006.
Messi mencetak satu gol dalam pertandingan tersebut yakni pada menit ke-34. Ketika itu, usia Messi baru menginjak 18 tahun.
Sekarang Messi sudah mencetak 115 gol selama bermain di kompetisi elit Eropa. Ia terpaut 16 gol dari pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Champions Cristiano Ronaldo.
Lawan Favorit
Arsenal menjadi lawan favorit Lionel Messi di Liga Champions. Sebab, La Pulga paling sering menjebol gawang The Gunners di kompetisi Eropa ini.
Messi berhasil mencetak gol ke gawang Arsenal sebanyak sembilan kali. Pencapaian itu dibuat hanya dari enam pertemuan saja.
Messi tercatat paling banyak menjebol gawang Arsenal pada leg kedua babak perempat final Liga Champions 2009-2010. Dalam laga tersebut Si Kutu memborong semua gol kemenangan 4-1 Barcelona atas The Gunners.
Juara
Messi juga pernah merasakan manisnya mengangkat trofi Liga Champions. Ia berhasil memenangkan trofi tersebut sebanyak empat kali bersama Barcelona.
Messi pertama kali meraih juara Liga Champions pada musim 2005/2006. Ketika itu Barcelona yang ditangani Frank Rijkaard berhasil mengalahkan Arsenal di final.
Messi kemudian kembali memenangkan Liga Champions pada musim 2008/2009, 2010/2011, 2014/2015. Pencapaian pada musim 2008/2009 dan 2014/2015 tentu terasa spesial karena Barcelona menutup musim dengan raihan treble winners.
Lawan Terakhir
Bayern Munchen menjadi lawan terakhir Lionel Messi dalam ajang Liga Champions. Kedua tim bertemu pada babak perempat final Liga Champions musim lalu.
Akan tetapi, Messi harus menerima kenyataan pahit dalam pertandingan tersebut. Barcelona dipermalukan Bayern dengan skor telak 2-8 di Estadion da Luz, Portugal.
Delapan gol Bayern dicetak oleh Thomas Muller (2), Philippe Coutinho (2), Ivan Perisic, Serge Gnabry, Robert Lewandowski dan Joshua Kimmich. Sedangkan dua gol Barcelona dicetak Luis Suarez dan gol bunuh diri David Alaba.
Sumber: Berbagai sumber
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

