Alasan Chelsea Kewalahan saat Menghadapi PSG di Liga Champions

Aga Deta | 19 Maret 2026 00:01
Alasan Chelsea Kewalahan saat Menghadapi PSG di Liga Champions
Ekspresi Alejandro Garnacho dalam laga Chelsea vs PSG di leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Chelsea menghadapi tantangan berat saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Mereka harus mengejar ketertinggalan agregat 2-5 dari pertemuan pertama.

Situasi tersebut membuat Chelsea membutuhkan performa sempurna di Stamford Bridge. Namun kenyataannya, mereka justru kembali tampil di bawah tekanan sejak awal laga.

Advertisement

PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah unggul tiga gol. Tim asal Prancis itu juga memiliki catatan tandang yang solid sepanjang kompetisi musim ini.

Sementara itu, Chelsea justru datang dengan kondisi fisik yang kurang ideal. Mereka sebelumnya menjalani laga berat melawan Newcastle yang berakhir dengan kekalahan.

1 dari 6 halaman

Susunan Pemain Bocor dan Awal Buruk

Susunan Pemain Bocor dan Awal Buruk

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (c) AP Photo/Kin Cheung

Chelsea kembali menghadapi masalah bahkan sebelum pertandingan dimulai. Susunan pemain mereka bocor ke publik seperti yang terjadi pada leg pertama.

Pelatih Liam Rosenior melakukan empat perubahan dalam tim inti. Beberapa pemain baru langsung diturunkan untuk menghadapi PSG.

Namun rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Chelsea kesulitan menemukan ritme permainan sejak menit awal.

Situasi semakin memburuk ketika mereka kebobolan cepat. Gol tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.

2 dari 6 halaman

Gol Cepat PSG Hancurkan Harapan

Gol Cepat PSG Hancurkan Harapan

Selebrasi Senny Mayulu dalam laga Chelsea vs PSG di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

PSG membuka keunggulan pada menit keenam melalui Khvicha Kvaratskhelia. Kesalahan kontrol bola di lini belakang dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu.

Gol tersebut membuat Chelsea semakin tertekan. Mereka dipaksa bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.

Tidak lama kemudian, PSG kembali mencetak gol kedua. Serangan cepat dari sisi kanan berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Bradley Barcola.

Dalam waktu kurang dari 15 menit, agregat menjadi semakin jauh. Chelsea kehilangan momentum sejak awal pertandingan.

3 dari 6 halaman

Permainan Tanpa Arah

Permainan Tanpa Arah

Aksi Enzo Fernandez dalam laga Chelsea vs PSG di leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Chelsea sebenarnya mampu mengalirkan bola dengan cukup baik. Namun umpan yang mereka lakukan sering tidak memiliki tujuan jelas.

Penguasaan bola tidak diimbangi dengan efektivitas serangan. PSG dengan mudah mematahkan setiap upaya yang dibangun tuan rumah.

Moises Caicedo menjadi salah satu pemain yang tampil cukup baik. Ia menunjukkan kerja keras di lini tengah meski timnya kesulitan.

Secara keseluruhan, Chelsea kalah dalam hampir semua aspek permainan. PSG tampil lebih terorganisir dan efektif sepanjang laga.

4 dari 6 halaman

Tekanan Suporter dan Perubahan Tak Efektif

Tekanan Suporter dan Perubahan Tak Efektif

Robert Sanchez dibayangi Ousmane Dembele dalam laga Chelsea vs PSG di leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Suporter Chelsea mulai menunjukkan kekecewaan sejak babak pertama. Sorakan negatif terdengar saat tim tampil buruk di lapangan.

Pelatih mencoba melakukan perubahan pada babak kedua. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk mengubah situasi.

Namun perubahan tersebut tidak memberikan dampak signifikan. Justru PSG kembali mencetak gol tambahan melalui pemain pengganti.

Situasi ini membuat banyak suporter meninggalkan stadion lebih awal. Chelsea terlihat kehilangan arah hingga akhir pertandingan.

5 dari 6 halaman

Dominasi PSG di Akhir Laga

Dominasi PSG di Akhir Laga

Starting XI PSG saat melawan Chelsea di leg kedua 16 besar Liga Champions 2025-2026. (c) AP Photo/Kin Cheung

PSG semakin menunjukkan dominasinya menjelang akhir pertandingan. Mereka menguasai jalannya laga dengan sangat nyaman.

Dalam 15 menit terakhir, PSG mencatatkan penguasaan bola hingga 81 persen. Hal ini menunjukkan perbedaan kualitas kedua tim.

Chelsea memang sempat menciptakan beberapa peluang. Namun upaya tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Chelsea. Mereka harus segera bangkit jika ingin menutup musim dengan hasil positif.

Sumber: Flashscore

6 dari 6 halaman

Klasemen Liga Champions 2025/2026

LATEST UPDATE