6 Alasan Mengapa Zlatan Ibrahimovic Gagal di Barcelona
Editor Bolanet | 21 April 2015 18:20
- Zlatan Ibrahimovic bukanlah pesepakbola yang terbiasa dengan kegagalan. Di mana pun ia bermain, ia selalu menikmati kesuksesan bersama tim yang ia bela. Namun pengecualian terjadi saat ia membela .
Penyerang internasional Swedia itu memang mengalami tahun yang penuh gejolak di Spanyol pada musim 2009-2010, sebelum akhirnya pindah ke AC Milan. Tengah pekan ini, Ibrahimovic akan kembali ke Camp Nou menghadapi mantan timnya itu.
Menarik untuk melihat, mengapa Ibrahimovic yang mendapatkan banyak kesuksesan di setiap tim yang ia bela, justru 'gagal' di Barcelona? (tlg/dzi)
Penyerang internasional Swedia itu memang mengalami tahun yang penuh gejolak di Spanyol pada musim 2009-2010, sebelum akhirnya pindah ke AC Milan. Tengah pekan ini, Ibrahimovic akan kembali ke Camp Nou menghadapi mantan timnya itu.
Menarik untuk melihat, mengapa Ibrahimovic yang mendapatkan banyak kesuksesan di setiap tim yang ia bela, justru 'gagal' di Barcelona? (tlg/dzi)
1 dari 6 halaman
Lionel Messi

Saya memulai dengan baik, tapi kemudia Messi mulai berbicara, klaim Ibrahimovic dalam bukunya 'I am Zlatan' pada 2011. Dia ingin bermain di tengah, bukan di sayap, jadi sistem diubah dari 4-3-3 menjadi 4-5-1. Saya dikorbankan dan tak lagi punya kebebasan di lapangan yang saya butuhkan untuk sukses.
2 dari 6 halaman
Josep Guardiola

Saya berpikir bahwa ia adalah musuh saya, ujarnya. Saya berteriak kepadanya, 'anda tak punya kemaluan!' dan banyak yang lebih buruk dari itu. Saya benar-benar gila. Saya kemudian melemparkan sebuah kotak penuh peralatan latihan di dalam ruang, itu jatuh ke lantai dan Pep tak berkata apa-apa, hanya menempatkan kembali barang-barang ke dalam kotak. Saya tak melakukan kekerasan, tapi andai saya Guardiola, saya sudah takut.
3 dari 6 halaman
Taktik

Di Barca, Ibrahimovic sering ditempatkan jauh melebar di mana ia merasa kemampuannya tak akan maksimal dan talentanya akan sia-sia. Ibra pun akhirnya menemui Guardiola.
Saya bilang bahwa saya dimainkan dengan cara yang salah dan bahwa mereka tak harus mendatangkan saya bila ingin pemain dengan tipe lainnya. Saya mengatakan kepadanya apa yang teman-teman saya bilang kepada saya, 'anda membeli Ferrari, tapi mengendarainya seperti Fiat'.
4 dari 6 halaman
Munculnya Bojan

Apalagi saat itu Bojan disebut-sebut sebagai salah pemain muda dengan prospek terpanas di dunia setelah gemilang bersama akademi La Masia. Dan akhirnya, Bojan pun mengisi posisi Ibrahimovic, yang akhirnya dipinjamkan ke Italia.
5 dari 6 halaman
Kurangnya Rasa Sopan

Saya telah mendapatkan kesan bahwa Barcelona adalah sedikit seperti di Ajax, rasanya seperti berada kembali di bangku sekolah. Tak ada satu pun pemain yang bertingkah seperti superstar, dan itu aneh. Semua pemain seperti anak sekolah. Pemain terbaik di dunia berdiri di sana dengan kepala tertunduk, dan saya tak mengerti semua itu. Itu konyol, tulisnya dalam bukunya.
6 dari 6 halaman
Seleranya kepada mobil

Omong kosong apa itu? Saya akan mengambil mobil apapun yang saya inginkan. Saya melompat ke Ferrari saya, meletakkan kaki saya di gas dan kemudian parkir tepat di depan pintu pelatihan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

