5 Pelajaran dari Tumbangnya Liverpool di Markas Galatasaray: The Reds Layak Kalah
Ari Prayoga | 11 Maret 2026 08:44
Bola.net - Langkah Liverpool menuju perempat final Liga Champions 2025/2026 berada dalam situasi sulit setelah kalah 0-1 dari Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar. Pertandingan yang berlangsung di Rams Park, Istanbul, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB itu dimenangkan tuan rumah berkat gol cepat Mario Lemina.
Hasil ini memaksa The Reds memburu kemenangan saat menjalani leg kedua di Anfield jika ingin menjaga asa melangkah ke delapan besar. Kekalahan tersebut juga mengulang hasil serupa yang dialami Liverpool saat bertandang ke Istanbul pada fase liga musim ini.
Pertandingan berlangsung intens sejak awal. Dalam 25 menit pertama saja, kedua tim sudah mencatatkan 10 percobaan ke gawang. Namun hanya satu peluang yang benar-benar berbuah gol, yakni saat Lemina memanfaatkan situasi bola mati untuk membawa Galatasaray unggul.
Berikut lima catatan penting dari pertandingan tersebut.
Gol Lemina Kembali Bongkar Kelemahan Liverpool

Galatasaray sempat berada dalam tekanan pada menit-menit awal, namun mereka justru berhasil mencuri gol pada peluang pertama. Berawal dari sepak pojok, Victor Osimhen menyundul bola kembali ke depan gawang dan Mario Lemina dengan sigap menyambarnya untuk menaklukkan Giorgi Mamardashvili.
Gol tersebut kembali menyoroti kelemahan Liverpool dalam mengantisipasi bola mati. Hingga akhir Desember lalu, Liverpool tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan dari situasi set piece terbanyak di lima liga top Eropa.
Meski sempat melakukan perubahan pada staf pelatih khusus bola mati pada Januari, situasi ini menunjukkan bahwa masalah tersebut belum sepenuhnya terselesaikan.
Florian Wirtz Kurang Tajam di Laga Comeback

Florian Wirtz menjalani laga sebagai starter setelah sempat menepi karena cedera bulan lalu. Playmaker asal Jerman itu sebelumnya hanya tampil sebagai pemain pengganti saat Liverpool mengalahkan Wolves di ajang FA Cup.
Pelatih Arne Slot langsung memberinya kepercayaan sejak menit pertama menggantikan peran Cody Gakpo. Namun Wirtz gagal memaksimalkan dua peluang emas di babak pertama.
Ketajaman yang biasanya menjadi andalannya belum terlihat dalam laga ini, membuat Liverpool harus menutup paruh pertama pertandingan dalam kondisi tertinggal.
Baris Alper Yilmaz Kembali Merepotkan Liverpool

Pertandingan yang terbuka di babak kedua membuat kedua tim lebih leluasa menciptakan peluang. Salah satu pemain yang paling merepotkan Liverpool adalah Baris Alper Yilmaz.
Winger Galatasaray tersebut kembali menunjukkan kecepatannya, seperti saat kedua tim bertemu pada fase liga sebelumnya. Milos Kerkez yang dipercaya mengawal sisi kiri pertahanan Liverpool beberapa kali kesulitan menghadapi akselerasi Yilmaz.
Kerkez bahkan harus menerima kartu kuning akibat melanggar sang winger. Virgil van Dijk juga ikut diganjar kartu setelah menghentikan pergerakan Yilmaz yang hampir lolos ke area berbahaya.
Mohamed Salah Ditarik, Rekor Gol Tertunda

Pada menit ke-60, Arne Slot melakukan perubahan dengan menarik Kerkez dan memasukkan Andy Robertson. Tak lama kemudian, Mohamed Salah juga digantikan oleh Jeremie Frimpong.
Meski mencatatkan rekor baru sebagai pemain Liverpool dengan jumlah penampilan terbanyak di Liga Champions (18 laga), Salah gagal memberikan dampak signifikan di pertandingan ini.
Penyerang asal Mesir itu juga sebenarnya berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain Afrika pertama yang mencapai 50 gol di Liga Champions. Namun performanya yang kurang maksimal membuat pencapaian tersebut harus tertunda.
VAR Batalkan Gol Penyeimbang Liverpool

Liverpool sempat merasa berhasil menyamakan kedudukan ketika Ibrahima Konate menyambar bola dari situasi sepak pojok. Namun gol tersebut tidak langsung disahkan oleh wasit Jesus Gil Manzano yang memilih menunggu keputusan VAR.
Setelah peninjauan cukup lama, VAR menyatakan bahwa Konate melakukan handball sebelum bola masuk ke gawang. Gol pun dianulir dan Liverpool gagal menyamakan skor.
Di sisa waktu pertandingan, The Reds terus menekan demi mencari gol balasan. Namun pertahanan Galatasaray mampu bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Dengan kemenangan ini, Galatasaray membawa modal penting saat bertandang ke Anfield pada leg kedua. Meski tanpa dukungan suporter tandang, wakil Turki itu kini berada selangkah lebih dekat menuju perempat final Liga Champions.
Sumber: Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang di Turki, Galatasaray Targetkan Menang Lagi di Anfield
Liga Champions 11 Maret 2026, 10:10
LATEST UPDATE
-
Ditarik Keluar di Laga Newcastle vs Barcelona, Pedri Alami Cedera?
Liga Champions 11 Maret 2026, 11:07
-
Prediksi Celta Vigo vs Lyon 13 Maret 2026
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2026, 10:45
-
Prediksi Nottm Forest vs Midtjylland 13 Maret 2026
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2026, 10:27
-
Prediksi LOSC vs Aston Villa 13 Maret 2026
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2026, 10:12
-
Menang di Turki, Galatasaray Targetkan Menang Lagi di Anfield
Liga Champions 11 Maret 2026, 10:10
-
Prediksi Panathinaikos vs Real Betis 13 Maret 2026
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2026, 09:58
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41











