5 Tim yang Diuntungkan oleh Perubahan Format Liga Champions
Yaumil Azis | 18 Juni 2020 15:07
Bola.net - Liga Champions bakalan segera kembali untuk menghibur penikmat sepak bola di dunia. Namun, khusus sisa musim 2019/20 ini, kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut harus melakukan perubahan format.
Perubahan format ini disebabkan oleh pandemi virus Corona yang membuat tatanan sepak bola jadi kacau balau. Perlu diketahui bahwa nyaris semua kompetisi sepak bola berhenti total sejak Maret lalu akibat pandemi ini.
Semua liga domestik, terutama dari lima besar liga Eropa, hanya akan menggelar pertandingan sampai awal bulan Agustus mendatang. Sementara sisa pertandingan Liga Champions baru digelar pertengahan bulan Agustus.
Perlu diketahui bahwa penyelenggara mengubah format Liga Champions jadi 'mini turnamen', artinya setiap tim hanya bertemu satu kali sampai babak final. Lalu, siapa saja yang bisa mendapatkan keuntungan dari perubahan format ini?
RB Leipzig
RB Leipzig membuat kejutan di babak 16 besar. Ya, pasukan Julen Nagelsmann itu berhasil menyingkirkan Tottenham yang merupakan runner-up Liga Champions musim lalu.
Dengan perubahan format ini, RB Leipzig bisa menjadi tim underdog yang tidak memiliki beban apapun untuk meraih kemenangan. Mereka juga tidak perlu mengkhawatirkan sistem gol tandang yang kerap merugikan.
Lebih jauh lagi, fakta bahwa Bundesliga akan rampung satu bulan sebelum liga lainnya rampung bisa menguntungkan Leipzig. Mereka jadi memiliki waktu persiapan lebih panjang dan kondisi pemain yang lebih bugar.
Atalanta
Seperti halnya RB Leipzig, tim asal Italia ini juga tak dibebani target khusus di Liga Champions. Mencapai babak perempat final saja sudah menjadi pencapaian yang spesial untuk tim asuhan Gian Piero Gasperini tersebut.
Atalanta sudah membuat kejutan sejak fase grup. Mereka menjadi tim pertama yang berhasil lolos ke babak 16 besar kendati menelan kekalahan dalam tiga laga pertamanya.
Duel satu leg ini jelas menguntungkan buat Atalanta. Klub berjuluk La Dea tersebut tidak perlu khawatir akan terdepak dari Liga Champions karena kalah gol tandang.
PSG
Dalam rekam jejaknya, PSG terbilang cukup sering dirugikan oleh sistem gol tandang. Mereka kerap tersingkir karena regulasi tersebut saat bertemu tim besar seperti Barcelona, Real Madrid, dan Manchester City.
Selama pemain seperti Neymar dan Kylian Mbappe bugar, PSG seharusnya tidak perlu khawatir dengan kans mereka untuk melaju ke babak final. Namun perlu diperhatikan kalau mereka takkan bermain lama karena Ligue 1 telah diberhentikan akibat pandemi virus Corona.
Atletico Madrid
Diego Simeone pantas mendapatkan pujian atas apa yang ia lakukan terhadap Atletico Madrid beberapa tahun terakhir. Namun ada satu hal yang belum pernah ia dapatkan, yakni trofi Liga Champions.
Mereka pernah mencapai final sebanyak dua kali dalam enam tahun terakhir, semuanya berakhir dengan kekalahan.
Perlu diketahui bahwa Atletico Madrid hampir selalu meraih kemenangan dalam leg pertamanya. Sehingga, perubahan format ini diyakini akan menguntungkan buat tim berjuluk Los Rojiblancos tersebut.
Bayern Munchen
Dengan ataupun tanpa perubahan format, Bayern Munchen selalu menjadi kandidat pemenang Liga Champions. Baru-baru ini mereka diumumkan sebagai pemenang Bundesliga musim 2019/20.
Seringkali, publik memandang Bundesliga sebelah mata. Namun perilaku yang sama tidak boleh diterapkan kepada Munchen yang sudah mengalahkan Chelsea dan Tottenham pada musim ini.
Munchen sudah mengamankan trofi Bundesliga, menyusul sebentar lagi DFB Pokal. Mereka pun jadi punya banyak waktu mempersiapkan timnya dengan lebih baik untuk menyambut kembalinya Liga Champions.
(Sportskeeda)
Baca Juga:
Inilah Jadwal Drawing Babak 8 Besar Liga Champions dan Liga Europa
Resmi, UCL dan UEL Dilanjutkan Agustus 2020, Pakai Venue Netral dan Hanya Satu Leg
Sebuah Kebodohan Besar Jika Manchester City Sepelekan Real Madrid
Prediksi Juara Liga Champions 2019/2020 Versi Luka Modric
Demi Lekas Gabung Chelsea, Timo Werner Keluar dari Skuad Liga Champions RB Leipzig?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
