5 Pelajaran dari Hasil Imbang Manchester United: Eksperimen, Rekor Greenwood, Gagal Clean Sheet Lagi
Richard Andreas | 9 Desember 2021 06:50
Bola.net - Manchester United ditahan imbang Young Boys dengan skor 1-1 dalam duel matchday 6 Grup F Liga Champions 2021/22, Kamis (9/12/2021).
Pertandingan di Old Trafford kali ini berjalan kurang seimbang. Ralf Rangnick membuat perombakan besar dalam starting XI MU dengan menurunkan banyak pemain akademi.
MU unggul cepat lewat gol Mason Greenwood di menit ke-9, tapi Young Boys bisa menyamakan kedudukan melalui gol Fabian Rieder di menit ke-42.
Hasil ini memang tidak memengaruhi status MU yang sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar. Mungkin inilah alasan Rangnick berani melakukan eksperimen dan menurunkan para pemain muda.
Menariknya, pertandingan MU kali ini juga menyisakan 5 pelajaran penting. Apa saja? Scroll ke bawah yuk Bolaneters!
1. Eksperimen pemain muda
Manchester United sudah memastikan langkah ke babak 16 besar. Oleh sebab itu, Ralf Rangnick menggunakan laga ini sebagai kesempatan untuk bereksperimen.
Pelatih baru MU itu menurunkan banyak pemain muda. Tercatat, ada enam pemain muda dalam starting XI Setan Merah untuk duel kontra Young Boys tersebut.
Menurut Opta, enam pemain muda dalam starting XI menjadi catatan istimewa tersendiri di Liga Champions. MU jadi tim kelima yang melakukannya dan tim kedua dari Inggris.
2. Greenwood dan kompetisi Eropa
Mason Greenwood sepertinya punya sentuhan istimewa di panggung Eropa. Dia sudah mencetak cukup banyak gol untuk ukuran pemain muda MU di level Eropa.
Menurut Opta, Greenwood telah mencetak total delapan gol di kompetisi mayor Eropa untuk MU. Dia memecahkan rekor pemain termuda yang bisa menorehkan angka tersebut sebelum mencapai usia 21 tahun.
Gol-gol ini juga membuktikan bahwa Greenwood siap diproyeksikan menjadi salah satu striker andalan MU di masa mendatang. Dia masih muda, sudah terbukti bisa bikin gol, dan siap dibentuk.
3. Gagal clean sheet
MU boleh jadi tidak menurunkan skuad terbaiknya di laga ini. Namun, eksperimen tersebut harus dibayar mahal dengan kebobolan.
Setan Merah punya masalah di lini belakang yang sudah jadi PR sejak awal musim. Kini Rangnick harus mencari cara untuk memperbaiki persoalan tersebut.
Tercatat, MU tidak pernah meraih clean sheet dalam lima laga terakhir di fase grup Liga Champions yang dimainkan di Old Trafford. Ini catatan buruk untuk MU di kandang sendiri.
4. Masalah pemain senior

Skuad MU di laga ini memang didominasi oleh pemain-pemain muda. Namun, Rangnick masih menurunkan beberapa pemain senior untuk memberikan keseimbangan.
Sayangnya, hampir setiap pemain senior yang diberi kesempatan bermain justru tampil mengecewakan. Aaron Wan-Bissaka, Luke Shaw, Juan Mata, dan Jesse Lingard tampil di bawah ekspektasi.
Bahkan performa Wan-Bissaka dan Luke Shaw terbilang mengkhawatirkan. Jika tidak segera bangkit, mereka bisa kehilangan tempat di starting XI.
5. Taktik Rangnick

Duel kontra Young Boys ini jadi laga kedua Rangnick sebagai pelatih MU. Memang belum maksimal, tapi perlahan-lahan MU mulai menunjukkan perubahan di lapangan.
Rangnick tampak menginstruksikan timnya untuk bermain dengan intensitas tinggi. MU harus menerapkan garis tekanan tinggi, mencoba merebut bola secepat mungkin.
Perubahan taktik ini butuh waktu, tapi tampak jelas ada beberapa pemain yang kesulitan memenuhi tuntutan tersebut. Artinya, perlahan-lahan akan ada pemain yang gugur satu per satu.
Sumber: Opta, UEFA, Bola
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Ditahan Imbang Zenit, Chelsea yang Perkasa Ternyata Punya Kelemahan Juga
- Serunya Grup G Liga Champions 2021/22: Plot Twist Hingga Akhir!
- Terdepak dari Liga Champions, Netizen: Big Match Barcelona vs West Ham!
- Top Skor Liga Champions: Ronaldo dan Lewandowski Tak Bikin Gol, Haller Masih Memimpin
- Calon Lawan Manchester United di 16 Besar UCL 2021/22: Ronaldo vs Messi Bersemi Lagi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:25
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 15:59
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
-
Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 17:20
-
Tempat Menonton Leeds United vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 17:01
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Persaingan 4 Besar Liga Inggris: King MU Makin gacor, Liverpool Bakal tak lolos UCL?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:49
-
Tempat Menonton Barcelona vs Villarreal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 16:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:25
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Tempat Menonton Liverpool vs West Ham: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:01
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 15:59
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21


