Allegri: Juve Sengaja Biarkan Dortmund Menyerang
Editor Bolanet | 25 Februari 2015 06:29
- Massimiliano Allegri menyatakan bahwa pertandingan antara melawan Borussia Dortmund tadi tak ubahnya seperti perang taktik. Secara umum, Allegri puas karena taktik yang ia pilih sukses membuat Dortmund minim kreativitas.
Secara mengejutkan, Juve kalah dalam hal ball possession dari Dortmund. Meski demikian, Juve memang lebih efektif dalam memanfaatkan penguasaan bola mereka dengan menciptakan lebih banyak peluang berbahaya.
Untuk bisa mengalahkan Dortmund, anda butuh teknik, presisi dan intensitas. Laga tadi sangat taktis dan kami berhasil membuat lebih banyak peluang. Kami sudah menyiapkan taktik ini. Kami biarkan Dortmund maju menyerang, merusak lini tengah mereka dan akhirnya akan ada ruang di pertahanan mereka, tukas Allegri kepada Sky Sports Italia.
Allegri mengaku memilih untuk tidak mengejar penguasaan bola agar Juve bisa fokus mengeksploitasi kelemahan Dortmund di lini belakang. Strategi itu terbukti sukses, terutama pada babak kedua.
Dalam level seperti ini, kami tak bisa hanya mengejar penguasaan bola. Kami ingin memaksimalkan kelemahan pertahanan Dortmund. Mereka tampil dalam intensitas tinggi pada babak pertama, tapi kemudian kehilangan intensitas itu pada babak kedua. [initial]
(foti/hsw)
Secara mengejutkan, Juve kalah dalam hal ball possession dari Dortmund. Meski demikian, Juve memang lebih efektif dalam memanfaatkan penguasaan bola mereka dengan menciptakan lebih banyak peluang berbahaya.
Untuk bisa mengalahkan Dortmund, anda butuh teknik, presisi dan intensitas. Laga tadi sangat taktis dan kami berhasil membuat lebih banyak peluang. Kami sudah menyiapkan taktik ini. Kami biarkan Dortmund maju menyerang, merusak lini tengah mereka dan akhirnya akan ada ruang di pertahanan mereka, tukas Allegri kepada Sky Sports Italia.
Allegri mengaku memilih untuk tidak mengejar penguasaan bola agar Juve bisa fokus mengeksploitasi kelemahan Dortmund di lini belakang. Strategi itu terbukti sukses, terutama pada babak kedua.
Dalam level seperti ini, kami tak bisa hanya mengejar penguasaan bola. Kami ingin memaksimalkan kelemahan pertahanan Dortmund. Mereka tampil dalam intensitas tinggi pada babak pertama, tapi kemudian kehilangan intensitas itu pada babak kedua. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
Liga Italia 4 Juli 2026, 16:00
-
Klub EPL Ini Siap Tikung MU untuk Transfer Felix Nmecha
Liga Inggris 29 Juni 2026, 16:44
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















